Hilang Semangat Usai Liburan? Bisa Jadi Anda Mengalami “Post Vacation Blues”

Berikut artikel Hilang Semangat Usai Liburan? Bisa Jadi Anda Mengalami “Post Vacation Blues”, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Euforia pasca traveling tidak dapat diremehkan. Hal itu sangat mungkin terjadi pada wisatawan, terutama usai liburan panjang.

Apalagi ketika libur Lebaran lalu, banyak pemudik yg pulang ke kampung halaman. Bertemu sanak saudara, mengunjungi kembali tempat-tempat ikonik semasa kecil, atau sekadar nongkrong bersama para sepupu di kafe.

Kemudian sebelum pulang, perasaan sedih melanda. Anda harus menyudahi segala agenda senang-senang dan siap kembali berkutat dengan pekerjaan. Anda akan melihat kembali foto-foto di ponsel dan kamera. Mengunggah foto-foto yg belum sempat di-upload ke media sosial.

Anda datang di ibu kota dengan hati sedikit berat. Membereskan segala barang bawaan, menyimpan oleh-oleh, dan mungkin, sedikit menyicipinya. Rasa kampung halaman kembali menyeruak.

Kemudian pagi ini Anda terbangun oleh suara alarm, alih-alih ayam berkokok atau denting suara memasak dari dapur. Anda akan menghela nafas karena memikirkan email yang menumpuk. Helaan nafas kedua, lebih panjang, karena Anda sadar harus melewati macetnya dahulu lintas di perjalanan pergi dan pulang menuju kantor.

Post vacation blues atau kehilangan semangat paska kembali dari liburan panjang. Perasaan “berat” usai liburan panjang saat menyadari bahwa Anda harus kembali kepada rutinitas. Seperti ada gumpalan awan hitam yg menggantung di atas kepala.

Hal ini biasa terjadi pada pegawai kantoran, yg seringkali memiliki minim waktu bagi liburan. Jangan kira post vacation blues tidak berbahaya. Perasaan “berat” tersebut sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Tentunya sangat tak profesional bila Anda menghabiskan sesuatu hari penuh cuma bagi mengingat kembali liburan menyenangkan Lebaran dahulu bukan?

Seperti dikutip dari situs berita Huffington Post, wajar bila Anda mengalami euforia akibat pengalaman menyenangkan usai traveling. Anda seperti tak ingin meninggalkannya begitu saja, padahal masih ada “dunia nyata” menunggu di depan mata.

Jika Anda sedikit-banyak mengalami apa yg dipaparkan di atas, telah pasti Anda terkena post vacation blues. Malas adalah ciri-ciri utamanya. Pada hari pertama kerja, Anda pasti merasakan malas yg luar biasa. Anda masih mengingat-ingat kejadian seru pada liburan lalu. 

Tak apa, post vacation blues memang tak mampu dihindari. Namun jangan sampai hal tersebut mengganggu rutinitas Anda. Hal pertama dan yg terpenting bagi dikerjakan adalah mengunggah foto ke media sosial.

Dalam situs Huffington Post, penulis Rita Anya Nara yg sekaligus penulis buku “The Anxious Traveler” menyebutkan, ada baiknya Anda menyimpan dua foto buat diunggah kemudian hari. Jangan sampai Anda mem-posting foto selalu menerus saat traveling. Itu mulai mengganggu agenda jalan-jalan Anda.

Rita meneruskan, banyaknya postingan di media sosial mulai menolong Anda melepas post vacation blues sedikit demi sedikit. Jadi sekarang, cobalah scroll foto-foto libur Lebaran dulu dan unggah ke media sosial. Itulah cara ampuh pertama mengatasi post vacation blues.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/11/133919527/hilang.semangat.usai.liburan.bisa.jadi.anda.mengalami.post.vacation.blues.
Terima kasih sudah membaca berita Hilang Semangat Usai Liburan? Bisa Jadi Anda Mengalami “Post Vacation Blues”. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Hilang Semangat Usai Liburan? Bisa Jadi Anda Mengalami “Post Vacation Blues”"