Ini Komentar Bupati Bangli Usai Berkunjung Ke Danau Toba

No comment 82 views

Berikut artikel Ini Komentar Bupati Bangli Usai Berkunjung ke Danau Toba, Semoga bermanfaat

RAYA, KOMPAS.com – Kabupaten Bangli di Bali mesti belajar dari Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dalam segi pengelolaan pariwisata. Hal itu disimpulkan oleh Bupati Bangli I Made Gianyar setelah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Simalungun bersama 25 orang yg tergabung dalam Forum Komunikasi Kabupaten Bangli selama tiga hari.
 
Dalam jamuan makan siang, Kamis (20/10/2016) di Simalungun City Hotel, Bupati Bangli menyampaikan banyak hal yg mampu diamati, ditiru, dan modifikasi buat pengembangan pariwisata Bangli ketika berkunjung ke Danau Toba dari pintu masuk Kabupaten Simalungun.
 
“Secara geografis, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Simalungun memiliki kesamaan, merupakan sama-sama memiliki danau. Jika Simalungun memiliki Danau Toba, maka Bangli pun memiliki Danau Batur. Kedua, danau ini pun masuk dalam daftar geopark nasional,” kata I Made Gianyar dalam siaran pers kepada KompasTravel.
 
(BACA: KBRI Warsawa Ajak 16 “Tour Operator” ke Danau Toba)
 
Harus diakui, lanjutnya, bahwa tata kelola Danau Toba di Simalungun sangat bagus dibandingkan dengan Danau Batur. Tata kelola yg ada di Danau Toba ini bisa menggerakkan pendapatan dan perekonomian penduduk sekitar area Danau Toba di Simalungun. 
 
“Ini patut diamati, ditiru, kemudian dimodifikasi bagi kemudian diaplikasikan di Bangli. Kita harus belajar perda (peraturan daerah) tentang pengelolaan warisan geopark dan lingkungan buat diterapkan di kawasan kaldera Danau Batur. Setidaknya bisa menggerakkan perekonomian dan pendapatan buat sesuatu desa yg berada di area Danau Batur,” ungkapnya.
 
KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Angkutan kota “Parsito” melintasi Jalan Marihat, Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016). Angkutan kota tersebut dapat ditemui wisatawan di loket Bus Sejahtera buat menuju lokasi wisata Parapat dengan harga Rp 5.000 per orang.

Ia pun mengaku bahagia karena disambut ramah oleh penduduk Danau Toba yg berada di Kabupaten Simalungun.

 
“Saat kita berada di Restoran Toredo, kalian disambut seperti keluarga sendiri oleh sang pemilik restoran yg sudah berusia 94 tahun. Sapta Pesona di kawasan Danau Toba telah cukup bagus,” tambah I Made Gianyar.
 
Meski demikian, Bupati Bangli ini pun memberikan catatan khusus tentang pariwisata di Danau Toba khususnya dari pintu masuk Kabupaten Simalungun. Catatan tersebut di antaranya adalah aksesibilitas yg dirasakan masih sangat jauh, baik dari Bandara Kualanamu maupun dari pusat Kabupaten Simalungun.
 
Sementara itu, JR Saragih, Bupati Simalungun menanggapi positif hasil kunjungan kerja Bupati Bangli ke daerahnya. Ia pun mengakui memang banyak kelemahan yg harus selalu diperbaiki dan ditingkatkan sektor pariwisatanya. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), aksesibilitas dan sentra suvenir ciri khas Simalungun.
 
“Masyarakat di Simalungun tadi dikatakan telah ramah itu benar. Akan tapi mengenai SDM kami sendiri masih merasakan sangat kurang. Tidak seperti di Kabupaten Bangli. Sebab, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pariwisata yg ada di Simalungun baru genap beberapa tahun. Artinya belum menghasilkan SDM di lapangan,” terang Saragih.
 
KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Suasana obyek wisata Pantai Indah Permai di Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016). Danau Toba adalah salah sesuatu obyek wisata yg wajib dikunjungi seandainya berkunjung ke Tanah Batak.

Terkait aksesibilitas pun menjadi fokus perhatian Kabupaten Simalungun, Saragih menyatakan sesuai janji Presiden Joko Widodo ketika berkunjung ke Simalungun, Presiden berjanji mulai membuat moda transportasi berupa kereta api ekspres dari Kualanamu segera ke Danau Toba. 

 
“Anggaran sudah disiapkan oleh Kabupaten Simalungun, tinggal menunggu proses administrasi di tingkat pusat. Jika proses administrasi ini selesai maka seluruh persiapan mulai segera kita kerjakan. Sehingga persoalan transportasi ini langsung teratasi,” ujar Bupati Simalungun.
 
Ditambahkan Saragih, pihaknya mulai menyikapi berbagai masukan terkait suvenir atau sentra oleh-oleh khas dari Simalungun.
 
“Masukan seperti ini sebenarnya pun tiba dari wisata lain, agar Simalungun mempunyai suvenir khas daerah. Untuk itu, aku menginstruksikan ke Dinas Pariwisata dan Perindustrian buat secepatnya menyikapi hal ini. Agar ke depannya wisatawan yg berkunjung Danau Toba tak kecewa,” kata Saragih.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/10/20/212913027/ini.komentar.bupati.bangli.usai.berkunjung.ke.danau.toba
Terima kasih sudah membaca berita Ini Komentar Bupati Bangli Usai Berkunjung ke Danau Toba. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Komentar Bupati Bangli Usai Berkunjung Ke Danau Toba"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.