Gunung Fuji, Pesonamu Menyihir Wisatawan

No comment 294 views

Berikut artikel Gunung Fuji, Pesonamu Menyihir Wisatawan, Semoga bermanfaat

FUJIOSHIDA, KOMPAS.com – Mengunjungi Jepang tanpa melihat segera Gunung Fuji terasa ada yg kurang. Gunung Fuji yaitu salah sesuatu destinasi favorit wisatawan ketika mengunjungi Negeri Sakura ini.

Rabu (30/11/2016) pagi, KompasTravel diundang SMI Travel Indonesia bersama tiga travel agent berkesempatan melihat segera keindahan Gunung Fuji di pagi hari.

Pukul 08.00 kalian bertolak dari Highland Resort Hotel and Spa di Prefektur Yamanashi menuju Fujioshida. Nomoto Takayuki selaku Managing Director SMI Travel Indonesia mengajak KompasTravel ke Fujioshida memakai taksi.

Udara pagi yg dingin bersuhu minus 1 derajat Celcius tidak bisa mengusir keinginan kuat bagi melihat Fuji di pagi hari.  Rombongan memakai 2 taksi menuju Fujioshida.

Beruntunglah sinar matahari pagi sedikit memberikan rasa hangat tubuh di pagi hari. Meski jaket dan baju hangat melilit tubuh, namun udara dingin tetap terasa menusuk tulang.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Gunung Fuji dengan latar belakang Pagoda Chureito di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Jalan menuju Fujioshida tidak beda jauh dengan jalan-jalan di pedesaan Indonesia. Jalan tidak begitu lebar dan melewati perumahan, perkantoran dan sekolah.

Cuma bedanya di Jepang, jalan-jalan begitu mulus, tidak ada kemacetan dan pengemudi serta penyeberang jalan memiliki disiplin yg sama. Mobil tidak ada saling serobot dan penyeberang jalan tak menyeberang sembarangan.

“Sebentar lagi kalian sampai,” kata Nomoto Takayuki yg fasih berbahasa Indonesia.

Jalanan akan menanjak. Sopir dengan cekatan mengemudikan taksi meski jalan semakin menyempit. Akhirnya sampailah kalian di Pagoda Chureito.

Nomoto berjalan cepat menuju puncak bukit dengan melewati Pagoda Chureito. Udara dingin tetap menusuk. Rombongan tetap melangkah menaiki bukit. “Itu Gunung Fuji, indah bukan,” kata Nomoto.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan menyaksikan keindahan Gunung Fuji di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Wow… pagi yg cerah. Gunung Fuji dengan ketinggian 3.776 mdpl begitu indah dengan latar belakang Pagoda Chureito. “Wisatawan Indonesia paling suka melihat keindahan dan panorama Gunung Fuji,” sambung Nomoto.

Benar. Biasanya melihat Gunung Fuji melalui majalah atau televisi bahkan brosur, kini kita melihat segera Gunung Fuji. Fuji, gunung yg dihormati karena dianggap keramat di Jepang dan sekaligus sebagai daya pikat menarik kunjungan wisatawan.

“Paling bagus melihat Fuji di pagi hari, kalau cuaca cerah sangat indah,” kata Nomoto.

“Lebih indah lagi kalau Sakura akan mekar,” tambahnya.

Pagi itu setengah Gunung Fuji diselimuti salju. “Agustus sampai September cocok buat mendaki Fuji. Kalau sekarang memasuki musim dingin, Gunung Fuji bersalju. Yang boleh mendaki cuma pendaki profesional,” paparnya.

Melihat segera Gunung Fuji dari Fujioshida saja telah begitu indah, apalagi mampu mendaki ke sana.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pagoda Chureito, salah sesuatu lokasi terbaik menyaksikan keindahan Gunung Fuji di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Setelah lama menatap pesona Fuji, KompasTravel dikejutkan oleh suara Nomoto. “Ayo jalan lagi,” katanya.

Seketika kalian pun segara menuruni bukit dan masuk taksi bagi kembali ke hotel. Selama perjalanan kembali ke hotel, pesona Gunung Fuji masih terasa. Betapa beruntungnya Jepang memiliki Gunung Fuji. Gunung yg memesona sekaligus magnet mengundang wisatawan tiba menikmatinya.

Pukul 09.10 rombongan datang di Highland Resort Hotel and Spa. Argo taksi memperlihatkan angka 7.840 yen. Kalau dirupiahkan memakai taksi dari hotel ke Pagoda Chureito pulang-pergi hampir sejuta. Sesuailah bagi mengagumi pesona Gunung Fuji.
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/12/01/064100527/gunung.fuji.pesonamu.menyihir.wisatawan
Terima kasih sudah membaca berita Gunung Fuji, Pesonamu Menyihir Wisatawan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Gunung Fuji, Pesonamu Menyihir Wisatawan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.