Ini Permintaan Menhub Untuk Pariwisata Bali

No comment 84 views

Berikut artikel Ini Permintaan Menhub untuk Pariwisata Bali, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta peningkatan konektivitas pendukung pariwisata Bali. Hal tersebut sudah dibahas Menhub dengan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika.

“Sebagai daerah wisata, konektivitas antarmoda transportasi harus benar-benar ditingkatkan agar Bali makin gampang aksesibilitas dan makin atraktif,” kata Budi dalam informasi tertulis di Jakarta, Senin (24/10/2016).

(BACA: Kisah Romantis Le Mayeur dan Ni Pollok di Sanur Bali)

Dalam rapat tersebut juga dibahas dua hal terkait prasarana transportasi seperti terminal bis Tipe A, jembatan timbang, Pelabuhan Benoa, dan bandara di Provinsi Bali.

ARSIP PELABUHAN BENOA Sebuah kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Pelindo III sebagai pengelola Pelabuhan Benoa berencana kembangkan pelabuhan marina di dalam kawasan Pelabuhan Benoa.

“Saya juga mendengar masukan dari pak Gubernur terkait dengan pembenahan Pelabuhan Benoa. Kemudian kemacetan karena overloaded (terlalu banyak) truk juga menjadi persoalan penting di Bali, karena ada sekitar 2.000 truk yg keluar masuk Bali,” katanya.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan ada beberapa hal yg mampu dikerjakan bagi mengatasi permasalahan tersebut.

(BACA: Ini Nasi Pedas Bali yg Paling Tersohor)

Menhub menjelaskan, yg pertama adalah dengan pembatasan tonase truk, sedangkan yg kedua dengan pengembangan tol laut. Semua truk yg keluar masuk Bali diangkut dengan kapal.

Sementara terkait potensi wisata, Menhub menyebutkan dalam sebulan Pelabuhan Benoa disinggahi sampai dengan empat kapal pesiar (cruise) asing.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Bandara Ngurah Rai di Bali.

“Jika sesuatu kapal ada 2.000 turis. Berarti ada sekitar 8.000 turis per bulannya. Untuk itu menjadi kewajiban pemerintah melakukan revitalisasi Pelabuhan Benoa secara terintegrasi antar segala pemangku kepentingan,” ujarnya.

Selain membahas pelabuhan, juga dibahas mengenai peningkatan kapasitas Bandara Ngurah Rai yg akan mengalami kelebihan kapasitas.

Saat ini Bandara Ngurah Rai berkapasitas 17 juta penumpang per tahun dan mulai ditingkatkan menjadi 35 juta penumpang per tahun.

“Ngurah Rai itu butuh penambahan kapasitas. Sehingga butuh perluasan. Tapi itu sulit dikerjakan karena di sekitar sana kan padat dengan situs budaya, banyak pura. Sehingga, salah sesuatu opsi yg ada adalah pembangunan bandara baru di Utara Bali,” jelas Menhub.

KOMPAS/RIZA FATHONI Turis menikmati wisata alam Ceking di kawasan Ubud, Gianyar, yg terkenal dengan pemandangan sawah bertingkat (terasering), Minggu (7/8/2016).

Sementara itu, Gubernur Bali I Made Mangku Prastika menyampaikan permasalahan transportasi yg kadang dikeluhkan adalah kemacetan dan pelayanan bandara seperti keimigrasian dan sebagainya.

Untuk itu Pastika menyambut baik kedatangan Menhub dan rapat ini buat menggali dan mendengar segera dari lapangan berbagai persoalan transportasi dan konektivitas di Bali.
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/10/25/071800127/ini.permintaan.menhub.untuk.pariwisata.bali
Terima kasih sudah membaca berita Ini Permintaan Menhub untuk Pariwisata Bali. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Permintaan Menhub Untuk Pariwisata Bali"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.