Ini Perbedaan Pizza Kayu Bakar Yang Legendaris Dengan Pizza Biasa

Berikut artikel Ini Perbedaan Pizza Kayu Bakar yang Legendaris dengan Pizza Biasa, Semoga bermanfaat

SEMARANG, KOMPAS.com – Pizza Kayu Bakar yaitu salah sesuatu panganan khas Italia yg dimasak masih memakai metode tradisional. Kekhasannya tersebut yg justru mampu memberikan cita rasa tersendiri kepada macam pizza tradisional ini.

Senior Chef khusus hidangan western di Novotel Semarang, Cahyo Hendrawono memaparkan perbedaan yg mendasar antara Pizza Kayu Bakar tradisional Italia, dengan Pizza kekinian pada umumnya.

Tradisional

“Pizza kayu bakar memakai pembakaran tradisional. Menggunakan tungku dari batu yg di dalamnya ada kayu bakar,” ujarnya kepada KompasTravel ketika berkunjung ke Citrus Resto, Kamis (8/9/2016).

(BACA: Rendang Pedas Digabung Pizza Kayu Bakar, Bagaimana Rasanya?)

Tungku yg digunakan buat memanggang memiliki besar beberapa meter persegi, dengan ruang dalam seluas 1.5 meter persegi.

Terbuat dari batu bata merah dengan alas batuan dari Gunung Merapi membuat panas di dalamnya tetap merata dengan suhu lebih dari 300 derajat celcius.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Pedasnya sensasi Italian Pizza Rendang, pergabungan antara western food dengan kuliner Rendang Indonesia, di Citrus Resto Novotel Semarang.

Pizza dimasukkan ke dalam tungku tersebut memakai spatula sepanjang sesuatu meter. Kemudian diletakkan mendekati sumber api merupakan kayu bakar yg disusun rapi di dalam. Tunggu beberapa hingga tiga menit, seandainya pizza telah kering merata mampu segera diambil.

Harum

Karena memakai panas dari kayu bakar, aroma pizza tersebut lebih tercium. Untuk membuatnya lebih beraroma, biasanya chef mulai mengoleskan olive oil atau minyak zaitun di permukaan dan dicampurkan dengan adonan sebelum dibakar.

Crispy

Bentuknya yg sangat tipis membuat Pizza Kayu Bakar terasa garing atau renyah ketika digigit. Cita rasa tersebut yg memang menjadi unggulan kudapan tradisional Italia ini.

Selain itu, ketebalan yg cuma mencapai sekitar beberapa centimeter membuat topping di atasnya melebihi dari tebal adonan. Sehingga topping-nya pun terasa lebih kuat dari adonannya.

Cepat dimakan

“Pizza Kayu Bakar harus cepat dimakan, paling lama sekitar empat sampai lima menit lah,” ujar Cahyo kepada KompasTravel.

Alasan Cahyo, bagi mempertahankan tekstur renyah. Jika terlalu lama didiamkan, kerenyahannya mulai berkurang, menjadi keras.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/09/11/102600427/ini.perbedaan.pizza.kayu.bakar.yang.legendaris.dengan.pizza.biasa
Terima kasih sudah membaca berita Ini Perbedaan Pizza Kayu Bakar yang Legendaris dengan Pizza Biasa. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Perbedaan Pizza Kayu Bakar Yang Legendaris Dengan Pizza Biasa"