Ide Weekend: Menikmati Sejuknya Hulu Sungai Citarum

No comment 77 views

Berikut artikel Ide Weekend: Menikmati Sejuknya Hulu Sungai Citarum, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Keindahan Sungai Citarum yg sejati bisa dilihat di Situ Cisanti yg menjadi hulunya. Mumpung weekend, yuk liburan ke Situ Cisanti.

Siapa yg tak tahu Citarum? Citarum yaitu sungai terpanjang di Pulau Jawa, dengan panjang 225 kilometer dan termasuk salah sesuatu sungai dengan tingkat ketercemaran tertinggi di dunia. Citarum mengalir melalui banyak kawasan dan yaitu sungai yg berjasa untuk lebih dari 20 juta jiwa.

Pekan dahulu (17/09), komunitas detikTravel dan detik forum mengadakan #Piknikdetiktravel ke hulu Citarum bagi mengenal Citarum lebih dekat.

Situ Cisanti yaitu hulu sungai Citarum, berlokasi di lereng Gunung Wayang, desa Tarumajaya, kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Situ Cisanti memiliki luas sekitar 5 hektar dan terletak di ketinggian 1.500 Mdpl.

Terdapat tujuh mata air di kawasan Situ Cisanti, merupakan Pangsiraman, Cikahuripan, Cikawedukan, Koleberes, Cihaniwung, Cisandane, dan Cisanti. Konon airnya berkhasiat bagi awet muda dan gampang jodoh.

Selain itu di Situ Cisanti juga terdapat peninggalan sejarah merupakan makam dan petilasan Dipati Ukur, sosok yg sangat berjasa buat kota Bandung.

Tidak disangka sungai Citarum yg tercemar berasal dari hulu yg sangat indah. Panorama alam Situ Cisanti seperti surga yg tersembunyi. Namun ternyata dibalik keindahannya tersembunyi luka yg besar, luka yg membutuhkan waktu lama bagi pulih.

Beternak dan berkebun yaitu mata pencaharian penduduk setempat, tak heran sepanjang perjalanan menuju lokasi banyak kelihatan perkebunan sayur, juga perkebunan teh dan kopi.

Di bidang peternakan, Citarum menghasilkan beragam produk susu dan didistribusikan melalui KPBS Pangalengan Juga menghasilkan biogas dari limbah sapi.

Sekilas Citarum seperti baik-baik saja, namun seperti kadang kalian dengar, hasil yg besar membutuhkan pengorbanan yg besar pula. Demi kelangsungan hidup manusia, alam berubah.

Kawasan hulu Citarum dipenuhi perkebunan, bahkan hingga perbukitan dan lembah pun disulap menjadi perkebunan sayur, sedangkan bumi sangat membutuhkan pohon sebagai penyeimbang.

Seiring waktu, penduduk pun menyadari bahwa alam menjadi kritis, sedikit demi sedikit penduduk akan membenahi alam diantaranya dengan menyeimbangkan penanaman tanaman rendah, sedang, dan tinggi (pohon).

Kini lahan-lahan telah ditanami pohon eucalyptus (kayu putih), dan pohon lainnya, yg kemudian juga mampu menolong ekonomi penduduk setempat.

Di bidang peternakan, kawasan hulu Citarum menghasilkan beragam produk susu, dan biogas. Kini limbah sapi yg pernah mencemari sungai dikumpulkan dan diurai menjadi biogas yg memiliki manfaat. Pemprov Bandung sudah mendirikan kandang komunal sehingga mempermudah pengumpulan limbah bagi pembuatan biogas.

Masalah Citarum lainnya adalah pencemaran sungai. Citarum mengalir ke banyak tempat di pulau Jawa, sehingga pencemaran itu tak cuma berasal dari limbah daerah Citarum sendiri, pencemaran tersebut adalah tanggung jawab banyak pihak.

Alam mulai berbaik hati pada mereka yg berbaik hati padanya. Alam pernah berubah, demi kelangsungan hidup manusia, maka kalian pun harus berubah, membenahi alam yg terlanjur rusak.

Citarum dengan keindahannya memiliki harapan dan membutuhkan bantuan kalian semua, baik penduduk setempat, segala yg tinggal di DAS Citarum, juga kami yg mengetahui pentingnya pembenahan dan pelestarian alam.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/24/102500/3305472/1025/ide-weekend-menikmati-sejuknya-hulu-sungai-citarum
Terima kasih sudah membaca berita Ide Weekend: Menikmati Sejuknya Hulu Sungai Citarum. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ide Weekend: Menikmati Sejuknya Hulu Sungai Citarum"