Catat! 17 Tempat Liburan Asyik Sekitar Solo, Jawa Tengah

No comment 142 views

Berikut artikel Catat! 17 Tempat Liburan Asyik Sekitar Solo, Jawa Tengah, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Traveler sedang liburan di Kota Surakarta? Kota dengan nama yang lain Solo ini mempunyai segudang destinasi wisata di sekitarnya.

Wilayah otonom dengan status kota di bawah Provinsi Jawa Tengah ini memiliki lokasi yg strategis. Berada di tengah-tengah jalur darat, kota Solo ramai dikunjungi para wisatawan bagi menjadi tempat singgah, selain menjadi tempat tujuan penting wisata tentunya.

Menurut teman yg telah pernah ke Solo, Solo tak ada tempat wisatanya, sepi, ini itu, dan baikan saja. Karena memang telah lama dan penasaran banget, akhirnya kalian pun makin memantapkan niat bagi berkunjung ke Solo. Berangkatlah kita dengan memakai pesawat menuju Bandara International Adi Sumarmo, Solo.

Sesampainya di Bandara Adi Sumarmo kita memakai Transportasi Umum Trans Solo dengan membayar Rp 20.000 per orang menuju lokasi perjanjian sewa motor. Selama kita di Solo, motor adalah transportasi yg kalian gunakan. Rekomendasi penyewaan yakni Rental Motor Jipta Solo dengan kontak Desy di 085799142965.

Di Solo, kalian menginap di Hotel Bintang Tawangmanggu yg terletak Jl Raya Lawu dan Hotel Baron Indah yg terletak di Jl Dr. Radjiman No. 392 Laweyan, Surakarta 57141.

Berikut tempat wisata di solo dan sekitarnya yg menarik bagi dikunjungi, merupakan :

1. Curug Grojogan Sewu

Wisata Grojogan Sewu (atau Air Terjun Seribu) adalah wisata alam air terjun, terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Untuk menuju Curug kalian harus menuruni anak tangga dengan pemandnagan hamparan pepohonan yg rindang serta hawa yg sejuk membuat perjalanan tak terasa melelahkan.

Di kawasan ini juga menyediakan fasilitas kolam renang untuk orang dewasa maupun anak-anak. Ada pula warung yg menjual makanan serta gazebo buat beriistirahat sambil melihat tingkah polah monyet ekor panjang yg lucu. Tapi tetap hati-hati ya karena monyet ini cukup nakal lengah sedikit barang kalian mampu diambil.

2. Candi Cetho

Candi Cetho berada di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi. Candi Cetho yaitu Candi Hindu, dibangun pada pemerintahan Raja Brawijaya V sekitar abad ke 14. Sampai dengan ketika ini masih dipakai buat upacara agama Hindu, kelihatan dari adanya sesaji disetiap sudutnya.

Disebelah Candi Cetho terdapat Puri Dewi Saraswati, seandainya kalian ingin masuk kedalamnya diharuskan melepas alas kaki dan bersuci terlebih dulu di Sendang Pundi yg ada disebelahnya. Oia informasinya kami mampu melempar koin kedalam Sendang Puri sandi buat meminta doa dan berkat kepada Yang Maha Kuasa. Tiket masuk Candi Cetho Rp.7.000 per orang.

3. Candi Sukuh

Candi Sukuh yaitu sebuah kompleks candi agama Hindu yg terletak di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah. Candi Sukuh terdiri dari tiga trap, setiap trap terdapat tangga dengan suatu gapura. Bentuk gapuranya pun sangat unik merupakan tak tegak lurus melainkan dibuat miring seperti trapesium, layaknya pylon di Mesir.

Saat kita kesana Candi Sukuh ini sedang dalam pemugaran. Untuk masuk kearea Candi sebelumnya kalian dipakaikan kain kampuh terlebih dahulu. Tiket masuk Candi Sukuh Rp.7.000/orang

4. Curug Jumog

Curug Jumog terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Curug Jumog terdiri dari 2 tingkat, yg atas kurang lebih setinggi 30 meter, sedangkan yg dibawah cuma menjuntai buat menuju sungai yg ada dibawahnya. Namun karena ada bebatuan yg banyak membuat airnya jadi kelihatan indah. Di tempat ini, Anda dapat melihat pelangi lho. Tiket masuk Curug Jumog Rp 7.000 per orang

5. Kebun Teh Kemuning

Kebun teh Kemuning ini mulai kalian lewati seandainya menuju Candi Cetho. Di kawasan kebun teh ini terdapat wana wisata Kalipucung namun kita belum sempat buat mengeksplor lebih jauh tempat wisata tersebut.

Kebun teh ini sebenarnya tak jauh berbeda seperti kebun teh di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Namun tak ada salahnya mampir sebentar bagi sekedar memanjakan mata serta menghilangkan rasa lapar dan dahaga di salah sesuatu rumah makan yg tersedia.

6. Taman Semar

Taman Semar ini terletak di Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. Taman Semar cocok bagi selfie alias foto-foto. Tarif atau retribusi gratis dan cuma bayar biaya parkir saja dan seiklasnya.

Namun sayang taman ini kurang terawat dan ada sebagian patung yg telah patah. Untuk patung semarnya masih bagus meski banyak coretan-coretan tak jelas.

7. Sumber Air Sapta Tirta

Lokasinya ada di kaki Gunung Lawu, Karanganyar merupakan di daerah Pablengan. Tempat wisata yg belum banyak dikenal wisatawan, memang waktu itu juga sepi sekali, cuma kalian berdua, loket juga dalam kondisi tertutup.

Dari yang berasal katanya, Sapta artinya tujuh, jadi di lokasi ini ada 7 jenis air yg rasanya berbeda-beda padahal jaraknya tak terlalu jauh, harusnya mampu jadi kejaiban Indonesia atau bahkan dunia. Masing-masing kolam ada tulisannya dan konon yaitu petilasan raja-raja Mangkunegaran Surakarta. 

Nama sumber mata air, merupakan :

a. Sumber Air Bleng

Airnya rasa asin. Biasanya orang mengambil air di sumber ini buat membuat karak, atau semacam krupuk yg bahan bakunya dari beras atau nasi. Sumber air bleng ini tak pernah kering, sejak jaman lalu sampai sekarang.

b. Sumber Air Hangat

Airnya memang hangat. Biasanya buat mencucikan badan sekaligus buat mengobati berbagai penyakit kulit, misalnya gatal-gatal. Juga dapat buat mengobati rematik.

c. Sumber Air Kasekten

Kata kasekten dari kata sakti. Air dari sumber ini biasanya buat kekuatan, kesehatan, atau bagi mensucikan jiwa raga.

d. Sumber Air Hidup

Air hidup boleh buat mencuci muka. Bagi yg percaya, air hidup mampu membuat wajah tampak awet muda. Ada pula yg mengambil air ini bagi bagian dari upacara pernikahan.

e. Sumber Air Mati

Air yg keluar dari sumber ini dilarang keras bagi mencuci muka, cuci tangan, apalagi buat minum. Air di sumber ini mengandung mineral yg berbahaya seandainya diminum. Sumber Air Mati tak pernah bertambah atau berkurang, dari jaman dahulu sampai ketika ini.

f. Sumber Air Soda

Jika air dari sumber ini diminum, terasa rasa soda. Konon air soda Sapta Tirta mampu buat obat berbagai penyakit dalam, misalnya sakit ginjal, lever, gula, juga TBC.

g. Sumber Air Urus-urus

Air dari sumber ini mampu dijadikan urus-urus atau cuci perut, atau memperlancar buang air besar.

Didalam area sumber Air Sapta Tirta ini terdapat pula pemandian Kaputren. Pemandian ini yaitu satu-satunya peninggalan sejarah yg masih asli bangunannya di tempat tersebut. Pemandian Keputren ini yaitu peninggalan Raden Mas Surono (Mangkunegara VI), terdiri dari enam bilik kamar mandi. Tiket masuk wisata ke sini adalah Rp 3.000/orang.

8. Taman Bale kambang

Taman Balekambang terletak di Jalan Balekambang No.1, Banjarsari, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Sejarah Taman Bale kambang ini yaitu Taman Tanda Cinta Orang Tua. 

Taman Balekambang ini memiliki nama asli Partini Tuin dan Partinah Bosch, dibangun oleh KGPAA Mangkunegoro VII pada 26 Oktober 1921 sebagai tanda cinta kepada kedua putri beliau. Itulah sebabnya taman ini terbagi menjadi beberapa area. Area pertama diberi nama Partini Tuin yg berarti taman air Partini. Partini adalah Putri tertua KGPAA Mangkunegoro VII. Area kedua diberi nama Partini Bosch yg berarti hutan kota Partinah. Yang sekarang lebih dikenal dengan nama Taman Balekambang.

9. Air terjun Parang Ijo

Air Terjun Parang Ijo yg memiliki tinggi sekitar 50 meter ini berada di Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. Saat kita berkunjung debit air tak terlalu besar, tetapi tak perlu kecewa karena banyak fasilitas yg dapat kalian nikmati seperti gardu pandang, kolam renang serta tempat beristirahat bagi melepas lelah.

10. Pasar Maming Tawangmangu

Berwisata tidak harus pergi ke Mall melulu kan. Yuk mencoba mampir ke Pasar Maming Tawangmangu. Di malam hari rasakan dinginnya udara malam hari yg mengalahkan AC di mall. Cuaca yg dingin paling pas itu beli gorengan yg dijual dipasar ini plus ditemenin sama wedang ronde yg maknyus.

11. Situs Matesih (Situs Watukandang)

Situs Purbakala Watukandang yaitu situs bangunan berbentuk pra candi sebelum berkembang. Merupakan peninggalan megalistik berupa kelompok deretan batu berdiri yg tertapa rapi. Situs Watukandang diperkirakan telah ada sebelum adanya candi-candi megah di Indonesia. Peninggalan ini dikeramatkan oleh masyarakat dan dikenal dengan sebutan Watukandang. terletak di tepi jalan tembus Tawangamngu – Matesih.

12. Kuliner Selat solo

Selat Solo adalah makanan asli dari Solo, bentuknya seperti steak, terdiri dari wortel, buncis, ketimun,buncis, kentang goreng, selada, telur kecap, dan daging. Campuran tersebut disiram dengan kuah seperti kuah pempek. Ini rasanya enak dan murah pas sama kantong backpacker

13. Pasar Gedhe

Pasar Gede disebut juga pasar Hardjanegara. Merupakan pasar termegah di Kota Solo. Jika kamu berkunjung ke sini wajib cobain Dawet Bu Dermi dan Mie Pinangsia.

14. City Walk

Kota Solo akan berbenah setelah Pak Jokowi terpilih mjd walikota pertama yang dipilih oleh rakyat. Sejak ketika itu, Solo city yang membosankan berubah menjadi Solo yang gaul dan kereeeeen. Salah sesuatu ide Pak Jokowi membuat city walk alias trotoar lebar di salah sesuatu sisi Jalan Slamet Riyadi, di City Walk ini kalian dapat berjalan santai di pinggir jalan. Di sepanjang Jalan Slamet Riyadi juga dipenuhi pohon rindang dan taman.

Kami memulai perjalanan dari Solo Grand Mall (SGM), merupakan mall terbesar di kota Solo, soalnya ini spot gampang dijangkau dan dekat dengan hotel kalian menginap. Jangan heran kalau kita menemukan rel kereta di sisi city walk dan jangan berjalan di tengah rel soalnya rel itu masih dgunakan kereta buat lewat. Terus sedikit, kalian mulai menemukan Stadion R Maladi, merupakan stadion tempat dilangsungkannya PON bagi pertama kalinya. Di dekat stadion terdapat beberapa beringin besar disana.

Terus dikit lagi kalian mulai menemukan Taman Sriwedari. Sayang sekali, cuma bagian depan dari taman ini yang baru direvitalisasi, sedangkan dalamnya masih amburadul. Jangan lupa mampir ke Museum Radya Pustaka yg yaitu museum kebanggaan wong Solo. Jalan sedikit Didekat Gramedia Solo terdapat Balai Soedjatmoko merupakan sebuah rumah tua bergaya Jawa yg dilestarikan.

15. Masjid Agung Surakarta

Masjid yg terletak di Jl Masjid Besar No.1, Kauman, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Masjid yg bersih, nyaman bagi beribadah dekat dengan alun-alun, Keraton Kasunanan dan Pasar Klewer. Terdapat jam matahari tua disana. Dekat dengan kampung wisata batik Kauman juga.

16. Titik Nol Solo

Kota Solo jg milik titik nol-nya sendiri. Dari ujung jalan Slamet Riyadi yang ada patungnya tinggal belok kiri. Ada banyak bangunan tua di sini, seperti Benteng Vastenburg yg terbengkalai, Gedung Bank Indonesia yg bergaya kolonial Belanda, dan Balai Kota. Di tempat ini juga ada tugu titik nol Surakarta. Tugu ini konon yaitu pasangan tugu yang ada di Yogyakarta.

17. Monumen Pers

Monumen Pers ini terletak di Jl Gajah Mada, Timuran, Banjarsari, Kota Surakarta. Keistimewaan gedung ini adalah arsitekturnya campuran Eropa dan Hindu-Buddha. Uniknya ada patung 4 ekor naga di tangga masuk monumen ini.

Saat kita berkunjung kesana suasana sepi dan disambut oleh security yg ramah serta meminta kita buat mengisi buku tamu. Di sisi sebelah kanan pintu masuk monumen ada mading (majalah dinding) yg beriisi koran terbaru yg mampu dibaca secara gratis. Untuk masuk ke monumen ini gratis alias tak ada biaya tiket masuk. 

Demikianlah tempat wisata di kota Solo yg kita kunjungi. Liburan ke Kota Solo dijamin ketagihan!

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/10/121200/3399961/1025/catat-17-tempat-liburan-asyik-sekitar-solo-jawa-tengah
Terima kasih sudah membaca berita Catat! 17 Tempat Liburan Asyik Sekitar Solo, Jawa Tengah. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Catat! 17 Tempat Liburan Asyik Sekitar Solo, Jawa Tengah"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.