Cerita Wilayah Di Indonesia Yang Tak Pernah Dijajah Belanda

No comment 239 views

Berikut artikel Cerita Wilayah di Indonesia yang Tak Pernah Dijajah Belanda, Semoga bermanfaat

Buton – Sudah pernah mendengar nama Buton? Inilah salah sesuatu kabupaten di Sulawesi Tenggara. Selain milik potensi wisata, wilayah ini juga milik sejarah tak pernah dijajah Belanda.

Jika dilihat dari peta, Buton ini posisinya ada di kaki sebelah kanan Pulau Sulawesi. Menuju ke sana dari Jakarta, mampu terbang ke Bandara Betoambari di Bau-bau. Lalu lanjut naik mobil, sekitar 46 km atau 1 jam lebih.

“Buton adalah nama kerajaan yg telah ada sejak abad ke-12. Buton wilayahnya kala itu sangat luas, dari Wakatobi, Bau-bau sampai Kabupaten Buton ini. Pusat pemerintahannya di Benteng Keraton,” kata Kadis Pariwisata Buton, Abdul Zainudin Napa kepada detikTravel di Kantor Bupati Buton, Senin (22/8/2016) malam.

Pria yg akrab disapa Zainudin ini melanjutkan pernyataan yg mengejutkan. Dirinya berujar, kalau Buton tak pernah dan bukanlah jajahan Belanda. Walau Belanda, menjajah Indonesia sejak tahun 1600-an.

Salah sesuatu pulau di Wakatobi yg kelihatan dari udara (Afif/detikTravel)

“Buton ini bukan jajahan Belanda. Tidak ada sejarahnya Belanda menduduki Buton, apalagi kerja paksa,” tuturnya.

Mengapa begitu, ternyata ada alasannya. Di abad pertengahan kala negara-negara barat seperti Belanda dan Portugis melakukan ekspansi ke Maluku buat mencari rempah-rempah, Buton dianggap wilayah yg strategis. Sebelum datang di Maluku, kapal-kapal mereka mulai singgah terlebih ke Buton terlebih dahulu.

Dengan Kerajaan Buton yg kuat, sepertinya Belanda tidak mau mencari masalah. Daripada mereka kesulitan mendapat rempah-rempah lebih baik menjalin hubungan yg baik saja dengan Kerajaan Buton.

“Lihat saja banyak benteng-benteng di Buton yg modelnya seperti benteng Belanda. Itu dibuatnya dibantu mereka. Bukan bagi berperang, cuma buat memantau kapal-kapal saja,” ucap Zainudin

Selamat tiba di Bandara Betoambari (Afif/detikTravel)

Sebelum bertemu Zainudin, detikTravel bersama rombongan media dari Jakarta atas undangan Kementerian Pariwisata berkunjung lebih lalu ke Benteng Buton di Kota Bau-bau. Pemandu setempat, Laode M Adam Vatiq pun menjelaskan lebih dalam soal Buton.

“Buton ini telah terlebih lalu menjadi negara sebelum Indonesia. Ada raja, perdana menteri, tentara dan rakyat seperti negara monakri lah,” kata Adam mengklaim.

Adam menambahkan, Kerajaan Buton pun membangun relasi yg baik kepada kapal-kapal dari negara asing yg melintasi perairannya. Mereka juga memantau pergerakan bajak laut dan angkat senjata buat mengusirnya.

Benteng Keraton, pusat pemerintahan Kerajaan Buton masih berdiri gagah (Afif/detiikTravel)

Kerajaan Buton pun berganti nama menjadi Kesultanan Buton sejak pemerintahan Murhum Sultan Kamuddin Khalifatul Khamis di tahun 1538. Hal itu seiring dengan masuknya Islam yg dibawa oleh orang-orang Arab yg tiba ke Buton.

“Raja terakhir yg memerintah di Buton itu tahun 1960. Sebelum akhirnya, Presiden Soekarno segera tiba ke Buton dan meminta Buton buat bergabung dengan Indonesia. Akhirnya tahun 1965, Kesultanan Buton menjadi perangkat adat dan budaya di sini,” terang Adam.

Ah masih banyak yg mampu diceritakan dari Buton ini. Benteng Buton yg notabenya benteng terluas di dunia versi Guinness World Records pun milik segudang cerita seru dari masjid yg konon terdengan suara adzan dari Makkah sampai batu kontroversial berbentuk kelamin pria.

Soal alam, deretan pantai cantik dan hutan tropis dengan satwa unik juga menarik buat dibaca. Satu lagi, pagelaran Festival Budaya Tua di Buton turut menampilkan 10.000 penari tradisional pasti seru. Tunggu artikel detikTravel selanjutnya! (aff/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/23/082000/3281102/1519/cerita-wilayah-di-indonesia-yang-tak-pernah-dijajah-belanda
Terima kasih sudah membaca berita Cerita Wilayah di Indonesia yang Tak Pernah Dijajah Belanda. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Cerita Wilayah Di Indonesia Yang Tak Pernah Dijajah Belanda"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.