Indonesia, “The Famous Next Destination” Dari China Travel And Leisure

Berikut artikel Indonesia, “The Famous Next Destination” dari China Travel and Leisure, Semoga bermanfaat

SHANGHAI, KOMPAS.com – Kembali Wonderful Indonesia diapresiasi oleh media global yg berbasis di China yakni China Travel and Leisure yg memiliki edisi majalah dan digital.

Kali ini Indonesia ditetapkan sebagai The Famous Next Travel Destination, dalam acara 10th Anniversary China Travel and Leisure Award di Wanda Reign Shanghai, Selasa (15/11/2016).

Siaran pers Kemenpar kepada KompasTravel, Rabu (16/11/2016), menyebutkan award itu diterima Sesmen Kemenpar Ukus Kuswara didamping Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Wilayah Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu.

(BACA: Suvenir “Nyeleneh” dari China, Kaleng Udara Polusi)

Penghargaan ini terbilang strategis, mengingat reputasi media yg memberikan benar-benar independen dan yg milik sejarah panjang dalam reportase tour, travel dan destinasi wisata dunia. China Travel and Leisure juga telah menjadi rujukan traveler Asia.

“Terima kasih China Travel and Leisure. Penghargaan yg bermakna karena diberikan oleh media di China yg semakin paham mulai potensi new destination atau next destination,” kata Sesmen Kemenpar, Ukus Kuswara.

Bagi Kemenpar, klaim next destination ini sangat bagus. Karena China adalah salah sesuatu pasar potensial, dan ditempatkan sebagai originasi penting buat Indonesia.

“Next destination itu memberi rasa optimis buat kami, buat mendatangkan wisman dari China,” kata Ukus Kuswara.

ARSIP KEMENPAR Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai ‘The Famous Next Travel Destination’ dari majalah travel terkemuka di China yakni China Travel and Leisure, Selasa (15/11/2016), pada acara ’10th Anniversary China Travel and Leisure Award’ di Wanda Reign Shanghai. Penghargaan diterima oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara (kanan) didampingi Asdep Asia Pasifik Vinsensius Jemadu.

Menurut Ukus, outbound traveler China telah menembus 120 juta di tahun 2015. Mereka menyebar ke semua dunia, termasuk negara-negara Eropa dan Amerika. Mereka juga ke Asia Tenggara dan yg ke Thailand lebih dari 8 juta tahun 2015.

“Yang ke Indonesia baru 1,2 juta saja atau 1 persen dari segala wisatawan China yg ke luar negeri,” katanya.

Ukus juga mengucapkan selamat kepada Menpar Arief Yahya yg sekali menekankan bahwa Kemenpar harus berani berkompetisi, bersaing di level global. Karena itu harus senantiasa memakai standar global. “Kini, semakin banyak lembaga-lembaga internasional yg respek dan mengakui kinerja percepatan Kementerian Pariwisata RI,” ujarnya.

(BACA: Jokowi: Kampanyekan Pariwisata Indonesia di China)

Apa yg membuat Wonderful Indonesia mendapat respons positif dan diakui sebagai yg terbaik oleh China Travel and Leisure? Pertama, Wonderful Indonesia telah akan mendapatkan reaksi yg bagus dari pasar China. Gambarannya telah dapat dilihat di periode Januari – Agustus 2016 di mana kunjungan wisatawan China mencapai  980.184 orang.

Angka itu dapat menggeser Singapura yg menyumbang 939.231 wisman ke Indonesia. Sebuah prestasi besar mengingat, Singapura tidak pernah absen sebagai penyumbang wisman terbanyak ke Indonesia. “Wisman China telah nomor satu. Dan dua bulan ini, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia telah menembus angka di atas sesuatu juta wisman,” tambah Ukus.

Salah sesuatu faktor yg menyebabkan wisatawan China melirik Indonesia adalah kampanye yg didukung Presiden Joko Widodo. “Masyarakat China dirayu buat menikmati eksotisme alam dan keindahan budaya nusantara,” ungkap Ukus.

ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Peserta famtrip ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yg terdiri dari para jurnalis China berfoto bersama dengan Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu (tengah mengenakan kaus kuning) dan awak kapal pinisi Sea Safari VII, Sabtu (11/6/2016).

Faktor ini dinilai milik pengaruh besar mengingat outbound warga China bepergian ke luar negeri pada 2015 sebanyak 120 juta orang.

“Yang ke Thailand telah 8 juta wisman. Ke Korea, Hongkong dan Jepang angkanya juga lumayan tinggi. Tapi yg ke Indonesia baru 1 persen atau masih di angka 1,2 juta orang. Ini yg mencoba dikejar,” kata Asisten Deputi Pemasaran Asia Pasifik Kemenpar, Vinsensius Jemadu.

Hal yang lain yg ikut mempengaruhi adalah kebijakan Bebas Visa Kunjungan. Saat ini, telah ada 169 negara yg telah masuk ke dalam daftar Bebas Visa Kunjungan.

China, Singapura, Australia serta Jepang yg ada di top 5 penyumbang wisman terbanyak ada dalam daftar BVK. “Sejak Perpres turun, Kemenpar segera action menyosialisasikan kemana-mana. Dan itu kita promosikan juga,” kata Vinsensius Jemadu. (*)

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/17/100600027/indonesia.the.famous.next.destination.dari.china.travel.and.leisure
Terima kasih sudah membaca berita Indonesia, “The Famous Next Destination” dari China Travel and Leisure. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Indonesia, “The Famous Next Destination” Dari China Travel And Leisure"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.