Gurami Sambal Honje Dari Ciamis

No comment 146 views

Berikut artikel Gurami Sambal Honje dari Ciamis, Semoga bermanfaat

IKAN gurami yg diolah dengan cara dibakar atau digoreng pasti telah biasa. Tapi, kalau ditambah dengan sambal honje, dijamin jadi luar biasa. Segar dan sedap, hanya ada di Ciamis.

Ciamis dikenal dengan hasil gurami yg melimpah. Salah sesuatu buktinya dapat ditemukan di Warung Makan Bakar Ikan Hj Imi yg terletak di kawasan Cigembor, Ciamis, Jawa Barat. Lokasi persisnya terletak tidak jauh dari Stadion Galuh, Ciamis, sekitar 3 kilometer dari pusat kota.

Di warung makan yg telah berdiri sejak tahun 1980-an itu, gurami tidak cuma disajikan dengan cara dibakar, tetapi juga disuguhkan dalam olahan yang lain berupa gurami goreng, sop gurami, gurami asam manis, dan gurami acar kuning.

Daging ikannya pulen. Tak ada jejak bau amis dan bau tanah karena selain disajikan segar, gurami Ciamis umumnya dibudidayakan di kolam dengan air yg mengalir. Kolam-kolam ikan tersebut dikenal dengan nama balong.

Selain diambil dari balong, ikan gurami di warung Hj Imi juga dipasok dari sejumlah pemasok langganan. Perhatikan saja ketika Anda makan di warung tersebut, mulai tampak hilir mudik orang membawa tong plastik biru. Isinya ikan mas dan gurami hidup dari kolam-kolam warga. Ikan tiba setelah menu dipesan.

”Semuanya dibuat ngadadak (mendadak) bagi menjamin ikan yg disajikan tetap segar sebelum disantap,” kata Nuryani (52), anak keenam Hj Imi yg kini mengelola warung Hj Imi, ketika ditemui dua waktu lalu.

Gurami bakar andalan warung Hj Imi menjadi menu istimewa karena disajikan dengan sambal honje (kecombrang) yg bercita rasa eksotis.

Bukan diulek bersama cabai, tetapi disajikan dalam bentuk kuah sebagai pelengkap gurami bakar ataupun gurami goreng. Asam-segar, membuat selera makan membubung tinggi dan makan tidak berhenti.

Konon sambal honje ini yaitu ciri khas warung Hj Imi yg tidak dimiliki warung yang lain dan telah ada sejak pertama kali warung dibuka. Bahannya sederhana. Terdiri dari bawang merah, kencur, jahe, dan honje gerus yg sebelumnya telah dibakar di dalam abu panas.

Di tanah Priangan, abu panas dikenal dengan istilah lebu panas. Pembakaran di dalam lebu panas, kata Nuryani, menghasilkan aroma yg lebih kuat sehingga makin sedap.

”Honje yg dipakai yg warnanya putih atau merah muda. Bukan yg warnanya merah tua seperti yg biasa dipakai buat rujak karena suka luntur. Tapi kalau soal rasa, sih, sama,” tuturnya.

Bahan-bahan tersebut kemudian ditambah dengan air mentimun sehingga terasa semakin segar. Pas disantap dengan gurami bakar ataupun gurami goreng. Rasa asam-segar cocok bagi menetralkan ”rasa ikan” di mulut.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/01/074900427/Gurami.Sambal.Honje.dari.Ciamis
Terima kasih sudah membaca berita Gurami Sambal Honje dari Ciamis. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Gurami Sambal Honje Dari Ciamis"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.