Ide Liburan Akhir Pekan: Mendaki Gunung Guntur Di Garut

No comment 99 views

Berikut artikel Ide Liburan Akhir Pekan: Mendaki Gunung Guntur di Garut, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Gunung Guntur di Garut bisa menjadi destinasi akhir minggu kamu. Apalagi seandainya berkemah di sana, menyaksikan bintang di langit dan cahaya lampu. Indah!

Bagaimana rasanya seandainya kami dapat menyaksikan sebuah pemandangan ajaib dimana kalian mampu melihat bintang-bintang gemerlapan di atas langit dan ada juga bintang-bintang berkilauan yg justru terhampar di bumi. Suatu pemandangan yg sangat indah, bukan?

Bintang di atas dan dibawah? Sepertinya mustahil. Eh, tetapi ternyata ada lho tempat yg memungkinkan kami dapat menyaksikan keajaiban tersebut.

Tempat tersebut ada di Garut, tepatnya di Gunung Guntur. Jika kami berkemah di lereng gunung Guntur di sisi Tenggara, pada malam harinya kalian mulai disuguhi pemandangan yg spektakuler, berupa gemerlapnya lampu-lampu di kota Garut. Sedemikian banyaknya lampu-lampu berkilauan tersebut di tengah malam yg gelap, membuatnya bagai bintang-bintang yg terhampar di bumi.

Pemandangan mulai lebih indah lagi saat cuaca cerah dan langit bersih. Tiadanya awan yg menghalangi pandangan kalian ke langit, membuat kami dapat melihat bintang-bintang bahkan galaksi Bima Sakti secara jelas. Lengkaplah sudah, bintang-bintangnya terdapat di langit dan juga di bumi.

Pemandangan-pemandangan indah di Gunung Guntur tak cuma dapat kalian nikmati di malam hari saja. Pagi harinya pun kalian mulai dibawa ke alam fantasi yg ajaib.

Jika kami menyaksikan matahari terbit dari puncak Gunung Guntur, kami dapat menyaksikan pemandangan lembah Garut yg menggeliat, bangun dari tidurnya. Bukit-bukit yg lebih rendah kelihatan masih berselimut kabut, sedang danau Situ Bagendit memantulkan cahaya keemasan mentari yg perlahan muncul. Langit merona Jingga saat matahari perlahan naik.

Di sisi selatan kelihatan wujud kerucut besar berwarna biru gelap. Itulah Gunung Cikuray, gunung tertinggi di Garut. Dan seandainya kalian memutar lagi pandangan kalian sedikit ke arah kanan, kalian mulai melihat Gunung Papandayan dengan kawahnya yg mengepulkan asap. Di antara gunung-gunung tersebut, membentang dataran lembah Garut yg menghijau indah.

Demikianlah sekelumit keindahan yg mampu kami nikmati seandainya kalian berada di puncak Gunung Guntur pada pagi hari saat matahari terbit.

Gunung Guntur yaitu gunung berapi yg masih aktif. Letusan terakhirnya terjadi pada tahun 1847. Pada puncak G. Guntur terdapat kawah kering yg tertutup batu. Puncak Gunung Guntur berada di ketinggian 2.249 mdpl.

Puncak Gunung Guntur memang tidaklah terlalu tinggi. Meski demikian kalau kalian mendakinya, kami mulai disuguhi dengan medan pendakian yg tidak kalah menantang. Yang paling berat adalah saat kami mulai mendaki ke puncak. Kita harus menempuh tanjakan pasir yg nyaris berdiri, kalau diukur sudutnya mampu jadi kemiringan tanjakannya sampai 70 derajat.

Namun segala perjuangan tersebut terbayar oleh pemandangan fantastis yg dapat kami nikmati dari puncak Guntur.

SOP singkat pendakian Gunung Guntur:
1. Kita start mendaki dari pos pendaftaran pada pagi hari. Untuk mencapai pos 3 (camping ground) butuh waktu sekitar 3 jam jalan santai.
2. Sampai di pos 3 kalian mendirikan tenda. Di Gunung Guntur ini kami dilarang bagi berkemah di puncak. Batas paling tinggi bagi berkemah adalah di pos 3 ini.
3. Di pos 3 kalian dapat istirahat sampai malam.
4. Baru pada waktu dinihari, kalian akan mendaki ke puncak.

Dari pos 3 ke puncak sebenarnya tak jauh, namun karena medannya yg berupa tanjakan yg sangat terjal, waktu tempuhnya jadi lama. Bisa lebih dari 2 jam. Biasanya orang-orang mulai akan mendaki ke puncak sekitar jam 3 din ihari.

Gunung Guntur ini secara administratif, berada di wilayah Kabupaten Garut,Jawa Barat. Terletak kurang lebih 200 km arah Tenggara Jakarta. Jika memakai kendaraan umum, kami dapat naik bis jurusan Garut dari terminal kampung Rambutan, Jakarta.

Setelah sampai di kabupaten Garut, kalian turun di tempat yg biasa disebut SPBU Tanjung. Biasanya kondektur bis mulai memberitahu penumpang, kalau ada yg ingin turun di SPBU Tanjung ini. Disebut SPBU Tanjung mungkin karena disitu ada SPBU yg terletak di sebuah kampung atau desa yg bernama Tanjung.

Di dekat SPBU Tanjung terdapat sebuah pertigaan yg menuju ke desa Citiis. Di desa Citiis inilah terletak pintu gerbang pendakian ke Gunung Guntur. Di sini terdapat pos pendaftaran buat mengurus administrasi pendakian.

Dari SPBU Tanjung ke pos Pendaftaran jaraknya sekitar 1,7 km. Untuk kesana kami dapat naik mobil pickup, atau ojek, bahkan tidak jarang juga yg sengaja berjalan kaki. Jika kami ingin melihat bintang berkilauan di langit dan di bumi, datanglah ke Gunung Guntur!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/11/10/142000/3341368/1025/ide-liburan-akhir-pekan-mendaki-gunung-guntur-di-garut
Terima kasih sudah membaca berita Ide Liburan Akhir Pekan: Mendaki Gunung Guntur di Garut. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ide Liburan Akhir Pekan: Mendaki Gunung Guntur Di Garut"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.