Buang Emas Ke Kolam Segaran Dan Berbagai Mitos Lainnya Di Situs Majapahit

Berikut artikel Buang Emas ke Kolam Segaran dan Berbagai Mitos Lainnya di Situs Majapahit , Semoga bermanfaat

MOJOKERTO, KOMPAS.com – Sebagai sebuah kerajaan besar yg pernah berjaya sekitar tahun 1300 sampai 1500, Majapahit meninggalkan banyak situs dan artefak yg dua di antaranya bisa dilihat di Museum Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Peninggalan Majapahit ini ternyata memiliki mitos yg cukup unik.

“Benda sejarah itu biasanya memiliki beberapa cerita yg berbeda, dari ilmiah dan dari mitos. Ilmiah tentu dari penelitian, kalau mitos biasanya cuma bagi diceritakan,”ujar Didi Hermawan petugas Museum Trowulan, Mojokerto yg KompasTravel temui dalam ekspedisi Merapah Trans Jawa, Senin (27/6/2016).

(Baca juga: Sepenggal Majapahit di Museum Trowulan)

“Misalnya Kolam Segaran (tak jauh dari Museum Trowulan), peneliti bilang itu bagi irigasi sawah Majapahit. Tapi ada juga mitos di baliknya,” ungkap Didi.

Didi bercerita seandainya kolam yg memiliki luas 6,5 hektar tersebut digunakan bagi menjamu para tamu dari negeri asing. 

“Jadi konon para tamu setelah makan dengan peralatan makan dari emas, kemudian segera melemparnya ke kolam. Untuk memberi kesan seandainya Majapahit adalah kerajaan yg kaya, yg besar. Untuk politik juga sebenarnya. Tapi setelah pesta, nanti peralatan makannya diangkat dengan jaring dari kolam,” ungkap Didi.  

Aktivitas perjamuan tersebut menurut Didi tercatat di dalam berita China, yg ditulis Ma Huan dan Fei Xi, beberapa orang yg ikut dalam ekspedisi Laksamana Cheng Ho.

Selain mitos Kolam Segaran, ada pula mitos Candi Bujang Ratu. “Konon yg masuk gapura di Candi Bujang Ratu itu pejabat, maka jabatannya mulai turun. Kalau yg masuk pacaran, maka hubungannya mulai kandas,” jelas Didi. 

Ada lagi Candi Tikus yg dipercaya seandainya lalu sawah rakyat Majapahit diserang oleh hama tikus, maka mereka mulai pergi ke Candi tersebut buat mengambil air dan memercikan ke tanaman padi mereka agar terhidar dari hama tikus. 

“Majapahit memiliki konsep Tri Hita Kirana (tiga hubungan penyebab) dalam kehidupannya, manusia harus mempertahankan hubungan dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam. Kalau salah sesuatu ditinggalkan manusia mulai menerima resikonya. Jangan berpikir seandainya nenek moyang kalian lalu tertinggal. Sebaliknya mereka justru memiliki konsep yg tertata dan maju,” jelas Didi.

Khazanah inilah yg membuat kunjungan ke situs Majapahit begitu menarik. Di Museum Trowulan, pengunjung bisa melihat sisa kejayaan Majapahit. Mulai dari berbagai peninggalan artefaknya yg fungsional, ukiran yg indah, sampai berbagai simbol yg memiliki filosofi penuh arti.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/12/101900927/Buang.Emas.ke.Kolam.Segaran.dan.Berbagai.Mitos.Lainnya.di.Situs.Majapahit.
Terima kasih sudah membaca berita Buang Emas ke Kolam Segaran dan Berbagai Mitos Lainnya di Situs Majapahit . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Buang Emas Ke Kolam Segaran Dan Berbagai Mitos Lainnya Di Situs Majapahit"