Ini Rencana Jokowi Kembangkan Danau Toba Sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Berikut artikel Ini Rencana Jokowi Kembangkan Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Unggulan, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo dua hari dulu memimpin pertemuan terbatas bersama menteri-menteri di sela-sela Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Simalungun, Sumatera Utara. Beberapa poin utama pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata disampaikan seusai meeting terbatas.
 
Danau Toba sendiri yaitu bagian dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yg diprioritaskan bagi dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata. Selain Danau Toba, obyek pariwisata lainnya adalah Candi Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang.
 
Hasil meeting yg dipimpin Presiden Jokowi kemudian disampaikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman/Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Berikut hasil keseluruhan meeting terbatas yg dipimpin Presiden Jokowi.
 
Pembangunan zona otorita wisata
 
Sebuah kawasan seluas 600 hektar sudah disiapkan oleh pemerintah. Di dalam kawasan wisata itu mulai dibangun lima hotel mewah berbintang lima, convention center, dan lapangan golf seluas 100 hektar. Hotel-hotel berbintang tersebut mulai dibangun tiga pengusaha yang berasal Medan.
 
Arief Yahya menyampaikan, zona otorita pariwisata itu mulai berkonsep ekowisata. Adapun lokasi seluas 600 hektar itu juga termasuk buat lahan Badan Otorita Pariwisata.
 
(Baca: Lima Hotel Mewah Akan Dibangun di Sekitar Danau Toba)
 

Bambang Jatmiko/Kompas.com Bandara Silangit, yg berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Melalui bandara ini mampu dikerjakan penerbangan segera ke Danau Toba.

Pengembangan Bandara Sibisa dan Silangit

 
Dalam pertemuan terbatas, pemerintah menetapkan bagi memperpanjang landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Silangit di Tapanuli Utara dan Bandara Sibisa, Toba Samosir. Landasan pacu Bandara Silangit mulai diperpanjang menjadi 2.650 meter dengan lebar 45 meter dari ukuran ketika ini yg sepanjang 2.400 meter dan lebar 30 meter.
 
Pemerintah memperpanjang landasan pacu itu buat mengakomodasi agar pesawat macam Boeing 737-800 bisa mendarat atau terbang dari bandara itu. Sementara itu, landasan pacu Bandara Sibisa juga mulai diperpanjang menjadi 2.250 meter dari ukuran landasan pacu ketika ini yg sepanjang 750 meter dengan lebar 23 meter sehingga mampu melayani pesawat sejenis Boeing 737-500.
 
(Baca: Ini Infrastruktur yg Akan Dibangun di Sumut buat Mendukung Pariwisata)
 
Pengembangan jalan tol
 
Pemerintah mulai mengembangkan jalan tol Siantar-Parapat sepanjang 97 km. Rencana tersebut mulai dimulai pada tahun 2017.
 
Luhut mengatakan, rencana tersebut mulai dipermudah karena lahan buat jalan tol sepanjang 50 km adalah punya PTP. Diharapkan, rencana jalan tol Siantar-Parapat mulai selesai pada tahun 2019. 
 
(Baca: Permudah Akses ke Danau Toba, Tol Tebing Tinggi-Parapat Segera Dibangun)
 
Pembangunan Taman Bunga
 
Presiden Jokowi dalam pertemuan terbatas juga mengungkapkan adanya obyek wisata baru, yakni Taman Bunga Nusantara, di sekitar Danau Toba. Rencananya, pemerintah mulai memilih beberapa lokasi bagi Taman Bunga Nusantara, yakni di Toba Samosir atau Tapanuli Utara.
 
Arief mengatakan, rencana Taman Bunga Nusantara dari Jokowi tersebut dalam setiap tempat mempunyai kelebihan. Jika di Toba Samosir dekat dengan Zona Otorita Pariwisata, sementara di Tapanuli Utara dekat dengan Bandara Silangit.
 
(Baca: Jokowi Ingin Taman Bunga Dekat Danau Toba)
 

Peserta karnaval membawa tandok beras di kepala dengan menggunakan ulos Sadum dan kebaya ketika Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di titik awal Soposurung, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, Minggu (21/8/2016). Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 RI tahun ini dipusatkan di Danau Toba, Sumatera Utara dengan tajuk “Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba”. Acara ini berlangsung di beberapa tempat yakni Parapat (Simalungun) dan Balige (Toba Samosir).

Karnaval kemerdekaan Danau Toba setiap tahun

 
Karnaval budaya yg digelar di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, tersebut diharapkan mulai digelar rutin. Presiden Joko Widodo dalam pidato pembukaan karnaval meminta agar Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba digelar setiap tahun.
 
Jokowi menilai, dalam karnaval budaya ini, beragam budaya Batak mampu terlihat. Ia berharap, perbedaan-perbedaan bisa menyatukan Indonesia.
 
(Baca: Jokowi Minta Karnaval Pesona Danau Toba Digelar Setiap Tahun)
 
Kelestarian Danau Toba
 
Hasil meeting terbatas yg dipimpin Jokowi juga menghasilkan rencana-rencana kegiatan terkait kelestarian Danau Toba. Luhut menyebutkan, pembersihan lingkungan Danau Toba mulai dievaluasi terkait keramba-keramba.
 
Selain itu, izin hutan tanaman industri (HTI) dari PT Toba Pulp Lestari mulai dievaluasi. Truk-truk pengangkut Toba Pulp Lestari juga mulai dievaluasi.
 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/26/180300427/ini.rencana.jokowi.kembangkan.danau.toba.sebagai.destinasi.wisata.unggulan
Terima kasih sudah membaca berita Ini Rencana Jokowi Kembangkan Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Unggulan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Rencana Jokowi Kembangkan Danau Toba Sebagai Destinasi Wisata Unggulan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.