Bukan Kalibiru, Ini Tahura Wan Abdul Rachman Di Lampung

No comment 103 views

Berikut artikel Bukan Kalibiru, Ini Tahura Wan Abdul Rachman di Lampung, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Mau hunting foto pemandangan alam di Lampung, tiba saja ke Tahura Wan Abdul Rachman. Spot ini menampilkan pemandangan hijau yg cantik.

Sebelumnya kami telah mengenal Kalibiru di DI Yogyakarta, ada juga Bukit Bendera di Nagari Bayang, Pesisir Selatan, Sumbar. Nah, Lampung juga tidak mau ketinggalan, di sini juga ada rumah pohon yg keberadaannya lagi nge-hits terutama di kalangan remaja.

Rumah pohon ini berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman yg berada di Desa Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Lampung.  Untuk menuju ke lokasi caranya cukup gampang namun karena belum tersedianya angkutan umum menuju lokasi maka disarankan memakai kendaraan pribadi.

Dari Kota Bandar Lampung arahkan kendaraan menuju Kecamatan Kemiling. Kemudian menuju arah SMAN 7 dan SLB dahulu ikuti jalan lurus hingga bertemu dengan Kelurahan Sumber Agung dan kawasan Penangkaran Rusa di areal Tahura Wan Abdul Rachman.

Tidak jauh dari letak penangkaran rusa, kalian mulai segera mengenali keberadaan lokasi viewing platform pada bagian kanan jalan yg tepat berseberangan dengan area Taman Kupu–kupu Gita Persada.

Keberadaan viewing platform atau rumah pohon di Tahura Wan Abdul Rachman masih terbilang sangat baru. Menurut Ferry selaku koordinator lapangan, rumah pohon di sini baru ada sejak bulan Juni 2016, namun pengunjung baru akan dikerjakan pencatatan terhitung sejak 20 Juli 2016.

Untuk menikmati rumah pohon ini tiap pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000, tiket ini telah termasuk parkir. Terdapat beberapa viewing platform di Tahura Abdul Rachman yg masing-masingnya memiliki pemandangan tersendiri.

Viewing platform yg pertama memiliki pemandangan hutan dan Teluk Panjang sedangkan viewing platform yg kedua pemandangannya berupa panorama Gunung Betung. Viewing platform di sini semacam balkon yg dibangun dengan susunan kayu di atas sebuah pohon besar.

Di atas platform itu kami mampu melihat pemandangan di bawahnya. Viewing platform yg pertama dibuat di pohon duren, memiliki ketinggian sekitar 6 meter, tepat di seberang pohon duren ini dibuat juga viewing platform di atas pohon jengkol yg berguna sebagai tempat pengambilan gambar.

Jadi seandainya membawa teman, satunya naik ke pohon duren bagi difoto sedangkan yg satunya lagi naik ke pohon jengkol bagi mengambil gambar. Namun, seandainya sama-sama ingin difoto dan tidak mau ada yg mengalah bagi mengambil foto tak perlu khawatir karena petugas d isana bersiap menolong pengunjung yg dengan senang hati melakukan ini.

Berkat sosial media, keberadaan viewing platform semakin digemari terutama di kalangan remaja. Pada ketika hari libur maka banyak pengunjung yg tiba buat menyempatkan berfoto di sini salah satunya Stefhanny, ia mengaku sudah tiba beberapa kali kesini namun waktu kedatangan yg pertama viewing platform ini belum ada.

“Bagus banget kalo begini, semakin menarik jadinya buat tiba ke Tahura Wan Abdul Rachman dengan adanya ini (viewing platform), semoga ke depannya makin banyak fasilitas yg ditambah,” ujar gadis yg akrab disapa Fhanny ini.

Seiring dengan semakin ramainya Tahura oleh pengunjung yg datang, maka telah seharusnya pihak pengelola langsung tidak mengurangi fasilitas seperti warung yg menjual makan dan minuman, tempat  sampah, dll.

Selain itu perlu adanya himbauan petugas kepada pengunjung buat tetap terus menjaga kebersihan dengan tak mencoret-coret pohon, tak membuang sampah sembarangan. Agar meskipun menjadi kawasan wisata, Tahura Wan Abdul Rachman tetap lestari dan terjaga.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/18/112000/3272673/1025/bukan-kalibiru-ini-tahura-wan-abdul-rachman-di-lampung
Terima kasih sudah membaca berita Bukan Kalibiru, Ini Tahura Wan Abdul Rachman di Lampung. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bukan Kalibiru, Ini Tahura Wan Abdul Rachman Di Lampung"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.