Bernostalgia Dengan Jajanan “Tempoe Doeloe” Di Kampoeng Legenda

Berikut artikel Bernostalgia dengan Jajanan “Tempoe Doeloe” di Kampoeng Legenda, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam rangka Hari Kemerdekaan RI dan HUT Jakarta, Mal Ciputra Jakarta kembali mengadakan festival kuliner Kampoeng Legenda. Acara ini digelar akan 10-21 Agustus 2016.

Kali ini, Kampoeng Legenda menghadirkan lebih dari 80 kuliner legendaris. Salah satu booth yang mengajak Anda bernostalgia adalah Sunda Unik, yang menjual aneka jajanan tempo dulu. Makanan yg dijual yaitu jajanan yg eksis pada tahun 1980-1990an.

“Jadi kita menjajakan makanan dengan dikemas konsep tempo dulu,” ujar Ian, salah sesuatu pemilik Sunda Unik ketika ditemui KompasTravel, Kamis (11/08/2016).

YOSIAMARGARETTA/KOMPAS.COM Mungkin Anda tak asing dengan jajanan seperti Kuaci Gajah, Telur Cicak, sampai Sagon Serbuk.

“Kita hunting untuk mencari makanan ini sesuatu per satu. Untungnya memang yg kami hadirkan ini masih ada tokonya semua,” tutur Ian.

Ian mengakui, proses pencarian kembali jajanan tempo dahulu memang tak mudah. Selain telah tak eksis di generasi ketika ini, dua macam jajanan bahkan telah tak diproduksi.  Oleh karena itu, Sunda Unik pun harus mengakalinya. Contohnya adalah Sagon Serbuk yg kini milik kemasan berbeda.

“Dulu kan Sagon Serbuk dikemas pakai kertas minyak yg bentuknya seperti kerucut, sekarang kami kemas pakai plastik. Tujuannya agar lebih awet, kalau pakai kertas lebih gampang ‘masuk angin’,” papar Ian.

YOSIAMARGARETTA/KOMPAS.COM Mungkin Anda tak asing dengan jajanan seperti Kuaci Gajah, Telur Cicak, sampai Sagon Serbuk.

Aneka jajanan tempo doeloe ini dihadirkan kembali agar generasi sekarang dapat melestarikannya.

“Tujuannya pertama, ingin mempertahankan makanan-makanan asli Indonesia. Yang kedua, ingin memopulerkan lagi makanan-makanan yg pernah menjadi primadona tetapi akan terlupakan di zaman sekarang,” tutur Ian.

Namun dengan adanya Sunda Unik yg menghadirkan jajanan tempo dulu, banyak orang tua yg mengenalkan jajanan masa kecilnya kepada anak-anaknya. Dengan begitu, antusiasme dari anak muda juga kelihatan dari promosi yg orang tua mereka berikan.

“Berhubung orangtuanya yg jajan, jadi mereka mengenalkan ke anak-anaknya. Antusiasme anaknya tidak kalah dengan orangtuanya,” tutur Ian.

YOSIAMARGARETTA/KOMPAS.COM Mungkin Anda tak asing dengan jajanan seperti Kuaci Gajah, Telur Cicak, sampai Sagon Serbuk.

Selain Sunda Unik, masih banyak booth yang menyajikan kuliner ikonik. Beberapa kuliner segera dibawa dari tempat asalnya. Misal Bale Raos Jogjakarta, restoran yg menyajikan masakan turun temurun asli Keraton.

Tidak sekadar kuliner, Kampoeng Legenda juga menghadirkan booth sambal dalam Festival Sambal Nusantara. Di sini Anda mampu mencicipi aneka sambal yg berasal dari 25 provinsi. Dari sambal andaliman, sambal kenari, dan masih banyak lagi.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/13/181000827/Bernostalgia.dengan.Jajanan.Tempoe.Doeloe.di.Kampoeng.Legenda
Terima kasih sudah membaca berita Bernostalgia dengan Jajanan “Tempoe Doeloe” di Kampoeng Legenda. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bernostalgia Dengan Jajanan “Tempoe Doeloe” Di Kampoeng Legenda"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.