Ini Rekomendasi Tempat Ngopi Asyik Di Yogyakarta

No comment 120 views

Berikut artikel Ini Rekomendasi Tempat Ngopi Asyik di Yogyakarta, Semoga bermanfaat

Yogyakarta – Liburan ke Yogyakarta, sempatkan juga buat ngopi. Inilah salah sesuatu tempat rekomendasinya.

Salah sesuatu tempat ngopi yg cukup menarik di Yogyakarta adalah Kopi Luwak Mataram. detikTravel berkesempatan menyicipi rasa kopi luwak di Kopi Luwak Mataram, Jalan Pelemwulung, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (14/1/2017).

Tempat ngopi yg buka sejak 2012 dulu ini tak cuma menawarkan kopi luwak yg dikenal mahal itu. Namun, Kopi Luwak Mataram juga memberi edukasi buat para pengunjungnya.

Salah sesuatu pegawai tempat ngopi ini adalah Merry Anggraeni. Ia menjelaskan tentang proses pengolah kopi akan dari proses fermentasi di perut luwak hingga penyajian di meja para tamunya.

“Kopi ini diproses di perut luwak. Jadi luwak yg penciumannya itu sangat baik cuma mulai menelan biji kopi terbaik. Nah nanti biji itu mulai keluar dari kotoran luwak. Tapi jangan takut, ini tak bau sama sekali dan bukan bijinya tetap berbentuk utuh,” katanya sambil memamerkan contoh kotoran luwak.

Pengunjung dapat melihat biji kopi secara segera (Haris/detikTravel)Pengunjung dapat melihat biji kopi secara segera (Haris/detikTravel)

Proses selanjutnya adalah pengeringan yg mampu berlangsung hingga berminggu-minggu bagi kemudian bisa digiling dan dikemas bagi dijual. Menurutnya proses yg panjang inilah yg menghasilkan kopi luwak sebagai salah sesuatu macam kopi termahal ketika ini.

“Kita harus berbangga karena Indonesia dapat menghasilka kopi luwak yg sekarang salah sesuatu yg paing dicari dan paling mahal di dunia,” ucapnya.

Edi Prabowo, si pemilik Kopi Luwak Mataram ini pun tidak lupa menjelaskan awal berdirinya bisnis kopi luwaknya ini.

“Ini unik dan mahal harganya. Omset dapat Rp 200 juta perbulan,” jelas Edi.

Ia kemudian menjelaskan yang berasal kopi yg dimakan oleh luwak hingga menjadi kopi mahal yg bersiap dijual di pasaran. Menurutnya, seluruh proses terjadi secara alami di kebun kopi punya petani di daerah Wonosobo.

“Kita ini ambil segera dari petani. Jadi di kebun petani itu dibiarkan saja luwak liar memakan kopi mereka yg menurut si luwak itu terbaik. Nanti para petani mulai kutip itu kotorannya luwak yg berserakan baik di kebun maupun di hutan. Karena memang di perut luwak liar itulah proses fermentasi terbaik terjadi,” papar Edi.

Traveler juga dapat melihat luwak segera di sini (Haris/detikTravel)Traveler juga mampu melihat luwak segera di sini (Haris/detikTravel)

Edi menyampaikan kalau dia menghindari kopi dari luwak yg dikandangkan. Menurutnya luwak yg dikandangkan tak milik kesempatan memilih biji kopi terbaik dari pohon. Membeli dari petani secara segera juga dikerjakan buat memutus mata rantai distribusi dari tengkulak.

“Kalau dikandang kan nggak bebas milih kopi luwaknya. Kita beki segera dari petani, nggak ada tengkulak. Ini nggak ada ekspor rutin. Stok juga terbatas, karena hanya dapat 2 kali setahun kalian dapatkan kopi luwak ini. Sekali mampu juga paling cuma tiga sampai empat kwintal,” ujar Edi.

Satu kemasan kopi luwak 50 gram yg telah digiling dihargai Rp 200 ribu. Pengunjung mampu membeli kopi tersebut sebagai oleh-oleh atau di kedai kopi yg sangat kental nuansa jawanya tersebut.

Tempat ngopi ini buka dari setiap hari akan pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, namun seandainya lagi ramai pengunjung jam tutup bisa diperpanjang hingga larut malam.

Di tempat ini juga ada luwak yg dipelihara buat menjelaskan kepada turis asing yg sama sekali belum pernah melihat luwak. (rdy/rdy)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/15/105433/3396333/1519/ini-rekomendasi-tempat-ngopi-asyik-di-yogyakarta
Terima kasih sudah membaca berita Ini Rekomendasi Tempat Ngopi Asyik di Yogyakarta. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Rekomendasi Tempat Ngopi Asyik Di Yogyakarta"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.