Inilah ‘Sawah’ Di Tengah Laut Bali

No comment 92 views

Berikut artikel Inilah ‘Sawah’ di Tengah Laut Bali, Semoga bermanfaat

Nusa Penida – Bali itu milik pantai, laut dan budaya yg menarik. Lebih dari itu, rupanya Bali masih milik destinasi unik berupa ‘sawah’ di tengah laut.

Di akhir minggu ini dari hari Jumat (7/10) sampai Minggu (9/10) mulai digelar Festival Nusa Penida di Bali. Ada pagelaran tari Jengkang oleh 1.000 penari, karnaval budaya, acara bersih-bersih pantai hingga lomba perahu layar. Kabarnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mulai tiba ke sana bagi membuka festivalnya.

Mengutip situs resmi Festival Nusa Penida, Kamis (6/10/2016) terdapat banyak aktivitas seru yg traveler lakukan sembari melihat festivalnya. Salah satunya adalah melihat ‘sawah’ di tengah laut.

Nusa Penida, keindahannya telah mendunia (Stiva Ayu/dTraveler)Nusa Penida, keindahannya telah mendunia (Stiva Ayu/dTraveler)

Sebelumnya, kalian kenali dahulu Nusa Penida. Nusa Penida adalah kecamatan di Kabupaten Klungkung, Bali memiliki luas 202,2 Kilometer persegi. Luas tersebut dibagi dalam tiga pulau yakni Nusa Gede, Nusa Ceningan dan Pulau Lembongan. Cara menuju ke sana mampu dengan kapal kecil atau boat dari Sanur atau Nusa Dua.

Di Nusa Penida, traveler bisa menyelami dunia bawah laut yg cantik. Namun jangan lupa juga, bagi mengenal kehidupan masyarakat setempat yg sehari-hari kebanyakan menjadi petani rumput laut.

Para petani rumput laut di pinggir pantai (Leonard Anthony/dTraveler)Para petani rumput laut di pinggir pantai (Leonard Anthony/dTraveler)

Semua dimulai dari tahun 1984, kala seorang pengusaha dari Surabaya coba membudidayakan rumput laut di Nusa Penida. Hasilnya sukses besar dan diikuti oleh masyarakat setempat, yg lambat laun menjadi lapangan pekerjaan mereka.

Petani rumput laut Nusa Penida paling gampang ditemui di pesisir pantai bagian selatan. Petani rumput lautnya tersebar dari Semaya sampai Toya Pakeh, Ceningan, Lembongan dan Jungut Batu. Luas pertanian rumput laut di Nusa Penida 464 hektar. Dengan seluas itu, menghasilkan rumput laut 145.597 ton dalam setahun!

Bertemu petani rumput laut, menjadi aktivitas seru di Nusa Penida (Nitha Ismail/dTraveler)Bertemu petani rumput laut, menjadi aktivitas seru di Nusa Penida (Nitha Ismail/dTraveler)

Perairan Nusa Penida bisa menghasilkan rumput laut macam catoni dan spinosum. Jenis rumput laut ini dappat digunakan sebagai bahan makanan, obat-obatan atau kosmetik.

Traveler bisa melihat para petani rumput laut di Nusa Penida. Tunggulah sampai senja datang atau ketika air laut surut. Saat itulah kelihatan rumput-rumput laut dengan jumlah yg sangat besar, yg seolah-olah kelihatan seperti sawah!

Itulah yg disebut sawah di tengah laut. Mari jalan-jalan ke Nusa Penida, menonton festivalnya, main-main di bawah lautnya dan berkenalan lebih dekat dengan petani rumput laut.

Budidaya rumput lautnya kelihatan seperti sawah (Thinkstock)Budidaya rumput lautnya kelihatan seperti sawah (Thinkstock)

(aff/aff)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/10/06/121040/3314644/1519/inilah-sawah-di-tengah-laut-bali
Terima kasih sudah membaca berita Inilah ‘Sawah’ di Tengah Laut Bali. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Inilah ‘Sawah’ Di Tengah Laut Bali"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.