Disbudpar NTB Perketat Jalur Kapal Cepat Bali-Lombok

No comment 86 views

Berikut artikel Disbudpar NTB Perketat Jalur Kapal Cepat Bali-Lombok, Semoga bermanfaat

MATARAM, KOMPAS.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat memperketat jalur penyeberangan laut khususnya yg memakai “fast boat” atau kapal cepat yg tiba dari Pulau Bali menuju kawasan wisata Lombok.

Kadisbudpar NTB Lalu Muhammad Faozal kepada wartawan di Mataram, Kamis (23/6/2016), mengakui bahwa pihaknya sudah bersurat ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, terkait rencana buat memperketat jalur penyeberangan laut ke kawasan wisata di wilayah Lombok tersebut.

(BACA: Gili Trawangan, Keliling Pulau Cantik Bebas Polusi)

“Jadi sistem yg kita ajukan ini, ‘one way’ (satu jalur). Setiap aktivitas penyeberangan memakai ‘fast boat’ dari Bali ke Lombok, harus melalui jalur ini,” kata Faozal.

Diketahui bahwa sampai ketika ini jalur penyeberangan kapal cepat dari Bali, banyak yg segera menuju sejumlah kawasan wisata di Lombok. Seperti tujuan ke tiga gili (pulau kecil) yg ada di Lombok Utara yakni Gili Trawangan, Meno, dan Air.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kapal cepat membawa wisatawan dari Pulau Bali datang di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (16/4/2014). Pengoperasian kapal cepat semakin memudahkan wisatawan dari Bali mengunjungi Gili Air, Gili Trawangan, Gili Meno dan kawasan Senggigi di Pulau Lombok.

Menurut Faozal, hal ini kurang efektif, mengingat buat Lombok telah ada dua dermaga pelabuhan yg sengaja disiapkan sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal kecil, seperti yg ada di kawasan wisata Senggigi, Bangsal, Teluk Nare, dan Gunti.

Oleh karena itu adanya jalur penyeberangan segera menuju kawasan tiga gili, yg memang banyak menarik minat para wisatawan asing dan lokal bagi berlibur ke pulau kecil itu, membuat dermaga lainnya “mati suri”.

(BACA: Turis Asing Lebih Pilih “Nyebrang” ke Gili Trawangan Lewat Bali)

Selain itu, dengan adanya aktivitas kapal cepat yg kelihatan semrawut ini, Faozal mengkhawatirkan lambat laun mampu merusak pertumbuhan terumbu karang maupun biota laut lainnya di sekitar kawasan tiga gili tersebut.

Alasan yang lain pengajuan tersebut, menurut Faozal, buat lebih meningkatkan pengawasan dan pengamanan di segala kawasan wisata yg ada di Lombok, terutama tiga gili yg memang telah menjadi salah sesuatu aset pendapatan daerah terbesar NTB.

“Kita cuma mempunyai sistem pengawasan dan pengamanan di Pulau Lombok-nya, bukan di tiga gili itu. Jadi kalian melihat ini memang bagi kepentingan bersama, terutama menciptakan keamanan dan kenyamanan para wisatawan,” katanya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan menuju Gili Trawangan memakai kapal cepat dari Teluk Nara, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Nantinya, lanjut Faozal, setiap wisatawan yg hendak berlibur dari Bali dengan tujuan ke gili, mulai melewati beberapa jalur penyeberangan. Pertama, kapal cepat dari Bali terlebih dulu harus singgah ke salah sesuatu dermaga pelabuhan yg ada di Pulau Lombok, kemudian dilanjutkan penyeberangan ke gili.

“Ini memang buat kepentingan bersama, semua ‘stakeholder’ mendukung rencana ini,” ujar Faozal.
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/23/111600527/Disbudpar.NTB.Perketat.Jalur.Kapal.Cepat.Bali-Lombok
Terima kasih sudah membaca berita Disbudpar NTB Perketat Jalur Kapal Cepat Bali-Lombok. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Disbudpar NTB Perketat Jalur Kapal Cepat Bali-Lombok"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.