Filosofi Nasi Tumpeng Yang Begitu Indah

No comment 147 views

Berikut artikel Filosofi Nasi Tumpeng yang Begitu Indah, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Nasi tumpeng bukan cuma sekadar makanan dengan tampilan yg menarik dan rasa yg lezat. Makanan yg terus ada dalam perayaan selamatan dan syukuran khususnya di Jawa, ternyata memiliki makna filosofis yg begitu indah.

Nasi tumpeng yaitu bentuk representasi hubungan antara Tuhan dengan manusia dan manusia dengan sesamanya.

“Dalam Kitab Tantupanggelaran (kitab dari zaman Majapahit) diceritakan ketika Pulau Jawa berguncang, Batara Guru dalam konsep Hindu memerintahkan membawa puncak Mahameru India bagi menstabilkan Pulau Jawa dan jadilah Gunung Semeru di Jawa Timur.

“Puncak tertinggi itulah yg dipercaya yaitu letak dari para dewa. Manusia memahami konsep Ketuhanan dengan satu yg besar dan tinggi, dan berada di puncak. Nasi Tumpeng adalah representasi dari puncak gunung atau konsep Ketuhanan,” kata Dr Ari Prasetiyo, S.S., M.Si ketika dihubungi oleh KompasTravel, Kamis (4/8/2017).

Selain bentuk nasi tumpeng yg kerucut dan menjulang tinggi (vertikal) adalah representasi dari bentuk gunung atau Tuhan, isian nasi tumpeng juga memiliki arti.

Menurut Ari, isian tumpeng yg diletakkan horizontal adalah lambang hubungan manusia dengan sesamanya. Keragaman lauk pauk adalah lambang kehidupan dunia yg kompleks. 

“Dalam konsep Jawa dikenal ungkapan ‘sangkan paraning dumadi’ (tahu dari mana dan mulai kemana seluruh mahluk), ‘mulih ing mulanira’ (kembali ke asalnya). Agar kembali ke Tuhan atau kaitannya dengan konsep surga dan neraka, manusia harus berbuat baik dan berhati-hati dalam hidup di dunia yg penuh karut marut seperti lambang dari lauk pauk nasi tumpeng,” kata Dr Ari yg mengajar Sastra Jawa di Universitas Indonesia.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/05/072100527/Filosofi.Nasi.Tumpeng.yang.Begitu.Indah
Terima kasih sudah membaca berita Filosofi Nasi Tumpeng yang Begitu Indah. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Filosofi Nasi Tumpeng Yang Begitu Indah"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.