Inilah “Homestay” Dan Desa Wisata Terbaik Di Indonesia

No comment 133 views

Berikut artikel Inilah “Homestay” dan Desa Wisata Terbaik di Indonesia, Semoga bermanfaat

SINGAPURA, KOMPAS.com – Beberapa pengelola desa wisata dan homestay mendapat penghargaan “ASEAN Award 2017” buat kategori “Homestay” dan “Community Base Tourism (CBT)” tingkat Indonesia. Penghargaan itu diserahkan pada acara ASEAN Tourism Award 2017 di Hotel Pan Pacific, Singapura, Jumat (20/1/2017) sore.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyerahkan penghargaan tersebut kepada para pemenang di hadapan dua menteri pariwisata negara anggota ASEAN dan organisasi industri pariwisata di Asia Tenggara.

(BACA JUGA: Indonesia Ingin Tarik Wisman Lebih Banyak dari ASEAN)

Penghargaan bagi lima homestay bertajuk “ASEAN Homestay Award 2017” diberikan kepada para pengelola homestay. Para pemenang kategori Homestay tingkat Indonesia antara lain:
– Suweden Homestay, Bali
– Homestay Bunga, Dieng Kulon, Jawa Tengah
– Homestay Adiluhung, Yogyakarta
– Homestay Suheri, Jawa Tengah
– Homestay Teratai 3, Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.

Sementara, bagi penghargaan community base tourism bertajuk “ASEAN CBT Award 2017”. Penghargaan CBT diberikan kepada pengelola desa wisata yakni:
– Desa Wisata Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta dengan perwakilan pengelola merupakan Sugeng Handoko
– Desa Wisata Dieng Kulon, Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan perwakilan pengelola Alif Faozi
– Desa Wisata Panglipuran Bangli, Bali dengan perwakilan pengelola I Nengah Moneng.

Arief menyampaikan tujuan dari penghargaan yg diterima Indonesia adalah sebagai bentuk apreasiasi bagi pariwisata berkualitas yg segera melibatkan masyarakat. “Nanti mulai dibuatkan standar (desa wisata dan homestay) ASEAN,” kata Arief kepada KompasTravel seusai penghargaan tersebut.

Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo Peraih penghargaan ASEAN Award 2017 kategori homestay dan desa wisata bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya

Selain Indonesia, negara anggota ASEAN lainnya juga menerima penghargaan serupa. Adapun negara-negara yg hadir adalah Malaysia, Singapura, Thailand, Laos, Myanmar, Brunei Darussalam, Filipina, dan Kamboja.

ATF yaitu usaha regional bagi mempromosikan kawasan ASEAN sebagai sesuatu destinasi wisata. Ajang tahunan ini melibatkan segala sektor industri pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN merupakan Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam ditambah negara-negara di Asia yakni China, Jepang, India, dan Korea.

(BACA JUGA: Apa Pentingnya ASEAN Tourism Forum untuk Pariwisata Indonesia?)

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Kini anggota ASEAN termasuk pula Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Tahun ini ASEAN merayakan ulang tahunnya yg ke-50. Untuk merayakannya, kementerian pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN sepakat mengembangkan program pariwisata gabungan di bawah kampanye bertemakan “Visit ASEAN@50 : Golden Celebration”.

Kampanye ini dimaksudkan sebagai perayaan 50 tahun ASEAN dan juga memandang ASEAN sebagai destinasi tunggal. Acara pre-launching kampanye tersebut dikerjakan oleh para menteri pariwisata dari negara anggota ASEAN tahun dahulu di ITB Berlin.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/21/131119227/inilah.homestay.dan.desa.wisata.terbaik.di.indonesia
Terima kasih sudah membaca berita Inilah “Homestay” dan Desa Wisata Terbaik di Indonesia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Inilah “Homestay” Dan Desa Wisata Terbaik Di Indonesia"