Ini Spot Baru Di Yogya Untuk Melihat Indahnya Prambanan

No comment 147 views

Berikut artikel Ini Spot Baru di Yogya untuk Melihat Indahnya Prambanan, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Semakin hari selalu bermunculan spot wisata baru di Yogyakarta. Salah satunya adalah Spot Riyadi yg menyajikan pemandangan Candi Prambanan di kejauhan.

Setelah datang pagi di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, rencana mulai segera menuju Spot Riyadi. Informasinya ada di Dusun Dawangsari, Desa Sambisari Prambanan. Masih termasuk wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kira-kira sekitar 3 kilometer arah selatan Candi Prambanan.

Sayangnya pengemudi ojek langganan yg biasa mangkal di bandara belum pernah tahu. Rekan yg menganjurkan tadi kebetulan berhalangan buat menemani. Bukan berarti tak mampu ke sana. Berbekal keterangan yg cukup lengkap, dengan percaya setelah sarapan aku mengarahkan motor ke sana.

Akses jalan menuju ke sana tidaklah sulit. Setelah datang di kawasan Candi Prambanan, bertemu lampu merah depan Pasar Prambanan. Jika dari arah Yogyakarta atau bandara, belok ke kanan. Melewati pasar dan lintasan pintu kereta, berjalan pelan sambil memperhatikan arah kiri.

Begitu bertemu papan petunjuk Restoran Abhayagiri, belok kiri. Ikuti jalan yg tak lebar namun mampu dilalui mobil. Setelah bertemu Abhayagiri, sebagai patokan, ada jalan selalu yg kelihatan menanjak, ikuti jalan itu. Jika ragu dapat bertanya warga setempat.

Hanya butuh sekitar 30 menit sejak berangkat dari Bandara bagi datang di lokasi yg sedang nge-trend. Tidak segala ruas jalan beraspal. Ada masih berlapis semen, tetapi tetap aman dilalui. Tidak cuma motor, mobil pun aman melintas.

Sepanjang perjalanan mata kami mulai dimanjakan dengan suasana pedesaan yg masih asri dan alami. Apalagi seandainya datang pagi, masih terasa udara sejuk.

Spot Riyadi keberadaannya tak lepas dari peran Bapak Riyadi yg menyediakan pekarangan rumahnya buat siapa saja. Kalau di bilang baru, benar. Keluarga Riyadi akan menata hingga seperti sekarang sejak tahun 2015.

Tetapi sebenarnya tempat ini telah dikenal terutama di kalangan fotografer sejak tahun 2007. Kalangan penggemar sepeda gunung kerap tiba dan mampir di rumahnya jauh sebelum 2015.

Sebelum akan terkenal sekarang, meskipun tak banyak, ada saja yg tiba sambil membawa kamera buat memotret pemandangan. Waktu itu belum tertata rapi seperti sekarang.

Setelah puas motret, para fotografer saling diskusi di halaman rumah bapak Riyadi. Tidak jarang yg lapar dan butuh makan. Apalagi tiba subuh dini hari, perut masih kosong. Sayangnya belum ada warung.

Bapak Riyadi bersama keluarga inisiatif menyediakan sarapan ala kadarnya. Inilah yg menjadi cikal bakal membangun warung ata kafe sederhana yg dikelola segera Bapak Riyadi.

Silih berganti yg datang. Baik yg telah pernah dan kemudian tiba lagi, atau yg baru pertama kali datang. Mereka yg baru pertama kali menyampaikan tahu spot ini dari foto-foto di internet.

Informasi berantai, khususnya di kalangan penggemar traveling di media sosial sedikit banyak telah ber-promosi. Pun akhirnya diprediksi mulai hits dan lebih ramai dikunjungi di tahun 2017. Tidak lepas andil dari para traveler melalui beragam media sosial.

Letak Spot Riyadi yg strategis di pinggir tebing memang menyajikan ragam pemandangan indah. Yang menjadi primadona adalah pesona Candi Prambanan dari kejauhan.

Hamparan hijau persawahan, sangat nikmat di pandang. Kemegahan Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, mulai kelihatan anggun dan megah seandainya cuaca cerah. Pesona matahari terbit adalah ketika yg di tunggu-tunggu dan tak ingin di lewatkan para traveler. khususnya penggemar alam.

Pagi-pagi biasanya masih ada kabut. Letaknya yg tinggi serasa berada di negeri atas awan. Samar-samar terhampar pesona Candi Prambanan yg di selimuti kabut. Tidak jarang yg menjuluki Punthuk Setumbu-nya Yogyakarta.

Jika cuaca mendukung suasana malam terasa eksotis. Tidak sedikit yg tiba malam-malam bagi menikmati hamparan lampu-lampu yg mempesona. Candi Prambanan yg di soroti lampu di sekitarnya ternyata dapat dinikmati dari sini.

Karenanya buat mereka yg ingin bermalam dan menunggu matahari terbit, Bapak Riyadi menyediakan areal camping. Bisa menyewa tenda dan peralatannya dengan harga sangat terjangkau.

Datang berdua bersama pasangan atau orang terdekat mulai merasakan suasana yg romantis. Mengabadikan suasana romantis mampu dikerjakan di jembatan cinta yg sengaja dibuat bapak Riyadi, cukup dengan membayar hanya 5 ribu rupiah saja.

Ternyata ada juga pasangan yg melamar ketika dalam suasana romantis di sini. Ada juga pasangan muda-mudi yg menetapkan bagi jadian di sini.

Saya segera suka di sini. Tidak cuma suguhan harmoni alam yg mempesona, lebih dari itu. Suasana pedesaan yg masih terasa alami, ke-sederhana-an dan keramahan bapak Riyadi, sangat terasa selama berada di sini. Makanan ringan semisal pisang goreng yg masih panas, teh atau kopi hangat, spontan enggan beranjak dari sini.

Merasakan dan membuktikan segera suasana seperti ini, terbayang di tahun 2017 mulai lebih banyak yg tertarik tiba ke sini. Yang tiba pun di perkirakan mulai senang dan puas. Cerita berantai di media sosial, bloger, mulai selalu berlanjut.

Akhirnya tak lupa rasa terima kasih dan apresiasi atas peran bapak Riyadi yg membuka pekarangannya, usahanya menata rapi, menyediakan warung makan sederhana, dan sarana lain. Selamat tiba di Spot Riyadi.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/25/165200/3413980/1025/ini-spot-baru-di-yogya-untuk-melihat-indahnya-prambanan
Terima kasih sudah membaca berita Ini Spot Baru di Yogya untuk Melihat Indahnya Prambanan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Spot Baru Di Yogya Untuk Melihat Indahnya Prambanan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.