Ini Syarat Mendapat Penginapan Jika Pesawat “Delay” Parah

No comment 101 views

Berikut artikel Ini Syarat Mendapat Penginapan jika Pesawat “Delay” Parah, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak penumpang yg bertanya-tanya, sebesar apa kompensasi yg mereka dapatkan ketika pesawat mengalami delay. Pada dasarnya, delay terbagi menjadi enam kategori berbeda.

Kategori tersebut tertulis dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Republik Indonesia No 89 Tahun 2015. Pada Bab II, dijelaskan tentang Ruang Lingkup Keterlambatan Penerbangan.

(Baca juga: Pesawat Anda Terkena “Delay”, Berapa Kompensasinya?)

Mengutip situs Kementerian Perhubungan, Senin (8/8/2016), dalam Pasal 3 dijelaskan enam kategori keterlambatan: 

a. Kategori 1, keterlambatan 30-60 menit

b. Kategori 2, keterlambatan 61-120 menit

c. Kategori 3, keterlambatan 121-180 menit

d. Kategori 4, keterlambatan 181-240 menit

e. Kategori 5, keterlambatan lebih dari 240 menit

f. Kategori 6, pembatalan penerbangan.

Beda kategori, beda lagi kompensasi yg dapat didapatkan penumpang. Dalam Bab V tentang Pemberian Kompensasi dan Ganti Rugi, tertulis bahwa Badan Usaha Angkutan Udara wajib memberikan kompensasi sesuai kategori keterlambatan yg disebutkan sebelumnya. 

Berikut kompensasi yg didapatkan penumpang sesuai kategori keterlambatan:

a. Keterlambatan kategori 1, kompensasi berupa minuman ringan

b. Keterlambatan kategori 2, kompensasi berupa minuman dan makanan ringan (snack box)

c. Keterlambatan kategori 3, kompensasi berupa minuman dan makanan berat (heavy meal)

d. Keterlambatan kategori 4, kompensasi berupa minuman, makanan ringan (snack box) dan makanan berat (heavy meal)

e. Keterlambatan kategori 5, kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah)

f. Keterlambatan kategori 6, badan usahaa angkutan udara wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan segala biaya tiket (refund ticket)

g. Keterlambatan pada kategori 2 sampai 5, penumpang bisa dialihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan segala biaya tiket (refund ticket).

Namun, banyak penumpang yg menanyakan kompensasi berupa penginapan ketika pesawat delay dalam jangka waktu yg terlampau lama.

Hal tersebut dijelaskan dalam Bab V Pasal 10 Ayat (4) yg berbunyi, “Dalam hal keterlambatan di atas 6 jam dan penumpang membutuhkan tempat penginapan, maka badan usaha angkatan udara wajib menyediakan akomodasi buat penumpang.”

(Baca juga: “Delayed” dan Aneka Status Penerbangan yg Harus Anda Tahu)

Adalah hal yg wajar buat penumpang buat meminta penginapan seandainya delay pesawat lebih dari enam jam. Hal sama juga berlaku bagi refund ticket.

Dalam Pasal 10 Ayat (1) disebutkan, apabila pembelian tiket dikerjakan melalui transaksi tunai, maka badan usaha angkutan udara wajib mengembalikan secara tunai pada ketika penumpang melaporkan diri kepada badan usaha angkatan udara.

Sementara itu, seandainya pembelian tiket dikerjakan melalui transaksi non tunai misal kartu kredit, maka badan usaha angkutan udara wajib mengembalikan melalui transfer ke rekening kredit selambat-lambatnya 30 hari.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/09/103100727/ini.syarat.mendapat.penginapan.jika.pesawat.delay.parah
Terima kasih sudah membaca berita Ini Syarat Mendapat Penginapan jika Pesawat “Delay” Parah. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Syarat Mendapat Penginapan Jika Pesawat “Delay” Parah"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.