Berkunjung Ke Desa Nazaret Yang Bersejarah Di Israel

No comment 101 views

Berikut artikel Berkunjung ke Desa Nazaret yang Bersejarah di Israel, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Traveler yg berziarah ke Israel, dapat berkunjung juga ke Desa Nazareth. Di sini kamu mampu melihat suasana pedesaan dari abad Ke-1, hingga replika makam Yesus.

Nazareth Village yg dibuka pada tahun 2000 yaitu sebuah museum terbuka di Nazareth, Israel. Museum ini merepresentasikan kehidupan zaman Yesus pada abad 1, dimana terdapat model desa yg otentik.

Nazareth Village memiliki luas 6 hektar dan berlokasi sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari pusat Kota Nazareth. Nazareth Village dikelola oleh sejarawan lokal bernama Dr Nakhle Bishara yg juga yaitu Direktur medis dari Rumah Sakit Nazareth dan bekerja sama dengan Center for the Study of Early Christianity (CSEC).

Apa hubungannya Nazareth Village dengan Rumah Sakit Nazareth? Rupanya, lahan yg digunakan buat mendirikan Nazareth Village, dulunya yaitu lahan kosong dari Rumah Sakit Nazareth.

Jika biasanya berkunjung di museum membuat bosan, berbeda dengan Nazareth Village. Tempat ini memotivasi pengunjung bagi berinteraksi dengan alam dan belajar cara hidup kuno. Apakah aman buat anak-anak? Tentu saja. Nazareth Village menjadi salah sesuatu tujuan wisata yg terbuka buat semua usia.

Pengunjung mulai dipandu oleh guide lokal yg berbahasa Inggris, Italia, Jerman, Arab, Perancis, Rusia, Spanyol, Finlandia dan Ibrani. Guide ini mulai mengantar dan menjelaskan mengenai masing-masing spot, antara yang lain :

1. Peternakan

Pengunjung mampu melihat seorang yg berperan sebagai penjaga di dekat kandang kambing. Pengunjung bolehberinteraksi dengan hewan-hewan ternak dan gembala.

2. Replika makam Yesus

Terdapat replika makam Yesus dengan ukuran yg lebih kecil, sehingga pengunjung memiliki gambaran bagaimana keadaan makam batu yg digunakan pada jaman dahulu.

3. Tempat pemerasan anggur

4. Tempat penenunan benang wol

5. Tempat kerja tukang kayu

6. Sinagog atau rumah ibadat

Para pekerja yg berperan sebagai gembala, tukang kayu maupun penenun yaitu orang-orang Nazareth (maupun di luar Nazareth) yg beragama Islam dan Kristen. Tentu saja tempat ini bukan ekslusif bagi sesuatu agama tertentu, namun dibuka bagi umum.

Keistimewaan yang lain dari Nazareth Village adalah pengunjung mampu memesan makanan khusus merupakan makanan yg pernah disajikan di dalam cerita Alkitab seperti : Martha meal yg berupa makanan yg disajikan oleh Martha saat Yesus singgah di rumahnya, sup kacang merah Yakub yg diberikan Yakub kepada Esau saudaranya, atau makanan Paskah. Tentu saja, pengunjung harus memesan jauh-jauh hari sebelumnya bagi menikmati pengalaman ini.

Nazareth Village dikelola oleh organisasi non profit dimana bagi biaya operasionalnya mengandalkan pemasukan dari tiket masuk dan toko yg menjual souvenir serta video tentang museum ini. Oleh sebab itu, terdapat larangan buat membuat rekaman video selama mengikuti tour di sini. Pengunjung cuma boleh foto saja. Mereka juga menerima donasi dalam bentuk pembuatan Tree of Light, Builder Walk ataupun donasi sukarela.

Untuk harga tiket masuknya, sekitar 50 NIS (New Israeli Shekels, 1 USD= 3,6 NIS), 5-17 tahun= 25 NIS, dan di bawah 5 tahun = gratis.

Jam Operasionalnya akan dari hari Senin-Sabtu = 09.00-17.00, sementara pada hari Minggu: cuma bagi pemesanan khusus dalam jumlah tertentu, dan pada hari raya tempat ini tutup. Disarankan buat mengadakan reservasi terlebih dulu supaya tak mengantri lama.

Traveler, mau coba destinasi unik di 2017? Jangan lupa sisipkan Nazareth Village di bucket list travel kamu.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/30/114000/3389930/1025/berkunjung-ke-desa-nazaret-yang-bersejarah-di-israel
Terima kasih sudah membaca berita Berkunjung ke Desa Nazaret yang Bersejarah di Israel. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Berkunjung Ke Desa Nazaret Yang Bersejarah Di Israel"