Gaet Wisman, Lombok Gelar Kompetisi Paralayang Internasional

No comment 138 views

Berikut artikel Gaet Wisman, Lombok Gelar Kompetisi Paralayang Internasional, Semoga bermanfaat

Lombok Tengah – Nusa Tenggara Barat selalu mengembangkan potensi wisatanya. Wisatawan asing diharapkan tersedot dengan penyelenggaraan kompetisi paralayang internasional di sana.

Hari ini yaitu hari kedua pelaksanaan Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2016 di Lombok. Pantai Are Guling, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah dipilih sebagai lokasi ajang internasional tersebut.

“Di olahraga dirgantara ini yaitu olahraga prestasi dan wisata. Kenapa dipilih pantai ini, karena Lombok lagi dalam pengembangan wisata,” ujar Ketua Panitia Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2016 Samsul Hadi ketika dikonfirmasi di lokasi, Sabtu (6/8/2016).

Ketepatan mendarat menjadi penilaian penting dalam lomba internasional ini. “Ketepatan mendarat yg dilombakan dalam kategori lomba ini. Penyelenggaraan lomba di Indonesia yaitu seri yg ketiga dan terakhir merupakan final di Taiwan,” kata Samsul.

Ketika di Taiwan nanti, seluruh akomodasi mulai ditanggung Pemerintah Taiwan. Kompetisi ini diikuti oleh 15 negara dengan 123 peserta termasuk dari Indonesia. Beberapa negara dikatakan Samsul tak dapat mengikuti lomba ini dikarenakan ada permasalahan di negaranya.

(Ahmad Masaul/detikTravel)

“Ke 15 negara itu dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, China, Taiwan, Arab Saudi, Slovenia, Bosnia, Kanada, India, Pakistan, Kroasia, Jepang, dan Singapura. Yang nggak jadi tiba dari Amerika Serikat, Jerman, UAE karena tak memberi konfirmasi dan ada permasalahan organisasi di negaranya,” urai dia.

Kegiatan ini dinilai segera dari FAI (Federation Aerosport International). Kegiatan lomba tersebut dijelaskan Samsul akan dari tanggal 5-7 dan hari sebelumnya setiap individu telah melakukan latihan masing-masing.

“Tanggal 5 yaitu pembukaan dan latihan resmi dulu dilanjutkan dengan Round 1. Ada 6 ronde sampai dengan tanggal 7 Agustus,” kata pria asli Lombok yg menetap di Malang ini.

Setiap peserta berlomba buat mengumpulkan poin. Tahun ini, sebagai tuan rumah Indonesia mengirimkan 74 orang. Setiap negara mengirimkan 1-5 orang dan bahkan China mengirimkan 22 orang.

“Hadiahnya buat poin terbanyak dengan total 3.000 Euro. Rinciannya berturut-turut Rp 10 juta juara satu, Rp 7,5 juara dua, dan Rp 5 juta juara 3. Ada juara putra, putri, dan beregu,” jelas Samsul.

“Nanti yg peserta dari Asia di peringkat lagi perorangan dan negara dan ada hadiah dengan total 3.000 Euro,” imbuh dia.

Untuk diketahui, terdapat perlombaaan paralayang setingkat di atas PGAWC merupakan PWC. Lomba PWC (Paragliding World Champion) cuma diikuti oleh peserta yg telah terdaftar di FAI.

(Ahmad Masaul/detikTravel)

“Di PWC yg ngirim negara dan lomba resmi yg diselenggarakan FAI. Kalau PGAWC, peserta daftar dari perorangan dan dengan pembiayaan sendiri tetapi tetap membawa nama negara yang berasal mereka,” pungkas Samsul.

Sementara itu di tempat yg sama, menurut Danlanud Rembiga Mataram, Kolonel Penerbang Bambang Gunarto yg juga sekaligus ketua FAI NTB menyampaikan pihaknya yaitu sebagai pengaman dan pendukung dalam perlombaan ini. Fasilitas untuk peserta dikatakannya berasal dari masyarakat.

“Perlombaan paralayang di sini telah beberapa tahun ini booming. Kita gunakan toilet rumah dan transportasi dari masyarakat. Kita ingin masyarakat terlibat dalam olahraga ini,” ucap Bambang. (krn/krn)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/06/104500/3269711/1382/gaet-wisman-lombok-gelar-kompetisi-paralayang-internasional
Terima kasih sudah membaca berita Gaet Wisman, Lombok Gelar Kompetisi Paralayang Internasional. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Gaet Wisman, Lombok Gelar Kompetisi Paralayang Internasional"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.