Gunung Rinjani Yang Bikin Rindu

No comment 40 views

Berikut artikel Gunung Rinjani yang Bikin Rindu, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Gunung Rinjani menawarkan pemandangan yg sungguh indah. Tak mengherankan kalau pendakian di Rinjani terus bikin rindu.

Siapa yg tak mengenal Gunung Rinjani, Gunung yg sangat terkenal mulai kecantikan Dewi Anjaninya. Gunung yg yaitu salah sesuatu ‘Seven Summit’ Indonesia. Gunung yg terkenal dengan indahnya danau segara anak. Ya betul, Gunung Rinjani memang indah dan kalian mulai terpesona dengan keindahannya.

Gunung Rinjani terletak di Pulau, Nusa Tenggara Barat. Gunung Rinjani yaitu Gunung Berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan memiliki ketinggian 3.726 Mdpl. Di sebelah timur Gunung Rinjani terdapat danau yg sangat indah merupakan Segara Anak. Dan di sebelah Segara Anak terdapat juga Gunung baru merupakan Gunung Barujari. Gunung kecil tersebut ketika ini juga masih aktif dan terakhir meletus pada tahun 2015 yg lalu.

Pada kesempatan ini aku mulai sedikit bercerita mengenai pendakian aku saat mendaki Gunung Rinjani. Jalur pendakian Gunung Rinjani terbagi 3 merupakan melalui Jalur Sembalun, Jalur Senaru, dan Torean.

Saat itu, aku memilih mendaki melalui Jalur Desa Sembalun dan turun melalui Desa Senaru. Desa Sembalun memang cukup terkenal sebagai serpihan surga di Kaki Rinjani karena terkenal keindahaanya. Oleh karena itu aku memilih melalui jalur Desa Sembalun.

Desa Sembalun yaitu sebuah desa dengan ketinggian 1.150 mdpl. Untuk menuju Desa Sembalun, dari Kota Mataram tersedia angkutan umum Jurusan Mataram-Aikmel. Setelah itu kami mampu menyambung dengan kendaraan lain.

Selain itu seandainya kalian dari Bandara, sebaiknya dan lebih gampang sewa mobil dengan kisaran harga 300-400ribu seandainya dating dengan rombongan. Waktu yg ditempuh kurang lebih 3 jam dari Bandara ke Desa Sembalun. Di Desa Sembalun terpadat pos perizinan yg tidak jarang disebut Rinjani Trekking Centre.

Setelah mengurus perizinan, aku pun bisa memulai pendakian. Pendakian dimulai dengan melintasi perkebunan sayur warga. Pendakian melalui jalur Sembalun, kalian mulai melewati dua pos dengan tingkat kesulitan dan tipe jalur yg berbeda antar pos 1 ke pos yg lainnya.

Perjalanan dari pos perizinan ke pos 1 atau kadang disebut pos pemantauan masih agak landai dan anggap saja proses pemanasan. Waktu tempuh dari pos perizinan ke Pos 1 kurang lebih 1 jam. Saran aku mulailah pendakian di pagi hari karena seandainya akan terlalu siang, telah cukup panas karena jalur sembalun yaitu jalur terbuka.

Di pos 1 yg memiliki ketinggian 1.300 mdpl kami mampu beristirahat sejenak, ingat ya sejenak atau sebentar saja karena perjalanan masih jauh dan seandainya tidak ingin sampai di pos terakhir sebelum puncak kemalaman.

Dari pos 1 ke pos 2 atau disebut pos Tengengean yg memili ketinggian 1.500 mdpl, waktu yg ditempuh kurang lebih 2 jam. Jalur yg dilalui yaitu jalur Padang Savana terbuka yg cukup terik mulai tapi indah sekali.

Hijau rerumputan dan gagahnya puncak rinjani dari kejauhan. Di Pos 2 ini juga terdapat bangunan bagi sekedar istirahat mulai tapi saying sekali kondisinya banyak sampah.

Dari pos 2 kalian bisa melanjutkan ke Pos 3 atau pos Balong dengan ketinggian 2.000 mdpl. Waktu yg ditempuh kurang lebih 1 jam. Jalur yg dilewati masih sama merupakan padang savana luas dan bukit.

Dari pos 2 ke pos 3 pun kalian mulai melalui sungai-sungai mati tidak berarus. Sesampainya di Pos 3 sebaliknya kami beristirahat agak lama karena trek mulai dilalui setelah Pos 3 ini cukup berat. Sebaiknya juga kami makan yg cukup di pos ini buat kembali mengisi tenaga.

Setelah Pos 3 ini kami mulai menuju Pos terakhir sebelum Puncak merupakan Plawangan Sembalun. Jalur yg kalian lalui cukuplah berat. Kita mulai melwati bukit yg cukup terkenal seandainya mendaki Rinjani melalui Sembalun merupakan Bukit Penyesalan.

Trek dengan 9 Bukit, kalian mulai keluar masuk hutan, jalur yg curam, naik selalu tiada bonus. Waktu tempuh dari Pos 3 ke Plawangan sembalun kurang lebih 4 hingga 5 jam.

Setelah bersusah payah, kami mulai bertemu suatu tempat yg sangat indah merupakan Plawangan Sembalun. Plawangan Sembalun memiliki ketinggian 2.639 mdpl. Sebuah tempat yg digunakan para pendaki buat ngecamp sebelum melanjutkan perjalan ke puncak atau summit attack.

Dari plawangan sembalun kalian mulai mampu melihat indahnya Danau Segara Anak, Puncak Rinjani dan 7 Bukit penyesalan yg sudah kami lewati. Di Plawangan Sembalun masih banyak ditemukan Monyet oleh karena itu hati-hatilah terhadap barang bawaan. Di Plawangan sembalun juga terdapat sumber air yg cukup melimpah jadi mampu kembali buat isi ulang persediaan air bagi masak dan perbekalan ke puncak.

Setelah bermalam di Plawangan sembalun, kami mulai menuju puncak atau Summit Attack. Perjalanan ke puncak biasanya dikerjakan dini hari agar bisa melihat keindahan matahari terbit atau sunrise.

Perjalanan ke puncak biasanya 4 jam, berhubung kala itu fisik dan kaki rada sakit, aku menempuh perjalanan dari plawangan sembalun ke Puncak 8 Jam. Trek menuju puncak diawali dengan melewati bukit dengan jalur berdebu dan cukup terjal.

Setelah sampai di punggungan bukit kalian mulai melewati tantangan yg cukup berat merupakan jalur terjal. Berbelok, pasir berbatu. Dan jalur ini pun seandainya dini hari, angin berhembus kencang dan cukup dingin. Semakin menuju puncak, trek pasir yg dilewati mulai semakin berat, pasir yg seandainya kami injak mulai turun kembali haha. Disepanjang jalan menuju puncak, kalian mulai melihat danau segara anak dari atas dan juga plawangan sembalun yg sangat indah.

Setelah menikmati Puncak, aku pun turun kembali ke Plawangan Sembalun. Waktu tempuh menuju plawangan sembalun cuma waktu naik. Karena sampai di Plawangan Sembalun, aku pun menetapkan bagi bermalam di Plawangan Sembalun kembali.

Setelah pagi tiba, aku melanjutkan perjalanan menuju Danau Segara Anakan. Danau Segara Anakan memiliki ketinggian 2.010 mdpl. Dari Plawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, trek yg dilewati adalah jalur terjal menurun dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit.

Di Danau Segara Anakan ini kami mampu mengisi kembali persediaan air. Di kawasan danau ini pun memang dijadikan tempat camp favorit pendaki yg berkunjung ke Rinjani. Di danau ini kalian mampu memancing, mandi dan tak jauh dari tempat ini ada tepat sumber air hangat. Karena waktu yg terbatas, aku pun cuma singgah sejenak dan melanjutkan perjalanan kembali menuju Plawangan Senaru.

Perjalanan menuju Pos 2 Senaru, aku melewati kembali sebuah tanjakan terjal dengan trek berbatu dan curam dengan besi sebagai pagar pembatas. Ketika telah sampai atas, kalian mulai kembali bertemu dengan dua bukit dan jalan menurun.

Perjalanan turun melewati jalur senaru, kami mulai melewati hutan lebat dengan tumbuhan pohon-pohon besar. Perjalanan menuju pitu gerbang sebaru setelah melewati pos 2 senaru mulai semakin landai. Di pintu gerbang Senaru, terdapat warung yg dapat digunakan pendaki bagi sekedar membeli makan dan minum menghilangkan dahaga.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/04/04/115500/3463659/1025/gunung-rinjani-yang-bikin-rindu
Terima kasih sudah membaca berita Gunung Rinjani yang Bikin Rindu. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Gunung Rinjani Yang Bikin Rindu"