Ini Bedanya Lapis Legit Olahan Belanda Dengan Lapis Legit Peranakan Tionghoa

Berikut artikel Ini Bedanya Lapis Legit Olahan Belanda dengan Lapis Legit Peranakan Tionghoa, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Siapa sangka, Lapis Legit yg ketika ini menjadi salah sesuatu kue khas Indonesia sebelumnya yaitu akulturasi resep dari beberapa budaya berbeda.

BACA JUGA: Lapis Legit Masuk 14 Kue Nasional Terlezat di Dunia

Resep kue tersebut memang berasal dari bangsa Belanda yg menjajah Indonesia. Namun, masyarakat Indonesia peranakan Tionghoa sudah mengubah citarasanya menjadi khas Indonesia, yg sampai ketika ini masih terjaga.

“Resepnya dari Belanda, di sini (Indonesia) dimodifikasi memakai rempah Indonesia. Resep yg sudah dimodifikasi tadi akhirnya dibawa juga ke Belanda, tetapi tetap berbeda rasa rempahnya,” ujar Kepala Program Studi Belanda FIB UI, Achmad Sunjayadi ketika dihubungi KompasTravel, Rabu (24/8/2016).

Meskipun resep tersebut dibawa ke negeri “kincir angin”, citarasanya tetap berbeda dengan Lapis Legit asli Indonesia yg diracik olah warga peranakan. Lalu, apakah apa perbedaan dan apa yg membuatnya berbeda?

Sejak zaman penjajahan, kaum peranakan Tionghoa meracik resep Lapis Legit memakai rempah-rempah asli Indonesia. Tak heran cuma peranakan di Indonesia saja yg menguasai resep tersebut.

BACA JUGA: Lapis Legit, Kue Tradisional yg Lekat dengan Budaya Tionghoa

“Tidak boleh tahu, itu resep (Lapis Legit) rahasia keluarga peranakan di Indonesia, rempah-rempah khusus di Indonesia, di China tak milik rempah,” ujar Hermina, guru besar linguistik Sinika UI kepada KompasTravel.

Cita rasa rempah-rempah khas Indonesia itulah yg sangat kuat menjadi ciri Lapis Legit. Selain rempah rahasia, berbagai produsen Lapis Legit ternama di Indonesia masih memakai cara home made sesuatu per sesuatu di tiap lapisannya. Mereka juga memakai roombuter yg lebih mahal dibanding mentega.

Kini, citarasa rempah dan roombuter bisa digantikan dengan bumbu spekkoek cap kupu-kupu yg dijual di pasaran. Bahkan di negeri Belanda pun dijual spekkoek bagi Lapis Legit.

Namun, dengan harga yg lebih mahal, bolu lapis tersebut tak lebih nikmat dibandingkan dengan buatan negeri kalian sendiri.

“Di Belanda spekkoeknya tanpa rempah, rasanya seperti kue tart biasa. Untuk yg rasanya lebih sesuai dengan lidah kita, biasanya beli di toko-toko China, seperti merek Hekos, Tjendrawasih, Ming Kee dalam ukuran 570 gram seharga sekitar 6 Euro,” ujar Sundjajadi.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/25/141500927/Ini.Bedanya.Lapis.Legit.Olahan.Belanda.dengan.Lapis.Legit.Peranakan.Tionghoa
Terima kasih sudah membaca berita Ini Bedanya Lapis Legit Olahan Belanda dengan Lapis Legit Peranakan Tionghoa. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ini Bedanya Lapis Legit Olahan Belanda Dengan Lapis Legit Peranakan Tionghoa"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.