Fun Off Road Merapi, Wisata “Anti-mainstream” Di Magelang

No comment 226 views

Berikut artikel Fun Off Road Merapi, Wisata “Anti-mainstream” di Magelang , Semoga bermanfaat

MAGELANG, KOMPAS.com – Rekreasi sembari konservasi alam sekaligus memacu adrenalin menjadi pilihan wisata anti-mainstream yg patut dicoba ketika berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Lokasinya ada di area Taman Nasional Gunung Merapi yg dikenal memiliki trek menantang serta pemandangan alam yg memesona.

Untuk menjajal wisata ini, wisatawan cukup menyewa jeep dan memilih paket yg disediakan oleh penyedia jasa wisata ‘Fun Offroad’, salah satunya punya Merapi Park Adventure di Muntilan, Kabupaten Magelang.

(BACA: Mau Jajal Merapi Lava Tour? Simak Dulu Tips Ini)

Perjalanan naik mobil jeep dimulai dari Muntilan menuju area Taman Nasional Gunung Merapi, kawasan Srumbung. Rute yg harus dilalui sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Fun Off Road di Taman Nasional Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, awal Januari 2017.

Jarak yg panjang tak mulai membuat wisatawan jenuh. Mereka justru mulai merasakan petualangan yg seru dan menantang. Melewati jalan setapak di pedesaan dengan hamparan pemandangan perkebunan warga nan hijau.

Lalu berlanjut melewati jalan terjal bebatuan menuju area bekas penambangan pasir Gunung Merapi. Pemandangan yg menakjubkan namun juga miris.

(BACA: Pelesir ke Gunung Merapi? Kunjungi 5 Tempat Ini…)

Tebing-tebing menjulang tinggi, serpihan-serpihan batu berserakan, kolam-kolam bekas penggalian menjadi saksi eksploitasi alam Merapi secara masif.

“Semula kawasan ini masih hijau. Ini adalah Sungai Putih yg menjadi aliran lahar saat erupsi Merapi. Aktivitas penambangan membuat kerusakan lingkungan,” kata Fajar Soqiq, pengelola Merapi Park Adventure, akhir minggu lalu.

Perjalanan berlanjut menuju area hutan Taman Nasional Gunung Merapi. Melewati sungai-sungai yg berhulu di Gunung Merapi, antara yang lain Sungai Batang, Lamat, dan Blongkeng.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Area bekas penambangan pasir di Taman Nasional Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akhir Januari 2017.

Keasrian dan kesegaran begitu terasa karena pohon-pohon pinus serta vegetasi khas Merapi di kawasan ini masih terjaga.

(BACA: Kapankah Waktu Terbaik Mendaki Gunung Merapi?)

Lelah menikmati perjalanan, wisatawan mulai diajak berisirahat di kawasan Jurang Jero, Srumbung atau tepat di bantaran Sungai Blongkeng.

Di lokasi ini berdiri Tugu Soeharto, sebuah monumen tanda pendirian sabodam pengendali lahar Gunung Merapi yg diresmikan oleh Presiden RI ke-2 Soeharto, pada 15 September 1992.

Namun, tugu yg berdiri ketika ini yaitu replika, karena tugu asli sudah rusak dan hilang akibat ulah orang-orang tak bertanggung jawab.

Sebelum petualangan berakhir, wisatawan terlebih dulu melakukan konservasi alam dengan menanam pohon di Randu Ijo, yakni kawasan pembibitan tanaman yg dikelola oleh Forum Merapi-Merbabu Hijau (FMMH).

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Tugu Soeharto di Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akhir Januari 2017.

Di lokasi berketinggian sekitar 2.000 meter dari permukaan laut ini wisatawan juga dapat panen salak serta menikmati makan siang dengan menu-menu tradisional.

Misi Penyelamatan Lingkungan

Fajar memaparkan, Merapi Park Adventure menawarkan paket Fun Off Road, yg artinya wisatawan tak cuma mulai mendapatkan sensasi off road yg memacu adrenalin mulai tapi juga bersenang-senang menikmati pemandangan alam Taman Nasional Gunung Merapi.

“Konsep Fun Off Road lebih ke trek yg tak terlalu ekstrem, aman buat wisatawan, dan didampingi oleh pemandu-pemandu profesional. Kami juga melibatkan relawan-relawan Merapi,” ujar Fajar.

Sejak dikembangkan sekitar setahun lalu, lanjut Fajar, paket wisata Fun Off Road Merapi semakin banyak peminat, tak cuma wisatawan lokal tetapi juga luar daerah.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Wisatawan memetik buah salak di Randu Ijo, Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, awal Januari 2017.

Fajar menambahkan, pengembangan wisata di lereng Merapi ini menjadi alternatif wisata di Kabupaten Magelang yg selama ini cuma tertuju pada Candi Borobudur. Diharapkan pula wisatawan mampu tinggal lebih lama di Kabupaten Magelang.

Di sisi lain, Fajar juga memiliki misi edukasi dan penyelamatan lingkungan Merapi dari kerusakan dengan cara pengembangan pariwisata.

“Di lereng Gunung Merapi masih banyak aktivitas penambangan pasir yg sebetulnya merusak lingkungan. Dengan kami kembangkan menjadi destinasi wisata maka diharapkan ke depan aktivitas itu mulai berhenti, tanpa kalian menegur (pelaku penambangan),” ucap Fajar.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/17/075628927/fun.off.road.merapi.wisata.anti-mainstream.di.magelang.
Terima kasih sudah membaca berita Fun Off Road Merapi, Wisata “Anti-mainstream” di Magelang . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Fun Off Road Merapi, Wisata “Anti-mainstream” Di Magelang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.