Fenomena Telur Ayam Berdiri Tegak Di Sulawesi Tengah

No comment 45 views

Berikut artikel Fenomena Telur Ayam Berdiri Tegak di Sulawesi Tengah, Semoga bermanfaat

Palu – Desa Khatulistiwa di Sulawesi Tengah yaitu salah sesuatu wilayah di Indonesia yg dilewati garis ekuator. Di sana ada fenomena telur ayam yg berdiri tegak.

Indonesia yaitu salah sesuatu negara di dunia yg dilalui garis khatulistiwa atau ekuator. Ini yaitu sebuah garis imajinasi yg digambar di tengah-tengah planet di antara beberapa kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet. Garis khatulistiwa ini membagi Bumi menjadi beberapa bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang ekuator adalah 0 derajat. Panjang garis ekuator adalah sekitar 40.070 km.

Selama ini masyarakat cuma mengenal Tugu Khatulistiwa di Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat. Di sana, masyarakat mampu menyaksikan fenomena unik ketika bayangan benda terhadap matahari menghilang setiap beberapa tahun sekali. Padahal di Indonesia tugu penanda garis ekuator ini dapat kalian temukan juga di Desa Khatulistiwa, Tinombo Selatan, Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Di Bonjol, Sumatera Barat tugunya dinamai Gerbang Khatulistiwa. Lalu di Koto Alam masih dalam wilayah Sumatera Barat dinamai Bola Ekuator. Ada pula di Santan Ulu, Bontang, Kalimantan Timur dan di Pelalawan Riau.

Di daerah lintasan garis ekuator ini ada fenomena alam yg menjadi perhatian, yakni di mana bayangan hilang dan telur ayam mampu berdiri dengan tegak. Fenomena ini terjadi pada titik kulminasi di mana matahari tepat di atas kepala. Gravitasi bumi menjadi sangat kuat. Biasanya ini terjadi pada 21-23 Maret dan 21-23 September setiap tahun.

Nah, yg menarik dapat jadi karena di Desa Khatulistiwa, Sulawesi Tengah matahari lebih terik dari daerah lainnya di Indonesia, fenomena telur tegak berdiri mampu terjadi setiap waktu.

Seperti ketika Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu berkunjung ke sana, Sabtu, 1 April 2017. Mereka mampu menyaksikan warga setempat menempatkan telur ayam tepat di plat bulat penanda titik nol derajat rupa bumi. Dan ajaib, telur itu benar-benar berdiri dengan tegak.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola ketika coba membuat terlur berdiri tegak (Jafar G Bua/detikTravel)Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola ketika coba membuat terlur berdiri tegak (Jafar G Bua/detikTravel)

“Untuk membuat telurnya tegak berdiri butuh keahlian dan ketekunan. Bagi warga di sini yg telah biasa, tak lama meletakan telurnya di titik nol derajat ini, telurnya telah tegak berdiri. Tadi aku mencoba tak bisa,” saya Gubernur Longki sambil tertawa berderai kepada detikTravel minggu lalu.

Selain Indonesia, fenomena serupa juga mampu ditemui di Afrika dan Amerika Latin. Di Afrika, garis khatulistiwa melewati empat negara, merupakan Gabon, Zaire, Uganda, Kenya, dan Somalia. Sedangkan di Amerika Latin, garis khatuliswatia melintasi Ekuador, Peru, Kolombia dan Brasil.

Fenomena yg unik! (Jafar G Bua/detikTravel)Fenomena yg unik! (Jafar G Bua/detikTravel)

Dari Palu, Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, Desa Khatulistiwa berjarak sekira 170 kilometer. Dapat ditempuh dengan kendaran umum maupun kendaraan pribadi. Jalurnya berada di lintasan Trans Sulawesi bagian Timur dengan jalan aspal yg mulus dan lebar.

Soal makanan jangan kuatir, karena wilayah berbatasan segera dengan Teluk Tomini maka makanan laut berupa ikan, kepiting dan udang adalah sajian kuliner yg gampang kalian temukan sepanjang jalan.

Nah, seandainya suatu waktu Anda mengunjungi Desa Khatulistiwa yg lalu dikenal sebagai Desa Sinei sempatkanlah meminta warga setempat coba membuat telur ayam tegak berdiri di titik nol derajat ini. Harus coba!

(rdy/aff)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/04/03/075818/3463147/1519/fenomena-telur-ayam-berdiri-tegak-di-sulawesi-tengah
Terima kasih sudah membaca berita Fenomena Telur Ayam Berdiri Tegak di Sulawesi Tengah. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Fenomena Telur Ayam Berdiri Tegak Di Sulawesi Tengah"