Bertemu Jaliteng, Persilangan Unik Banteng Jawa Dan Sapi Bali

Prigen – Apa jadinya bila hewan perkasa seperti Banteng Jawa dikawinkan dengan Sapi Bali? Mari bertemu Jaliteng, hasil perkawinan unik antar kedua satwa itu di Taman Safari Prigen.

Banteng Jawa yaitu salah sesuatu satwa yg dilindungi oleh undang-undang. Jumlahnya di alam cenderung menurun setiap tahunnya. Salah sesuatu usaha yg dikerjakan buat melestarikan mereka selain memeliharanya di lembaga konservasi, adalah dengan cara menyilangkan mereka dengan spesies yang lain agar gennya tetap lestari.

Salah sesuatu satwa yg dicoba buat disilangkan dengan Banteng Jawa adalah Sapi Bali. Penyilangan ini pun dikerjakan di Taman Safari Prigen bekerjasama dengan Balai Penelitian Benih Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Persilangan pun berhasil dilakukan, kini anak-anak hasil perkawinan ini disebut sebagai Jaliteng.

“Jaliteng ini hasil perkawinan silang antara Banteng Jawa dan Sapi Bali. Soal nama, Jaliteng ini ada artinya merupakan Jawa Bali Banteng. Yang memberi nama waktu itu Gubernur Jawa Timur, Pakdhe Karwo,” terang Idham Rustian, Kepala Divisi Sales, Marketing dan Komunikasi Taman Safari Prigen kepada detikTravel dua minggu yg lalu.

Penampakan Jaliteng di balik semak (Wahyu/detikTravel)

Menurut Ivan Chandra, dokter hewan sekaligus Kurator Herbivora Taman Safari Prigen yg mengawasi proyek ini, ada tujuan besar di balik persilangan tersebut. Yaitu bagi menciptakan nilai tambah dari satwa yg sekarang sedang dibiakkan.

“Jaliteng tak cuma sekadar dibiakkan, melainkan ada tujuan tertentu merupakan agar mempunyai nilai tambah. Ketika dikawinkan mulai meningkatkan produktivitas genetik maupun ketahanan mulai penyakit. Ketika Sapi Bali dengan banteng, fisiknya mulai kuat, nilai genetiknya meningkat, bantengnya juga tak inbreed,” jelas Ivan.

Produktivitas yg dimaksud Ivan adalah dari segi berat badan. Jika bayi Sapi Bali biasa begitu lahir beratnya cuma mencapai 16 Kg, bayi Jaliteng bobotnya mampu mencapai 22 Kg. Pertumbuhan fisik Jaliteng pun lebih cepat dari sapi biasa, di usia 4 tahun beratnya mampu mencapai 400 kg dan beratnya mencapai lebih dari 1 ton saat dewasa.

Jaliteng belum dapat dikonsumsi (Wahyu/detikTravel)

Belum Bisa Dikonsumsi

Saat ini Jaliteng belum mampu bagi konsumsi manusia. Untuk mencapai tahap bersiap konsumsi, Jaliteng butuh penelitian lebih lanjut. Saat ini Jaliteng yg ada di Taman Safari Prigen baru pada tahap F1, alias keturunan pertama yg dilahirkan dari induk Banteng Jawa jantan serta indukan Sapi Bali betina.

“Saat ini belum dapat dikunsumsi karena perlu diriset lagi. Keturunan F1 kalian nanti mulai kalian kawinkan dengan banteng lagi, F2-nya nanti kami olah lagi. Saat ini telah ada 14 ekor F1, 6 jantan dan 8 betina. Sementara kami tampung lalu di TSI (Taman Safari Indonesia), rencananya mulai dikirim juga ke BBIB (Balai Besar Inseminasi Buatan) bagi penelitian lebih lanjut,” tambah Ivan.

Jaliteng Jantan (Wahyu/detikTravel)

Cara Membedakan Jaliteng Jantan dan Betina

Dari keturunan F1 Jaliteng yg dihasilkan, ada 8 betina dan 6 pejantan yg dilahirkan. Cara membedakan antar keduanya pun cukup mudah, merupakan melalui ciri fisiknya. Untuk pejantan, ciri fisiknya masih mirip dengan Banteng Jawa, sementara buat yg betina mirip dengan Sapi Bali.

“Ketika memasuki usia 3 tahun warna hitamnya pejantan akan nampak, sementara betina tetap berwarna coklat. Jantan milik fisik lebih kokoh, kalau betina lebih kecil. Di usia 5 tahun mereka telah mampu kawin,” papar Ivan.

Jaliteng Betina (Wahyu/detikTravel)

Sapi Jaliteng ketika ini belum mampu dilihat oleh traveler yg tiba ke Taman Safari Prigen karena sedang dalam masa penelitian. Sapi-sapi ini disimpan dalam kandang khusus yg terletak di bagian belakang, dekat dengan Rumah Sakit Hewan.

Diharapkan ke depannya Sapi Jaliteng ini mampu memberi manfaat berupa nilai tambahnya kepada masyarakat. Sehingga pelestarian Banteng Jawa memberikan dampak positif serta kesejahteraan untuk para peternak di kawasan Jawa Timur

Sekawanan Jaliteng sedang merumput (Wahyu/detikTravel)

(wsw/shf)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/05/26/135000/3218360/1519/bertemu-jaliteng-persilangan-unik-banteng-jawa–sapi-bali
Terima kasih sudah membaca berita Bertemu Jaliteng, Persilangan Unik Banteng Jawa dan Sapi Bali. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bertemu Jaliteng, Persilangan Unik Banteng Jawa Dan Sapi Bali"