Habis Nyoblos Di Aceh, Yuk Berburu Kuliner Khasnya!

No comment 95 views

Berikut artikel Habis Nyoblos di Aceh, Yuk Berburu Kuliner Khasnya!, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Setelah nyoblos di Aceh, jangan segera pulang. Traveler dapat berburu kuliner khas Aceh yg menggoyang lidah. Salah sesuatu tempatnya ada di Aceh Besar.

Kuliner khas Aceh memang telah cukup populer di ibukota. Namun dari sepengamatan aku masih terbatas pada Mie Aceh saja. Sedangkan bagi makanan yg lebih spesifiknya lagi hingga ketika ini masih sulit ditemukan di pelosok Jakarta.

Oleh karena itu saat aku mendapatkan kesempatan mengunjungi provinsi yg dijuluki sebagai Serambi Mekah ini aku memanfaatkannya buat mencari dan mencicipi makanan khas Aceh.

Usai mengunjungi obyek wisata tsunami Rumah di Atas Atap Rumah, bang Zulfan mengajak aku dan keluarga mampir ke sebuah rumah makan di Aceh Besar, namanya Rumah Makan Di Blank yg berada di Jalan Kereta Api Lama Desa Santan Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Persisnya di belakang penjara Lambaro.

Rumah makan Di Blank terbuat dari bambu dan kayu, seperti gazebo, jadi terasa sekali suasana alamnya apalagi lokasinya berada di tengah area hamparan hijau sawah dengan semilir angin tidak mengurangi sejuk suasana. Selain itu kami juga mampu lihat ratusan burung kuntul yg berjejer rapi ditengah persawahan

Rumah makan ini menyajikan beraneka olahan masakan khas Aceh Besar, sesuai dengan lokasinya. Usai memilih tempat yg diinginkan kalian pun memesan masakan yg menjadi menu andalan di rumah ini seperti kari kambing, kari daging sapi, keumamah dan ayam tangkap.

Kari di rumah makan ini berbeda dengan biasanya. Jika umumnya kuah kari menggunakan santan sebagai bahan penting namun kari disini memakai kelapa gongseng dipadu dengan racikan aneka bumbu dan rempah. Rasanya istimewa!

Ayam tangkap, pernah dengar? Ayam tangkap adalah ayam goreng yg disajikan dalam kondisi panas-panas dan bertabur daun temuru dan pandan. Ayam yg digunakan ayam kampung muda sehingga daging ayamnya terasa namun teksturnya tak alot.

Sedangkan Keumamah adalah ikan tongkol yg telah dikeringkan dan dimasak dengan cara ditumis kering dahulu dicampur dengan asam sunti. Asam sunti terbuat dari belimbing wuluh yg dikeringkan dengan cara dijemur dan digarami berhari-hari sehingga menghasilkan citarasa asam yg kuat.

Sebagai pelengkap ada anyang yakni bunga pepaya yg direbus dan dicampur dengan kelapa goseng, kelapa mengkal, dan kacang tanah yg dihaluskan. Sebagai orang Indonesia maka tidak lengkap rasanya seandainya makan tanpa sambal, disini ada sambal udeung  yg terbuat dari udang yg direbus kemudian digiling kasar bersama belimbing wuluh.

Untuk minumannya rumah makan ini memiliki minuman khas merupakan Es Ketimun dan Es Pepaya. Rasanya sangat pas sekali karena usai memakan kari kambing atau sapi maka tubuh terasa panas dulu es ketimun ini dapat menjadi penyejuknya.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/15/114500/3416259/1025/habis-nyoblos-di-aceh-yuk-berburu-kuliner-khasnya
Terima kasih sudah membaca berita Habis Nyoblos di Aceh, Yuk Berburu Kuliner Khasnya!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Habis Nyoblos Di Aceh, Yuk Berburu Kuliner Khasnya!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.