China Berencana Kembangkan Wisata Everest Di Perbatasan Tibet

No comment 118 views

Berikut artikel China Berencana Kembangkan Wisata Everest di Perbatasan Tibet, Semoga bermanfaat

KOMPAS.com – Pemerintah China berencana mengembangkan pariwisata di sisi utara Gunung Everest tepatnya di perbatasan China-Nepal yakni Kota Gangkar, Tingri County, Tibet. Sejumlah anggaran sudah disiapkan bagi membangun infrastruktur dan atraksi wisata di kaki Gunung Everest.

Perwakilan pemerintah China, Nyima Tsering mengatakan kepada surat kabar China Daily, Gangkar adalah tempat terbaik untuk melihat puncak Qomolangma, Cho Oyu, Shishapangma, Lhotse dan Makalu. Qomolangma adalah bahasa Tibet buat Gunung Everest.

“Ada juga mulai menjadi museum gunung, pusat penyewaan dan perbaikan untuk mobil, sepeda motor dan sepeda; dan restoran dan akomodasi,” kata Nyima dikutip dari Daily Mail.

(BACA: Terungkap! Rahasia Kekuatan Suku Sherpa di Gunung Everest)

Pemerintah China berharap dengan pembangunan pariwisata di wilayah Gangkar, Tibet mulai menjadi destinasi ski berskala internasional. Pengembangan ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Tibet dan memberikan kesempatan kerja baru bagi masyarakat setempat di bidang pariwisata.

Menurut rencana, pemerintah China mulai mengembangkan wilayah seluas 84.320 meter persegi atau seluas 12 kali lapangan sepak bola.

China Today melaporkan biaya pengembangan pariwisata Gunung Everest mulai menelan biaya sebesar 20,4 juta dollar Amerika Serikat. Pengembangan pariwisata di Gangkar juga mencakup pembangunan helipad dan pusat medis.

(BACA: 6 Tips Mendaki Everest…)

Pengembangan pariwisata di kaki Gunung Everest ini direncanakan mulai dimulai pada tahun 2017. Pemerintah China berharap proyek ini mulai selesai pada tahun 2019.

Gunung Everest sendiri melintasi perbatasan Nepal dan Tibet. Pendakian Gunung Everest mampu dimulai dari sisi Nepal dan juga Tibet.

Gunung Everest dikunjungi hingga 10.000 pendaki dari semua dunia setiap tahunnya. Hal itu menjadi potensi besar buat mendatangkan keuntungan lewat sektor pariwisata.

Roberto Schmidt/Agence France-Presse/Getty Images Kondisi base camp Gunung Everest , hari Minggu ini, sehari setelah gempa dashyat bermagnitud 7,9 yg memicu longsor di gunung tertingi di dunia ini

Dikritik

Di musim pendakian sebelumnya, pendaki gunung menghindari sisi Tibet karena konflik yg sedang berlangsung antara Tibet dan China, serta kurangnya infrastruktur.

Wartawan Conde Nast Traveler, Lilit Marcus menulis bahwa helipad mulai membuat lebih gampang untuk helikopter bagi menyelamatkan pendaki yg terluka dalam kejadian longsor atau badai. Namun, helipad juga mulai menarik pendaki kelas ekonomi atas menuju base camp Everest.

Bencana pada tahun 1996 mampu menjadi pelajaran saat 12 orang tewas dalam sesuatu hari setelah terjebak dalam badai salju di dekat puncak Everest.

Salah satunya, seorang sosialita yang berasal New York Sandy Pittman, terkenal membayar uang yg terbilang besar bagi dibimbing menuju puncak Everest setelah gagal pada beberapa pendakian sebelumnya.

The Telegraph Tempat kemah di Gunung Everest.

Dalam buku Into Thin Air, John Krakauer menyebut bahwa praktik ini menyebabkan kemacetan di tempat-tempat berbahaya di gunung, dan pemandu mengambil risiko yg tak perlu bagi mendapatkan tamu kaya ke atas.

Sebuah proyek infrastruktur baru besar-besaran di Tibet ini disebut mulai bermanfaat untuk perekonomian, karena pasti mulai memberikan aliran pendapatan ke daerah yang lain yg miskin.

Proyek pengembangan pariwisata ini juga dianggap yg baik dalam hal stabilitas lantaran masuknya wisatawan dari bagian yang lain dari China serta tentu mulai menjadi sorotan dunia.

Di sisi lain, pendaki pasti mulai menghargai infrastruktur dan akses ke gunung, tetapi rencana tersebut mampu mengubah gunung menjadi perangkap kematian untuk pendaki pemula.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/03/061500527/china.berencana.kembangkan.wisata.everest.di.perbatasan.tibet
Terima kasih sudah membaca berita China Berencana Kembangkan Wisata Everest di Perbatasan Tibet. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "China Berencana Kembangkan Wisata Everest Di Perbatasan Tibet"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.