Isen Mulang, Semangat Hidup Suku Dayak

No comment 81 views

Berikut artikel Isen Mulang, Semangat Hidup Suku Dayak, Semoga bermanfaat

RIBUAN orang memadati kawasan Bundaran Besar, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (18/5/2016). Seluruh lapisan masyarakat dari berbagai daerah, turis lokal dan asing, serta para pejabat daerah, ikut ambil bagian dalam rangkaian acara Festival Budaya Isen Mulang buat memperingati Hari Jadi Ke-59 Kalimantan Tengah.

Rangkaian acara itu digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 18-23 Mei 2016. Festival dimeriahkan dengan berbagai jenis perlombaan budaya dan diikuti 1.767 peserta dari sejumlah daerah di Kalteng.

Festival diawali dengan karnaval budaya, yakni segala perwakilan dari 14 kabupaten/kota, kantor-kantor dinas, sekolah, dan komunitas-komunitas memperlihatkan keindahan kostum dan konsep mereka. Masing-masing kelompok mengusung tema yg berbeda.

Contohnya, kelompok parade dari Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng membuat replika ekskavator atau alat pengeruk. Mereka juga menyajikan tarian-tarian yg mengiringi selama perjalanan parade dari Bundaran Besar

”Ini cuma memperlihatkan bagaimana kita bangga menjadi bagian dan warga Kalimantan Tengah,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng Leonard S Ampung, yg memimpin segera kelompok paradenya.

Masih banyak lagi tema-tema yg dibawakan dalam parade tersebut, seperti Kabupaten Katingan yg mengangkat tema soal lingkungan, Kabupaten Pulang Pisau yg mengusung tema burung tingang atau burung yg disucikan dalam legenda adat suku Dayak di Kalimantan, dan berbagai tema budaya lainnya.

”Ini seperti wisata budaya. Saya beruntung tiba ke Palangkaraya. Padahal, sebelumnya aku tak tahu kalau mulai ada festival ini,” kata Annemette, warga Negara Denmark yg tak cuma ikut menyaksikan parade, tapi juga diajak buat berparade bersama berkeliling kota Palangkaraya.

Masyarakat sekitar pun kelihatan bahagia meski dihantam panas terik matahari. Mereka tetap berdiri di sepanjang jalan buat melihat para kontestan dari sejumlah daerah. Bahkan, sebagian besar tiba dari daerah di luar Palangkaraya.

”Kami memang tiba berlomba, merebut kemenangan, dan membawa hadiah. Sangat jarang lihat keramaian seperti ini, cuma sesuatu kali dalam setahun,” ujar Abdul Latif (18), pelajar yang berasal Kabupaten Sukamara yg tiba berlomba mewakili daerahnya.

Sosiolog dari Universitas Palangkaraya Sidik R Usop mengatakan, Isen Mulang berasal dari bahasa Sangen atau bahasa dewa yg berarti pantang mundur dalam suasana perang. ”Saat ini Isen Mulang mengandung makna ketangguhan dan keuletan masyarakat suku Dayak dalam menghadapi tantangan dinamika pembangunan,” kata Sidik.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/29/111800627/Isen.Mulang.Semangat.Hidup.Suku.Dayak
Terima kasih sudah membaca berita Isen Mulang, Semangat Hidup Suku Dayak. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Isen Mulang, Semangat Hidup Suku Dayak"