Indah Nian Desa Tradisional Jepang Yang Tertutup Salju

No comment 168 views

Berikut artikel Indah Nian Desa Tradisional Jepang yang Tertutup Salju, Semoga bermanfaat

Gifu – Jepang terus jadi incaran ketika musim semi, karena bunga sakuranya. Siapa sangka, di musim dingin pun, Negeri Sakura ini milik pemandangan yg juga cantik.

detikTravel atas undangan dari Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Cathay Pacific berkesempatan buat berkunjung ke salah sesuatu tempat wisata merupakan Shirakawa Go pada Sabtu (11/2) lalu. Shirakawa Go adalah salah sesuatu tempat wisata di Jepang yg ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Mengapa Shirakawa Go ditetapkan sebagai warisan budaya dunia? Karena dua rumah di sana yg masih dibangun dengan cara tradisional. Rumah dibangun dari kayu yg diperoleh di hutan dan atapnya terbuat dari semacam jerami.

Dalam keadaan normal traveler dapat merasakan suasana pedesaan asli Jepang lengkap dengan pemandangan sistem irigasi dan hamparan padinya. Hanya saja saat detikTravel berkunjung keadaan desa Shirakawa-go di tengah musim dingin. Salju menumpuk sekitar 1,5 meter dengan suhu mencapai -4 derajat celsius.

Lalu lintas yg tertutup salju (Firdaus/detikTravel)Lalu lintas yg tertutup salju (Firdaus/detikTravel)

Sejauh mata memandang tumpukan putih salju menutupi berbagai hal akan dari rumah, pohon, hingga kendaraan yg ada di desa Shirakawa Go. Ada kemacetan di dua tempat karena mobil turis harus berbagi jalan dengan traktor yg bekerja menyingkirkan salju. Ini menjadi pemandangan biasa di Jepang ketika musim dingin tiba.

Salah sesuatu rumah yg bernama Wada membuka rumahnya buat mampu dinikmati oleh turis. Pengunjung mampu masuk dengan membayar 300 Yen atau sekitar Rp 34.000 dan melihat bagaimana kehidupan penduduk desa jaman dahulu.

Ternak ulat sutera di dalam rumah (Firdaus/detikTravel)Ternak ulat sutera di dalam rumah (Firdaus/detikTravel)
Alat pemintal benang sutera (Firdaus/detikTravel)Alat pemintal benang sutera (Firdaus/detikTravel)

Di dalam rumah biasanya terbagi menjadi tiga lantai, ada tempat khusus di lantai beberapa dan tiga yg digunakan buat berternak ulat sutera. Shirakawa Go memang terkenal sebagai tempat yg dipenuhi salju sehingga penduduknya tak dapat berternak atau bercocok tanam. Kebanyakan penduduk menggantungkan hidupnya dengan menjual benang sutra.

Di sepanjang jalanan desa traveler dapat menemukan beragam toko yg menjual makanan ringan hangat seperti goheimochi, sejenis camilan dari ketan yg dibubuhi bumbu kecap. Selain itu ada juga toko yg menjual produk-produk pertanian lokal meskipun tak banyak.

Shirakawa Go terletak cukup terpencil, traveler cuma mampu mengaksesnya dengan bus khusus dari terminal kota atau mobil pribadi. Selamat berlibur!

Salah sesuatu toko di pinggir jalan (Firdaus/detikTravel)Salah sesuatu toko di pinggir jalan (Firdaus/detikTravel)

(fds/bnl)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/16/120509/3424125/1520/indah-nian-desa-tradisional-jepang-yang-tertutup-salju
Terima kasih sudah membaca berita Indah Nian Desa Tradisional Jepang yang Tertutup Salju. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Indah Nian Desa Tradisional Jepang Yang Tertutup Salju"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.