Chef Chandra: Cuma Di Indonesia, Makan Mi Pakai Nasi

No comment 131 views

Berikut artikel Chef Chandra: Cuma di Indonesia, Makan Mi Pakai Nasi , Semoga bermanfaat

KOMPAS.com – Kebiasaan makan mi telah dikenal masyarakat dunia sejak 1958. Selain gampang dibuat, makanan ini pun termasuk cepat buat disajikan. Namun uniknya, cuma masyarakat Indonesia yg mengonsumsi mi bersama nasi.

“Tanpa disadari, kalian tidak jarang makan mi dan nasi. Padahal, keduanya adalah karbohidrat,” tulis Chandra Yudasswara , Chef dan Co-founder Restoran Bacco, Jakarta, kepada Kompas.com, Rabu (2/11/2016).

Menurut Chandra, kebiasaan khas tersebut mampu dibilang tertanam sejak lama. Ia masih mampu mengingat kadang dibuatkan mi sebagai lauk teman makan nasi.

Tidak cuma itu, menu ini juga tidak jarang ia temukan di mana-mana. Penjual makanan di depan sekolah serta pedagang makanan dekat rumah termasuk di dalamnya.

“Di kemudian hari, kebiasaan ini menjadi cerita tersendiri buat aku saat bekerja sama dengan chef senior dari berbagai negara,” ujar Chandra.

Saat itu, Chandra mendapat giliran menyajikan makanan dalam acara yg disebut Chef’s Table. Ia diharuskan memasak sajian khas Tanah Air dan memilih menghidangkan nasi bersama mi.

Sontak, para chef yg rata-rata berasal dari Eropa terkejut melihat keunikan makanan buatan Chandra. Mereka dulu bertanya-tanya mengapa mampu ada mi dimakan bersama nasi.

“Dengan tersenyum, aku meyakinkan mereka… We even have rice with noodle for breakfast (Kami bahkan makan nasi pakai mi bagi sarapan),” kata Chandra.

Berkembang dan beragam

Hari ini, menurut Chandra, industri makanan Indonesia telah sangat kompetitif dan luar biasa, termasuk dalam macam mi. Hal tersebut boleh jadi menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat yg dinamis, praktis, dan tetap mempertahankan standar tinggi.

“(Sekarang,) food produsen di sini berlomba menghadirkan suatu produk yg dapat memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Chandra.

Thinkstock Piring sajian sebaiknya diisi dengan asupan karbohidrat, protein, vitamin, hingga mineral seimbang.

Bukan tak mungkin bahwa mi mulai selalu digemari dan menembus pasar internasional. Terlebih lagi, varian mi instan kini telah merambah hingga ke bakmi.

“Masyarakat bahkan tidak perlu ke restoran buat menyantap bakmi. Mereka mampu membeli bakmi instan, salah satunya adalah Bakmi Mewah,” ujar Chandra.

Bakmi tersebut, lanjut Chandra, memiliki bumbu bercita rasa oriental dengan aroma minyak wijen dan bawang yg menggiurkan. Lidah pun lebih digoyang dengan kegurihan potongan ayam dan jamur asli.

Ketika dimakan, tekstur bakmi terasa tak patah dan tetap terasa lembut di mulut. Selain itu, bakmi ini termasuk sehat karena dibuat tanpa penguat rasa.

“Berbeda dengan umumnya, makan bakmi ini seperti menyantap bakmi berkualitas di restoran,” kata Chandra.

Menurut Chandra, bakmi tersebut lezat bila disajikan segera atau dengan bahan masakan lainnya. Ia biasa menyajikan kreasi bakmi bersama tahu, jamur shimeji, dan udang rebus saus tiram di atas sajian bakmi bagi keluarga.

“Bahan-bahan tersebut mampu ditambahkan di atas bakmi sebagai variasi topping,” ujar Chef Chandra.

Nah, mau tahu cerita yang lain dari Chef Chandra soal sajian bakmi di rumah dengan cita rasa laiknya di hotel bintang lima? Simak video Kreasi Spesial Bakmi Mewah dari Chef Chandra berikut ini:

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/14/080100227/chef.chandra.cuma.di.indonesia.makan.mi.pakai.nasi.
Terima kasih sudah membaca berita Chef Chandra: Cuma di Indonesia, Makan Mi Pakai Nasi . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Chef Chandra: Cuma Di Indonesia, Makan Mi Pakai Nasi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.