“Buah Dari Surga”, Bagaimana Rasanya?

No comment 80 views

Berikut artikel “Buah dari Surga”, Bagaimana Rasanya?, Semoga bermanfaat

CHIANG MAI, KOMPAS.com – Bagian luarnya berwarna oranye kemerahan, dengan duri tumpul yg memenuhi permukaan. Begitu dibuka, bagian dalamnya mirip markisa namun berwarna merah darah. Inilah Gac, buah langka yg memiliki julukan fruit from heaven.

Jika tak jeli menyusuri Saturday Night Market di Chiang Mai, Thailand, aku pasti melewati lapak sesuatu ini. Lapak Gac Fresh Juice terhimpit di antara penjual pakaian dan cenderamata. Posisinya agak ke belakang jalan. Meski begitu, daging buah yg berwarna merah darah berhasil memicu rasa penasaran. 

Gac, alias Momordic cochonchinensis, adalah buah langka yg ditemukan di negara-negara Asia Tenggara khususnya Vietnam, Thailand, Laos, Kamboja, dan Myanmar. Orang Thailand menyebutnya sebagai fahk khao sementara penduduk Myanmar menyebutnya taw thabu. Orang barat menyebutnya Spiny Bitter Gourd, Sweet Gourd atau Cochinchin Gourd.

Namun secara keseluruhan, buah ini terkenal dengan julukan fruit from heaven atau buah dari surga. Buah ini cuma tumbuh selama beberapa bulan dalam setahun, biasanya Desember dan Januari. Beruntung, KompasTravel menemukan satu-satunya lapak Gac Fruit Juice di Saturday Night Market.

Rare fruit, rare fruit. Come, taste,” tutur wanita penjual jus buah Gac ketika aku mendekat, dua waktu lalu. 

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Sabtu malam, warga dan wisatawan di Chiang Mai berbondong-bondong menyambangi Wui Lai Street buat berburu kuliner dan suvenir.

Wanita itu kemudian mengambil sendok plastik, memasukkannya ke dalam buah Gac, dan menawarkan aku buat mencicipi. Meski penampilannya merah merona, rupanya Gac tidaklah manis. Buah ini terasa asam, dengan sedikit saja rasa manis. Teksturnya lembut, mirip markisa.

Satu botol jus buah Gac cuma dibanderol 400 baht (Rp 15.000). Karena rasanya yg terlalu asam, si penjual mencampurnya dengan buah markisa yg manis segar. Perpaduan rasa beberapa buah ini benar-benar nikmat!

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Buah ini cuma tumbuh selama beberapa bulan dalam setahun, biasanya Desember dan Januari. Beruntung, KompasTravel menemukan satu-satunya lapak Gac Fruit Juice di Saturday Night Market.

Banyak alasan Gac dijuluki fruit from heaven. Buah ini memiliki sangat banyak manfaat, terutama jumlah beta-carotene (vitamin A) dan lycopene yang sangat tinggi. Kandungan beta-carotene dalam buah Gac jauh lebih tinggi dibanding wortel atau ubi ungu. Buah ini memiliki tingkat gula rendah, sehingga baik bagi diabetes hingga mengobati kanker.

Rasa yg begitu nikmat dan menyegarkan lantas menggoda aku bagi membeli botol kedua. Usai memberi 400 baht, wanita penjual jus memberitahu bahwa Gac harus diminum dalam keadaan dingin. 

Keep it cool, it’s good for the vitamins,” imbuhnya.

***

Ikuti kuis “Take Me Anywhere 2” yg diadakan KompasTravel dan buktikan sendiri keseruan beraktivitas di Yogyakarta. Ikuti periode keempat “Quiz on Article” dengan klik artikel berikut: Kesempatan Terakhir Dapatkan Liburan Gratis bersama “Take Me Anywhere 2”

Pemenang mulai mendapatkan kesempatan liburan gratis yg seru ke Yogyakarta selama tiga hari beberapa malam. Hadiah telah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru selama di Yogyakarta. Juga raih kesepatan memenangkan hadiah smartphone.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/09/30/220400427/.buah.dari.surga.bagaimana.rasanya.
Terima kasih sudah membaca berita “Buah dari Surga”, Bagaimana Rasanya?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "“Buah Dari Surga”, Bagaimana Rasanya?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.