Berjuta Rasa Saat Berada Di Masjidil Haram

No comment 187 views

Berikut artikel Berjuta Rasa Saat Berada di Masjidil Haram, Semoga bermanfaat

Makkah – Menginjakkan kaki ke tanah suci, berjuta rasa mulai terasa di dada. Haru, syahdu, penuh takjub mulai dirasakan traveler begitu berada di dalam Masjidil Haram.

Masjidil Haram dapat disebut sebagai masjid yg paling sakral buat umat muslim di semua dunia. Di dalam masjid ini berdiri Kakbah, titik pusat jutaan umat muslim saat sedang salat, pun saat sedang melaksanakan ibadah haji.

Dihimpun detikTravel dari dua sumber, Kamis (2/3/2017), Masjidil Haram ini memiliki luas lebih dari 356 ribu meter persegi. Dengan luas tersebut, masjid ini dapat menampung lebih dari 900 ribu jamaah. Pantas seandainya Masjidil Haram menyandang predikat sebagai masjid terbesar di dunia.

Setiap hari, Masjidil Haram mulai dipenuhi oleh umat islam yg ingin beribadah salat. Di musim haji, jumlahnya makin bertambah banyak. Diperkirakan jumlahnya menembus angka jutaan orang. Masjidil Haram pun berubah menjadi lautan manusia.

Suasana Masjidil Haram dan Kakbah (Madin/detikTravel)Suasana di dalam Masjidil Haram dan sekitar Kakbah (Madin/detikTravel)

Magnet dari Masjidil Haram tentunya adalah Kakbah, kiblat ratusan juta umat muslim di dunia. Bangunan Kakbah berbentuk seperti kubus, dengan ukuran panjang sekitar 13 m, lebar 11 m, dan tinggi 12 m. Temboknya terbuat dari batu marmer dan bangunan Ka’bah dihalangi kain hitam.

Kakbah dibangun sejak zaman Nabi Ibrahim dibantu oleh anaknya, Nabi Ismail. Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir menyempurnakan ajaran mengenai ibadah haji, yg kemudian dikerjakan oleh umat Muslim sampai sekarang.

Rata-rata kebanyakan umat Islam ingin merasakan nikmatnya salat di depan kakbah langsung. Namun buat dapat merasakan pengalaman tersebut, traveler harus bersiap berebut tempat dengan ribuan jamaah lainnya.

Belum lagi ramainya kakbah saat jamaah sedang tawaf, atau ibadah berkeliling kakbah sebanyak 7 kali. Perlu perjuangan tersendiri buat mampu merasakan pengalaman ini.

Deru derap jamaah sambil bertakbir mulai terdengar lantang dari beragam penjuru. Bacaan tasbih, tahmid, dan takbir tidak henti-hentinya diucapkan, serta tidak ketinggalan bacaan Talbiyah juga menggema. Bisa dipastikan hati beriman mulai merinding dibuatnya.

Ramainya jamaah di sekitar Kakbah (Madin/detikTravel)Ramainya jamaah di sekitar Kakbah (Madin/detikTravel)

Saat tawaf berbarengan dengan ribuan umat muslim lainnya dari semua dunia, rasanya lebih dahsyat lagi. Tak terasa tetes air mata lepas dari pelupuk mata. Rasa haru hanyut bersama ribuan orang yg bergerak seirama. Mereka memutari kakbah sambil berdoa, dan mengagungkan nama Allah.

Tak jarang kalian dapat melihat ratusan orang berebut bagi menyentuh batu Hajar Aswad. Rasanya ada kebahagiaan tersendiri bila berhasil menyentuh batu ini.

Dari Masjidil Haram kalian mampu memetik pelajaran berharga, bahwa kami hanyalah elemen yg sangat kecil di alam semesta buatan Allah. Di depan Masjidil Haram dan Kakbah, segala manusia derajatnya sama, tidak peduli apa pangkat dan jabatanmu di dunia.

Tak sepatutnya kalian berbesar diri dan berbangga hati atas segala yg kami miliki. Sungguh segala kekuasaan itu hanyalah punya Allah SWT semata. (wsw/wsw)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/02/072243/3435815/1520/berjuta-rasa-saat-berada-di-masjidil-haram
Terima kasih sudah membaca berita Berjuta Rasa Saat Berada di Masjidil Haram. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Berjuta Rasa Saat Berada Di Masjidil Haram"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.