Berwisata Buah Di Kampung Lapak Durian Binuang

No comment 173 views

Berikut artikel Berwisata Buah di Kampung Lapak Durian Binuang, Semoga bermanfaat

POLEWALI, KOMPAS.com – Musim buah durian membuat Kecamatan Binuang sebagai ikon penghasil buah-buahan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kembali mendadak populer dan ramai dikunjungi wisatawan.

Aneka buah-buahan dijajakan secara tradisional di depan rumah warga. Kecamatan Binuang terkenal dengan lapak buah terpanjang yg membentang dari Desa Rea, Desa Kanang hingga Desa Silopo, perbatasan Kabupaten Polewali Mandar (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel).

Di sepanjang jalur lintas barat Sulawesi ini wisatawan bebas memilih buah durian yg dijajakan oleh ratusan lapak dengan harga terjangkau dan tentu saja rasa buah durian yg khas.

Para pedagang di sepanjang jalur trans sulawesi ini buka 24 jam buat melayani wisatawan yg tiba mencicipi aneka buah yg dijajakan.

KOMPAS.com/JUNAEDI Kawasan wisata buah di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat terkenal dengan lapak buah terpanjang di dunia yg membentang belasan kilometer dari Desa Rea, Kanang hingga Desa Silopo, perbatasan Polewali Mandar (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel).

Pembeli umumnya adalah wisatawan yg sengaja tiba buat menikmati aneka buah di kawasan ini, tidak terkecuali para pengendara yg melintas di jalur ini.

Pengendara yg lelah dalam perjalanan di jalur trans sulawesi akan dari Makassar hingga Palu (Sulawesi Tengah) kerap mampir selain bagi melepas lelah juga buat menikmati aneka buah yg dijajakan warga.

Yang menarik, wisatawan tidak perlu ragu membeli buah, sebab seandainya ditemukan ada buah yg rusak atau busuk dapat segera diganti dengan buah durian yg lebih baik tanpa harus tidak mengurangi ongkos.

Indah, salah sesuatu penikmat durian mengaku rasa khas durian di lokasi ini sangat enak dan legit. Indah bahkan mengajak sejumlah rekannya menikmati legitnya buah durian khas Mandar di lokasi ini.

“Rasanya enak, legit dan beda dari durian yg biasanya aku cicipi,” katanya.

KOMPAS.com/JUNAEDI Kawasan wisata buah di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat terkenal dengan lapak buah terpanjang di dunia yg membentang belasan kilometer dari Desa Rea, Kanang hingga Desa Silopo, perbatasan Polewali Mandar (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel).

Ratna, salah sesuatu pedagang durian menuturkan, kawasan lapak ini paling ramai pada hari libur nasional dan liburan akhir pekan.

Ia mengaku sejak dulu Kecamatan Binuang terkenal sebagai sentra penghasil buah durian dan buah-buahan lainnya seperti rambutan.

Harga durian bervariasi, akan dari Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per buah, tergantung macam durian dan ukuran besarnya.

Karena harganya relatif murah, tidak jarang pembeli segera memborong buah durian bagi dibawa pulang ke rumah atau oleh-oleh bagi teman dan sahabat.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/02/13/050900127/berwisata.buah.di.kampung.lapak.durian.binuang
Terima kasih sudah membaca berita Berwisata Buah di Kampung Lapak Durian Binuang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Berwisata Buah Di Kampung Lapak Durian Binuang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.