Chef Gun Gun: Sehelai Rambut Yang Jatuh Ke Makanan Mengandung 50.000 Bakteri

Berikut artikel Chef Gun Gun: Sehelai Rambut yang Jatuh ke Makanan Mengandung 50.000 Bakteri, Semoga bermanfaat

MEDAN, KOMPAS.com – Kelas kuliner terbatas dipenuhi dipenuhi ibu-ibu yg tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia Sumatera Utara (APJI Sumut). Sebagian dari mereka membawa hasil produksinya buat dinilai. Salah sesuatu jurinya adalah Gun Gun Chandra Handayana, Senior Sous Chef (Application Chef) Unilever Food Solutions.

Chef Gun Gun memulai sesi dengan materi tentang kebersihan dan keselamatan awak dapur, akan dari makanan hingga peralatannya.

“Ibu-ibu pasti menganggap sepele kalau ada rambut jatuh di makanan, paling mengambilnya dulu membuangnya begitu saja, kemudian makanannya dimakan kembali. Padahal, dalam sehelai rambut yg jatuh itu mengantung 50.000 bakteri,” ucap Gun Gun kepada para peserta yg hadir di Hotel Madani Medan, Selasa (30/8/2016).

Apa penyebab sehelai rambut begitu banyak mengandung bakteri? Serentak peserta menjawab kotoran rambut seperti ketombe dan kutu penyebabnya, belum lagi alasan debu dan polusi udara.

“Selain rambut, 80 persen kontaminasi makanan berasal dari tangan kita. Maka mencuci tanganlah dengan benar, jangan mentang-mentang telah pakai sabun mencucinya dianggap telah bersih. Satu lagi, serbet. Jangan memakai serbet bagi mengelap segala kebutuhan dapur,” kata Gun Gun.

Selepas itu, chef ramah ini mendemonstrasikan sampling product dari Royco Ayam Kuning, Knorr Oyster Sauce, Royco Bumbu Rendang, Knorr Carbonara Sauce, Knorr Cheese Sauce Mixed dan Knorr Demiglace Sauce.

“Hanya butuh waktu lima menit bagi menghasilkan saus ala hotel bintang lima. Ibu-ibu tinggal pilih mau dipadukan dengan apa,” ucap Gun Gun yg disambut peserta dengan icip-icip hasil racikan.

Samuel Tobing, Sales Representative Unilever Food Solutions Indonesia mengatakan, tujuan acara ini adalah ingin mengedukasi pelanggan. Kali ini pilihannya jatuh pada para pengusaha katering.

Ia memaparkan, para peserta diajarkan akan food safety, basic kitchen training sampai food coasting. Selama ini, ketiga hal tersebut kurang diperhatikan.

“Harapannya, training dan demo ini dapat membuat mereka lebih profesional. Selama ini, aku melihat dua dari mereka melupakan tiga tersebut, atau belum mengimplementasikannya dengan benar. Misalnya kebersihan makanan dan area, cara memotong sayur dan memasaknya. Mungkin selama ini ada cara yg lebih baik dan efesien tetapi mereka tak tahu. Informasi ini yg kalian berikan,” ujar Samuel.

Ditanya apakah dalam waktu setengah hari segala materi dapat diserap peserta, Samuel menjawab, materi yg diberikan adalah materi profesional hotel bukan materi dasar. Namun diaplikasikan bagi pengusaha katering. “Skalanya diperkecil tetapi konsepnya sama. Standar kuliner hotel tetapi bagi pengusaha katering,” ucapnya.

Menurut Samuel, acara ini diikuti 30-an peserta, paling banyak dari Kota Medan. Terjauh peserta yg tiba dari Tanjung Balai, Deli Serdang dan Tebing Tinggi. Mereka adalah pengusaha katering akan berbentuk industri rumahan sampai perseroan terbatas.

Ketua APJI Sumut yg juga Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Sumatera Utara (Iwapi Sumut) Hj Rosna Nurleily Siregar mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara.

Rosna mengatakan, banyak produk-produk yg diproduksi Unilever berguna buat para pengusaha katering. “Produk seperti Royco, Kecap Bango, aku rasa telah tak asing lagi di masyarakat. Saya sebagai pemiliki rumah makan tak lepas dari produk-produk ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat buat kalian semua,” pungkasnya.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/09/07/091600127/chef.gun.gun.sehelai.rambut.yang.jatuh.ke.makanan.mengandung.50.000.bakteri
Terima kasih sudah membaca berita Chef Gun Gun: Sehelai Rambut yang Jatuh ke Makanan Mengandung 50.000 Bakteri. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Chef Gun Gun: Sehelai Rambut Yang Jatuh Ke Makanan Mengandung 50.000 Bakteri"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.