Belanja Oleh-oleh, Antara Terpaksa Dan Sukarela

No comment 129 views

Berikut artikel Belanja Oleh-oleh, Antara Terpaksa dan Sukarela, Semoga bermanfaat

Jakarta – Liburan kurang afdol kalau pulang tak bawa oleh-oleh. Namun, belanja oleh-oleh itu antara terpaksa dan sukarela. Benar nggak sih?

Belanja oleh-oleh adalah kegiatan yg bikin liburan kami makin lengkap. Kemanapun kalian pergi di Indonesia atau di luar negeri, pasti mampu wisata belanja oleh-oleh. Apalagi setiap kota dan negara pasti milik oleh-oleh yg khas, dari yg normal sampai yg ekstrem dan unik.

Nah, detikTravel sepanjang Kamis (2/2/2017) mulai seharian membahas pro kontra oleh-oleh. Kenapa pro kontra? Jangan salah, tak segala traveler suka belanja atau malah dititipi oleh-oleh.

Karena nilai budaya komunal yg kuat, turis Indonesia dan Asia memang senang belanja oleh-oleh dalam jumlah banyak. Turis Eropa dan Amerika biasanya belanja oleh-oleh secukupnya.

Namun apakah memborong oleh-oleh itu menyenangkan ada justru keterpaksaan? Ini kembali lagi ke hubungan antar personal para traveler. Mereka terbagi antara yg suka meminta atau menunggu diberi oleh-oleh.

Namun meminta oleh-oleh tentu ada etikanya, jangan sampai lupa dengan kesopanan. Setiap orang milik alasan kenapa meminta dibelikan oleh-oleh.

Kalau urusan unggah-ungguh meminta oleh-oleh selesai, yg berikutnya adalah mau beli oleh-oleh apa. Ada yg mampu bikin repot dan mencari barangnya penuh suka dan duka. Tapi ada juga yg sengaja menjadikan oleh-oleh sebagai ladang bisnis. Terserah saja.

Sebaliknya di sisi yg kontra, ada juga traveler yg malas beli oleh-oleh. Kalau bisa, mereka mencari cara supaya tak dititipi oleh-oleh.

Travel Highlight Pro Kontra Oleh-oleh tentu bukan ingin melihat siapa yg paling benar. Justru di sini kalian ingin melihat dari berbagai sisi dari yg setuju atau tak mengenai wisata belanja oleh-oleh. Bagaimana dengan kamu? (fay/fay)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/02/072239/3411609/1382/belanja-oleh-oleh-antara-terpaksa-dan-sukarela
Terima kasih sudah membaca berita Belanja Oleh-oleh, Antara Terpaksa dan Sukarela. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Belanja Oleh-oleh, Antara Terpaksa Dan Sukarela"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.