Homestay, Alternatif Menginap Yang Murah Di Raja Ampat

No comment 109 views

Berikut artikel Homestay, Alternatif Menginap yang Murah di Raja Ampat, Semoga bermanfaat

WAISAI, KOMPAS.com – Kabar gembira buat Anda yg ingin berwisata ke Raja Ampat, Papua Barat dengan bujet terbatas. Anda tidak perlu khawatir dengan biaya akomodasi. Sebab di Raja Ampat tersedia akomodasi dengan berbagai tingkatan harga.

Keberadan homestay yg dikelola oleh penduduk di Raja Ampat juga semakin berkembang. Tahun 2016, tercatat ada 75 homestay yg tersebar di wilayah Raja Ampat, dirintis dan dikelola oleh masyarakat lokal tergabung dalam Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat.

“Sebagai pelaku, masyarakat yg milik homestay menggerakkan ekonomi dan juga menjaga lingkungan. Homestay melibatkan masyarakat sekitar kampung sehingga ada perputaran ekonomi. Kami juga bergerak di bidang konservasi, misalnya pengolahan limbah,” kata Kristian, sekretaris Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat ditemui di Festival Lovely Raja Ampat, Pantai WTC, Jumat (21/10/2016).

(BACA: Pertama Kali ke Raja Ampat? Ini yg Harus Anda Tahu)

Selain bermanfaat untuk masyarakat lokal, Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat, menurut Kristian, juga bermanfaat untuk wisatawan. Situs resmi www.stayrajaampat.id menyediakan keterangan terkait alternatif homestay dengan kisaran harga dan fasilitas yg dilengkapi informasi foto.

“Semua homestay yg tergabung ada di situs itu, dapat booking segera juga. Promosi kita akurat, fasilitas sesuai dengan foto,” kata Kristian.

Kompas.com/Silvita Agmasari Salah sesuatu homestay di Pulau Mansuar, Raja Ampat.

Lewat penelusuran KompasTravel, harga homestay yg tergabung di Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat berkisar Rp 300.000 – Rp 450.000. Kristian menyebutkan harga tersebut masih bisa kurang, apabila wisatawan memesan dalam jumlah banyak dan waktu yg lama.

(BACA: “Diving” Pertama Kali Langsung di Raja Ampat, Bolehkah?)

Homestay yg tergabung di Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat ternyata juga memiliki standar khusus yg sudah diatur, merupakan ketebalan kasur, kelambu, memiliki selimut, bantal, handuk, dan penyediaan makan sehari tiga kali dengan menu bervariasi.

Standar tersebut menjadi syarat wajib bagi bergabung dalam Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat, yg dikurasi dari awal anggota bergabung.

Sebelum ada Asosiasi Usaha Homestay Lokal Kabupaten Raja Ampat, Kristian menyampaikan para pemilik homestay berusaha masing-masing. Kini para pemilik homestay bekerja sama membangun pengelolaan usaha ekowisata yg berkelanjutan.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/10/29/135000227/homestay.alternatif.menginap.yang.murah.di.raja.ampat
Terima kasih sudah membaca berita Homestay, Alternatif Menginap yang Murah di Raja Ampat. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Homestay, Alternatif Menginap Yang Murah Di Raja Ampat"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.