Buah Tangan Baru Dari Trenggalek, Batik Motif Arumi

No comment 163 views

Berikut artikel Buah Tangan Baru dari Trenggalek, Batik Motif Arumi, Semoga bermanfaat

Trenggalek – Pemerintah Kabupaten Trenggalek launching batik ‘Arumi’ sebagai varian baru motif produk unggulan. Batik ini pun diharap dapat jadi buah tangan untuk wisatawan.

“Nama batik Arumi ini bukan dari saya, tetapi justru diusulkan oleh tim Dekranasda (Dewan kerajinan Nasional Daerah) Trenggalek,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek sekaligus selebriti, Arumi Bachsin, Minggu (06/11/2016).

Menurutnya, motif pada kain batik arumi ini lebih menonjolkan kesenian khas Trenggalek, berupa tari Turangga Yaksa serta sejumlah aktifitas masyarakat lainnya yg biasa dikerjakan di kota keripik tempe ini.

“Sebelumnya, batik-batik khas di sini ciri khasnya adalah cengkeh dan manggis, nah, sekarang kalian ingin menambahkan varian baru sekaligus menjadi ajang promosi buat kesenian kita,” ujar Arumi.

Istri Bupati Trenggalek, Emil Dardak ini menjelaskan, salah sesuatu keunggulan dari produk batik Arumi adalah penggunaan Prodo, sehingga warna kain menjadi mengkilap dan terkesan glamour.

Nama motif Arumi ini diambil dari nama isri Bupati Trenggalek (Adhar/detikTravel)=Nama motif Arumi ini diambil dari nama isri Bupati Trenggalek (Adhar/detikTravel)

Kata dia, pada zaman dahulu, penggunaan Prodo biasanya cuma digunakan pada kain batik yg dipakai oleh raja atau kalangan bangsawan. Namun ketika ini semua lapisan masyarakat dapat menikmatinya.

“Jadi, warna batik Arumi ini lebih modern, sehingga aku percaya anak-anak muda mulai lebih suka,” imbuh Arumi ketika ditemui di arena pameran produk UMKM di Alun-alun Treggalek.

Hal senada disampaikan Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Darda, Ia mengaku mulai selalu berupaya menggenjot produk unggulan dari masyarakat agar lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Khusus bagi batik Arumi, Emil mengaku sempat kaget dengan penggunaan nama istrinya, karena dikhawatirkan mulai menimbulkan persepsi yg berbeda di kalangan masyarakat.

“Makanya sempat aku tanya istri, apa benar ingin memakai nama Arumi, nanti dikiranya ingin narsis. Tapi ternyata yg usul bukan dari istri saya,” kata Emil.

Menurutnya, Trenggalek memiliki potensi yg sangat besar bagi produk kain batik, akan dari batik tulis hingga batik cap. Pihaknya selalu berupaya bagi menolong proses pemasaran, sehingga produk unggulan tersebut dapat diserap dengan gampang oleh pasar.

“Ini kalian telah komunikasi dengan salah sesuatu supermarket di Trenggalek agar memberikan ruang buat pelaku UMKM buat memasarkan produknya. Responnya sangat bagus, bahkan nantinya mulai menjadi salahs atu etalase produk unggulan Trenggalek,” ujar Emil. (rdy/rdy)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/11/06/113526/3338550/1382/buah-tangan-baru-dari-trenggalek-batik-motif-arumi
Terima kasih sudah membaca berita Buah Tangan Baru dari Trenggalek, Batik Motif Arumi. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Buah Tangan Baru Dari Trenggalek, Batik Motif Arumi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.