Festival Ratusan Tahun Yang Penuh Unta Di Gurun Sahara Tunisia

Berikut artikel Festival Ratusan Tahun yang Penuh Unta di Gurun Sahara Tunisia, Semoga bermanfaat

Tunis – Setiap tahun di bulan Desember atau Januari, para suku nomaden Arab berkumpul di Gurun Sahara. Inilah festival berumur ratusan tahun yg penuh unta dan hanya ada di Tunisia.

Dilangsungkan sejak tahun 1910, Festival Sahara di Tunisia, menjadi ajang kumpul dan tradisi buat kaum nomaden Arab. Dilihat detikTravel dari situs resmi Festival Sahara, Senin (13/2/2017), tahun ini acaranya baru saja dilangsungkan pada 13 Januari lalu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Sahara tahun ini kembali diselenggarakan di Kota Douz yg berjarak sekitar enam jam perjalanan darat dari ibukota Tunis di Tunisia.

Tapi pada sejarahnya, Festival Sahara lebih dikenal sebagai Festival Unta. Acara unik ini pun telah pertama kali diadakan pada masa penjajahan Prancis di Tunisia ratusan tahun silam. Baru 100 tahun terakhir ini namanya diganti jadi Festival Sahara.

Pamornya pun kian dikenal dalam lingkup internasional di bawah pemerintahan Presiden Tunisia, M’hammed Marzougui pada tahun 1967. Sejarahnya, tidak sedikit orang Arab termasuk Tunisia yg memiliki tradisi berpindah atau hidup nomaden layaknya pengembara.

Lomba marathon unta menjadi salah sesuatu acara wajib (douz.youcan.tn)Lomba marathon unta menjadi salah sesuatu acara wajib (douz.youcan.tn)

Oleh sebab itu, dipilihlah Gurun Sahara di Douz sebagai venue acara. Selama empat hari, semua suku nomaden Arab dari Tunisia dan sejumlah negara yang lain seperti Algeria, Sudan dan Mesir tiba buat bersilaturahmi dan merayakan tradisi bangsa nomad.

Acaranya pun tak jauh-jauh, ada marathon unta, lomba berkuda, berburu hingga tradisi nikah ala Bedouin yg merujuk pada orang-orang Arab nomad.

Tahun ini, keindahan Festival Sahara diabadikan oleh seorang Fotografer yang berasal Republik Ceko bernama Jakub Kyncl. Ini adalah kali kedua ia mengabadikan momen tersebut, dan diperkirakan ada ratusan ribu warga suku nomad yg hadir.

Tradisi tari-tarian ala suku nomad (douz.youcan.tn)Tradisi tari-tarian ala suku nomad (douz.youcan.tn)

“Sekitar 100 ribu orang hadir, kebanyakan dari Tunisia, ini adalah event yg populer di kalangan penduduk lokal, tetapi alasan turis tiba ke sini adalah karena festival ini milik pengalaman yg begitu otentik,” ujar Jakub seperti diberitakan media News Australia.

Menariknya, para peserta festival bermalam di sebuah tenda di Gurun Sahara yg berjarak sekitar sesuatu jam dari kota. Uniknya, malah ada tenda yg dilengkapi dengan pendingin ruangan. Listrik dari mana ya?

Bagi traveler pecinta bangsa nomad yg anti-mainstream, mungkin mampu tiba ke Tunisia tahun depan bagi melihat Festoval Sahara secara langsung. Melihat tradisi suku nomad di Gurun Sahara pastinya beda dan seru! (rdy/aff)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/13/084912/3420673/1520/festival-ratusan-tahun-yang-penuh-unta-di-gurun-sahara-tunisia
Terima kasih sudah membaca berita Festival Ratusan Tahun yang Penuh Unta di Gurun Sahara Tunisia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Festival Ratusan Tahun Yang Penuh Unta Di Gurun Sahara Tunisia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.