Ini Lagi Populer Di Medsos, Hutan Pinus Dlingo…

No comment 106 views

Berikut artikel Ini Lagi Populer di Medsos, Hutan Pinus Dlingo…, Semoga bermanfaat

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Hawa sejuk dan segar jadi cuaca di dalam Hutan Pinus Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ribuan pinus yg menjulang tinggi seolah menutupi langit, tidak heran panas matahari cuma terasa sedikit saja di kulit. Sinar matahari cuma tampak menyelinap di celah-celah pohon.

Inilah sesuatu obyek wisata yg tengah populer di media sosial (medsos), Hutan Pinus Dlingo, yg masuk wilayah Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Hutan ini padat pengunjung. Mereka tidak mulai melewatkan diri buat selfie di antara kaki pohon pinus. Seperti halnya banyak pengunjung yg merentang hammock atau tempat tidur gantung di antara batang pinus, bahkan ada yg membiarkan diri tertidur diterpa semilir angin dan kesejukan hutan. Mereka berfoto ria dengan hammock itu.

Sementara di sudut lain, ada pasangan muda mudi foto pre-wedding di sana. Sedangkan di sisi lain, rombongan keluarga yg menikmati hutan ini sambil makan bersama.

KOMPAS.com/DANI J Bermain hammock di Hutan Pinus Dlingo sungguh menyenangkan. Hutan ini terletak di Desa Dlingo, Mangunan, Bantul, DI Yogyakarta. Hutan Pinus ini makin populer sebagai lokasi hunting foto bahkan pre-wedding.

Seperti halnya Gining, pekerja swasta dari Bogor, Jawa Barat. Ia memilih tanah yg lebih datar dan agak lapang di antara kaki kaki pohon pinus buat menghampar tikar plastik anyaman yg dapat memuat 10 orang dewasa.

Di tengah tikar, Gining menata sesuatu ceting nasi putih hangat, sesuatu bakul mi goreng, belasan lembar telur dadar, sesuatu piring baceman tahu dan ayam, sesuatu termos air panas, seplastik rendang. Selain itu juga menata belasan piring plastik lengkap dengan sendok garpunya dan sekardus air mineral. 

Seketika kemudian, 11 orang termasuk beberapa remaja dan beberapa balita merubung makanan dan langsung menyantapnya. Sebentar saja. Anak-anak mereka tidak betah cuma duduk dan makan saja.

Anak-anak terpancing ribuan batang pohon pinus berdiri tegak tidak beraturan terhampar di hadapan mereka. Pohon pinus-pohon pinus itu berdiri di kontur tanah jurang yg sangat landai.

KOMPAS.com/DANI J Bermain hammock di Hutan Pinus Dlingo sungguh menyenangkan. Hutan ini terletak di Desa Dlingo, Mangunan, Bantul, DI Yogyakarta. Hutan Pinus ini makin populer sebagai lokasi hunting foto bahkan pre-wedding.

Tanahnya tidak ditutup rumput, tidak ditemukan sampah plastik bekas makanan, minuman, bahkan puntung rokok. Anak-anak menjadi manusia yg lebih lalu tertarik buat main di antara batang pohon kokoh pinus itu.

Gining dan keluarganya salah sesuatu dari banyak sekali keluarga yg memanfaatkan rekreasi di antara kaki pinus itu bagi menghabiskan hari-harinya semasa cuti di Yogyakarta. Ia memilih tempat itu jadi destinasi pilihan setelah menemukannya di Facebook dan Instagram.

“Seperti hutan pinus luar negeri. Jadi kalian pilih ke sini dahulu sebelum ke wisata yang lain di Bantul,” kata Gining.

Tak sedikit seperti Gining. Nama daerah itu tersiar berkat media sosial. Pemda mengelolanya dengan apik. Dengan kondisinya ketika ini saja, hutan kadang dimanfaatkan sebagai tempat piknik keluarga. Pengunjungnya tidak cuma berasal dari Yogyakarta saja tetapi juga dari luar kota bahkan luar pulau Jawa.

Seperti halnya Gining. Ia menyewa mobil bagi membawa belasan kerabatnya dari Kulonprogo ke Bantul. Mereka sejak semula telah memutuskan mulai makan siang dahulu sebelum mengeksplor wisata Bantul.

KOMPAS.com/DANI J Rombongan keluarga, kantor, kulihanan, komunitas, memanfaatkan waktu libur ke Hutan Pinus Dlingo ini. Hutan terletak di Desa Dlingo, Mangunan, Bantul, DI Yogyakarta. Hutan Pinus ini makin populer sebagai lokasi hunting foto bahkan pre-wedding.

Dari Kulonprogo menuju Dlingo, mereka lewat jembatan Kali Progo. Setelah hampir sesuatu jam perjalanan, mereka harus melewati jalanan sempit dan menanjak menuju hutan pinus. Tak perlu menentukan kapan waktu terbaik ke hutan pinus, lantaran setiap ketika adalah waktu terbaik.

Memasuki lokasi Hutan Pinus memang tak dikenakan tarif, cuma parkir buat motor sebesar Rp 3.000, mobil Rp 10.000, bus Rp 20.000, pre-wedding dan fotografi masing-masing dikenakan biaya sebesar Rp 50.000.

“Piknik di sini puas banget. Murah, bersih, dan sejuk. Cakep banget bagi foto-foto di sini. Hutannya mirip di luar negeri kayak di film-film ya,” ujar Tara, remaja putri yg tiba ke sini bersama kerabatnya dari Kalimantan.  Ia tidak menyangka ada tempat seperti ini di Yogyakarta.

Hutan ini sudah dikelola baik. Parkirnya luas sepanjang jalan, ada mushola, dan panggung yg terbuat dari kayu dengan tempat duduk penonton terbuat dari kayu juga, dan dibuat melingkar, seperti panggung teater.

KOMPAS.com/DANI J Rombongan keluarga, kantor, kulihanan, komunitas, memanfaatkan waktu libur ke Hutan Pinus Dlingo ini. Hutan terletak di Desa Dlingo, Mangunan, Bantul, DI Yogyakarta. Hutan Pinus ini makin populer sebagai lokasi hunting foto bahkan pre-wedding.

Juga ada kantor kesekretariatan sebagai tempat bertanya-tanya seputar wisata Dlingo. Termasuk bertanya berapa orang yg tiba menikmati kenyamanan hutan ini saban harinya?

Totok, pegawai di Badan Pengelola, mengatakan, sehari dapat 1.000 motor parkir. “Bukan dihitung berapa orang yg datang, tetapi dari jumlah parkir yg lebih dari 1.000 motor dalam sesuatu hari. Roda empat dapat 500-an jumlahnya,” tambah Totok.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/25/072300827/Ini.Lagi.Populer.di.Medsos.Hutan.Pinus.Dlingo.
Terima kasih sudah membaca berita Ini Lagi Populer di Medsos, Hutan Pinus Dlingo…. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Lagi Populer Di Medsos, Hutan Pinus Dlingo…"