Destinasi Wajib Saat Ke Bangkok, Berkunjung Ke Wat Arun

No comment 98 views

Berikut artikel Destinasi Wajib Saat ke Bangkok, Berkunjung ke Wat Arun, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Salah sesuatu kuil paling terkenal dan tidak boleh terlewat buat dikunjungi ketika ke Bangkok adalah Wat Arun. Lokasinya yg di tepi sungai dan lanskapnya sungguh indah.

Siapapun yg tiba ke Thailand, terutama dengan tujuan jalan-jalan, Wat Arun adalah salah sesuatu destinasi yg wajib bagi didatangi. Hal yg sama juga kita lakukan ketika jalan-jalan di Thailand, hadiah sebagai D’Traveler of The Year 2015 lalu.

Inilah salah sesuatu candi (atau dalam bahasa lokal disebut wat) paling terkenal di sana. Tidak heran bila setiap hari kawasan ini terus ramai didatangi oleh wisatawan di berbagai negara, sekalipun harus melintasi Sungai Chao Phraya terlebih dahulu. Bagunannya yg tinggi menjulang dengan arsitektur yg khas, menjadi daya tarik tersendiri tempat ini.

Pada sebuah pagi, dari atas tempat tidur, samar-samar aku mendengar suara orang-orang mengoceh dalam bahasa yg tidak sesuatu patah kata pun aku pahami. Semakin lama, semakin jelas suara-suara itu.

Pelan-pelan, aku membuka mata yg masih menyisakan sedikit rasa kantuk, dulu meraih sebuah ponsel yg tergeletak tidak jauh dari ujung kepala. Sudah jam enam pagi. Cepat-cepat aku berangkat, membuka tirai, lantas melihat layar televisi yg rupanya tidak dimatikan dari petang lalu. Suara orang-orang dalam televisi itulah yg sedari dini hari aku dengar dengan samar itu. Entah karena lelah, aku dan adik rupanya tertidur pulas dari sore hingga pagi menjelang.

“Dik, bangun,” kataku. “Segeralah mandi, sebentar lagi Oom Pacha mulai datang.”

Ya, sebagaimana janji kita kemarin, pukul 8 pagi ini pemandu kita itu mulai tiba menjemput kita di hotel yg terletak di pusat Kota Bangkok ini, dulu mulai membawa kalian mendatangi tempat-tempat wisata yg ada di Bangkok dan Pattaya.

Sebagaimana itinerary yg kalian pegang, hari itu kalian mulai menyeberangi Sungai Chaophraya menuju Wat Arun, ke Reclining Buddha Temple, dulu melanjutkan perjalanan menuju Pattaya. Di Pattaya, masih di hari yg sama, kalian mulai mengunjungi Honey Bee Farm, Pattaya Floating Market, dan 3D Art In Paradise Museum.

Setelah selesai mandi, mengemas semua barang, kalian turun ke lobi. Pukul 8 lewat dua menit, Oom Pacah tiba dengan senyumannya yg khas. Ia segera membawa kita menuju sebuah mobil, sebelum akhirnya mobil itu berjalan pelan-pelan menelusuri jalan-jalan penting di Kota Bangkok.

Sepanjang perjalanan, tidak henti Oom Pacha menjelaskan beragam hal tentang Thailand kepada kami, terutama tentang tempat-tempat wisata yg ada di negara itu. Dalam perjalanan itu, aku dan adik sempat dibuat kagum ketika kalian melewati kawasan China Town dengan pemandangan yg lebih membuat kalian merasa seperti berada di Hong Kong daripada di Thailand.

Setengah jam kemudian, kalian datang di tepi Sungai Chao Phraya. Setelah dibelikan tiket masuk oleh Oom Pacha, kalian segera naik sebuah kapal yg telah bersandar di tepi dermaga kayu. Setelah penumpang penuh, kapal itu pun langsung berangkat melintasi Sungai Chaophraya, menuju Wat Arun yg berada di sebelahnya.

Sepanjang perjalanan dua menit itu, pemandangan menarik khas tepian sungai Chaophraya membentang di hadapan kami, lanskap kota Bangkok yg telah didominasi gedung-gedung tinggi yg diselingi puncak sejumlah pagoda berwarna kuning cerah yg menjadi ciri khas pemandangan kota itu.

Lima menit kemudian, kapal yg kalian tumpangi menepi pada sebuah dermaga tidak jauh dari pintu masuk Wat Arun. Sejumlah wisatawan segera naik ke atas kapal berukuran lumayan raksasa itu, sementara kita melangkah menuju daratan seorang demi seorang.

Ya, inilah pemandangan khas Wat Arun, wisatawan yg hilir mudik tiba dan meninggalkan candi dengan arsitektur memukau ini. Sepanjang jalan menuju candi, tampah sejumlah pedagang yg menawarkan barang dagangannya. Kondisi ini segera mengingatkan aku pada Candi Borobudur dan Prambanan di Indonesia.

“Wat itu artinya candi dalam bahasa Indonesia,” begitu kata Oom Pacah dengan bahasa Indonesia-nya yg fasih.

Wat Arun yaitu salah sesuatu candi Buddha, agama yg paling banyak dipeluk oleh penduduk Thailand. Candi dengan bangunan penting yg menjulang ini terletak di distrik Bangkok Yai di Bangkok, Thailand, tepatnya di barat hulu sungai Chao Phraya. Sayang, pada ketika kita mengunjunginya, candi ini sedang dikerjakan pemugaran oleh otoritas yg berwenang.

Hal ini kelihatan dari sejumlah bangunan candi yg masih dikelilingi peralatan guna pemugaran candi. Meskipun begitu, kita tetap dapat menikmati kecantikan candi dengan memandangnnya dari luar candi. Satu hal yg membuat aku berkesan dari sini, yakni pasar suvenir di daerah itu yg dijual oleh pedagang yg hampir semuanya mampu berbahasa Indonesia. Selain itu, mampu berbelanja dengan uang rupiah.

Menarik bukan? Soal ini, mulai aku ceritakan di yang lain waktu. Salam traveling!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/15/105800/3270717/1025/destinasi-wajib-saat-ke-bangkok-berkunjung-ke-wat-arun
Terima kasih sudah membaca berita Destinasi Wajib Saat ke Bangkok, Berkunjung ke Wat Arun. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Destinasi Wajib Saat Ke Bangkok, Berkunjung Ke Wat Arun"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.