Bertemu T-Rex Di Negeri Paman Sam

No comment 98 views

Berikut artikel Bertemu T-Rex di Negeri Paman Sam, Semoga bermanfaat

New York – Masih ingat film ‘Night at Museum’? Inilah American Museum of Natural History di New York yg jadi lokasi syuting filmnya. Ada T-Rex di sini lho!

Malam menjelang di hari pertama Larry Daley bekerja sebagai satpam di Natural History Museum. Seluruh penghuni museum yg didominasi tokoh dan benda-benda bersejarah hidup secara ajaib.

Diawali dengan kerangka T-Rex yg berperilaku seperti anjing, sampai patung lilin Theodore Roosevelt dan Jenderal Octavius dari Roma yg tiba-tiba menyapanya, membuat Larry takjub. Namun situasi museum menjadi tidak terkendali dengan keluarnya semua penghuni museum dari diorama mereka.

Para penggemar film fantasi komedi ‘Night at Museum’ tentu tak asing dengan cerita ini. Adegan kejar-kejaran Ben Stiller si pemeran Larry dengan dinosaurus dan penghuni museum lainnya mulai otomatis terbayang ketika mengunjungi Natural History Museum di New York, Amerika Serikat (AS). Maklum saja, tempat ini memang menjadi lokasi penting syuting filmnya.

Tampak depan American Museum of Natural History (Rachmatun Nisa/detikTravel)

American Museum of Natural History (AMHN) terletak di 200 Central Park West, New York. Bangunan utamanya berseberangan dengan Central Park, terdiri dari 27 bangunan yg saling terhubung dan memiliki 45 ruang pameran selain planetarium dan perpustakaan.

Kardi Tanujaya yg menjadi pemandu DetikTravel mengatakan, museum ini adalah museum sejarah alam terlengkap di dunia dengan lebih dari 32 juta koleksi spesies tumbuhan, hewan, fosil, bebatuan, meteorit dan artefak.

“AMHN juga salah sesuatu museum terbesar di dunia, menempati lahan seluas 190 ribu meter persegi. Seharian menikmati museum ini mungkin tak mulai cukup. Tempatnya luas dan banyak sekali yg mampu dilihat,” kata Kardi.

Sayangnya karena keterbatasan waktu tour, DetikTravel tak sempat menjelajahi segala isi museum. Bagi pengunjung dengan keterbatasan waktu, Kardi pun memberikan tips. “Saya dapat rekomendasikan dua ehxibition hall yg jadi top-nya,” ujar Kardi. Dengan mengunjungi sejumlah hall yg menjadi highlight AMHN, setidaknya cukup memuaskan DetikTravel.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, di dalam museum kebanggaan warga New York ini, ada banyak exhibition hall yg sangat luas dengan beragam koleksinya. Mulai dari paus biru raksasa di ruang Hall of Ocean Life, batu meteor Cape York seberat 31 ton dan kerangka manusia buatan dari berbagai penjuru dunia.

Kunjungan pertama mampu kami akan dengan menyambangi diorama habitat hewan khas Afrika, Asia dan Amerika Utara. Setiap diorama kelihatan sangat alami, sehingga kami serasa berada di habitat aslinya.

Serasa benar-benar hidup! (Rachmatun Nisa/detikTravel)

“Pembuatan sesuatu patung lilin saja melibatkan banyak orang. Satu diorama seperti ini melibatkan kerja keras banyak orang dari berbagai bidang, akan dari ilmuwan, ahli tanaman, fotografer, sampai seniman, demi menampilkan hewan dan keadaan alam yg sama persis sesuai aslinya,” papar Kardi.

Salah sesuatu wahana terpopuler di AMNH adalah Akeley Hall. Namanya diambil dari Carl Akeley, seorang petualang, konservasionis dan fotografer yg mengabdikan hidupnya bagi museum.
Carl Akeley memimpin sebuah tim ekspedisi ke Afrika di awal abad 20. Selama lebih dari beberapa dekade, mereka mempelajari, menyelamatkan berbagai hewan dan tumbuhan, terutama yg langka dan terancam punah. Mereka kemudian membawa banyak sekali spesies dari Afrika ke AMNH.

Lalu ada Arthur Ross Hall of Meteorites. Dari namanya, telah mampu ditebak area ini memperlihatkan benda-benda luar angkasa. Di dalamnya terdapat meteor berukuran besar yg jatuh di Greenland. Benda angkasa ini menjadi meteorit terbesar sedunia yg dipajang di museum. Terdapat pula nanodiamonds, berlian dari serpihan meteor berumur lebih dari 5 miliar tahun yg terus membuat pengunjung terpukau.

Bagian paling seru di AMNH untuk detikTravel mungkin Fossil Halls. Area yg menyimpan banyak fosil dan kerangka dinosaurus ini memang tampaknya menjadi salah sesuatu yg favorit, terutama buat pengunjung anak-anak.

Belajar tentang fosil dinosaurus (Rachmatun Nisa/detikTravel)

Apalagi, di dua area terdapat pula diorama yg dibuat sedemikian rupa seperti keadaan di jaman purbakala. Di sini, kami bahkan mampu merasakan menyentuh fosil telur dinosaurus! Menemui T-Rex, Velociraptor, Apatosaurus sampai Stegosaurus dalam ukuran aslinya, dijamin mulai membuat penggemar dinosaurus asik berfantasi.

T-Rex, sebagai dinosaurus terpopuler, sepertinya menjadi objek foto paling disukai. Banyak yg berfoto sembari berakting seolah dikejar si sangar T-Rex. Rawwwrr! Alhasil, seandainya ingin mengambil foto T-Rex ‘bersih’ dari kerumunan orang, harus bersabar.

Objek foto yg paling digemari (Rachmatun Nisa/detikTravel)

Tiket masuk seharga USD 22 (Rp 291 ribu) bagi dewasa dan USD 12.50 (Rp 165 ribu) buat anak-anak rasanya sangat pantas buat menebus pengalaman seru menjelajahi sejarah alam di AMNH. Sebelum berkunjung, kalian mampu mengunjungi website AMNH yg super lengkap memberikan informasi.

Mulai dari pembelian tiket sampai cara menuju ke sana dengan transportasi publik maupun mobil pribadi mampu kalian temui di sana. Jadi, kalau Anda ke New York, jangan terlewatkan museum ini dari daftar kunjungan. (aff/aff)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/04/165529/3290683/1520/bertemu-t-rex-di-negeri-paman-sam
Terima kasih sudah membaca berita Bertemu T-Rex di Negeri Paman Sam. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bertemu T-Rex Di Negeri Paman Sam"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.