Belajar Naik Gunung Di Kawah Ratu

No comment 132 views

Berikut artikel Belajar Naik Gunung di Kawah Ratu, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Jika tidak ingin naik gunung yg terlalu tinggi, mari mengarah ke Kawah Ratu. Kawah yg ada di kaki Gunung Salak ini menyajikan banyak pemandangan indah.

Aktivitas hiking alias naik gunung sekarang ini memang tengah digandrungi. Namun ternyata tak seluruh orang merasa cocok dengan kegiatan naik gunung ini. Alasannya bermacam-macam, akan dari capek, takut menyusahkan orang lain, dan lain-lain.

Memang sih, yg namanya naik gunung itu pasti mulai sangat menguras tenaga. Namun jangan khawatir, buat yg ingin mencicipi rasanya naik gunung, tetapi baru sebatas “mencicipi”, bukan “makan sesuatu piring”, kalian dapat melakukannya di Kawah Ratu.

Kawah Ratu adalah sebuah kawah vulkanik yg masih aktif yg terletak di Gunung Salak. Gunung Salak sendiri relatif dekat dari Jakarta, yakni cuma sekitar 80-an Km saja. Secara administratif, Gunung Salak ini berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Yang unik dari Kawah Ratu ini adalah, seandainya pada umumnya kawah itu berada di puncak gunung, maka Kawah Ratu justru berada di lereng gunung. Sehingga buat mencapainya, kami tak perlu melakukan pendakian full sampai puncak gunung, namun cuma kurang lebih sepertiganya saja.

Pintu gerbang pendakian ke Kawah Ratu berada di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah. Untuk mencapainya, kalau dari Jakarta, kami mampu melalui jalan tol Jagorawi, keluar di Pintu Tol Sentul Selatan. Setelah itu menyusuri jalan provinsi yg menghubungkan Jawa Barat dengan Banten. Sebagai patokan, kami mulai melalui kampus IPB (Institut Pertanian Bogor) Dramaga.

Di pertigaan yg bernama Cibatok, kami belok kiri menyusuri jalan menanjak sejauh 18 Km, buat mencapai kawasan Wisata Gunung Salak Endah. Meski jalan menuju gunung, kami tak perlu khawatir, karena jalan ini telah dihotmix mulus.

Kawasan Gunung Salak Endah ini yaitu kawasan wisata yg menyajikan banyak sekali Curug atau Air Terjun. Selain itu terdapat juga pemandian air panas dan gua. Di kawasan ini juga banyak terdapat Camping Ground, Villa – villa bahkan Resort terpadu. Malahan di lokasi ini juga terdapat markas pelatihan TNI.

Jika kami mau ke Kawah Ratu, kalian masuk dari pintu yg bernama Pasir Reungit. Dari pintu Pasir Reungit ke Kawah Ratu, jaraknya sekitar 4 Km. Jika jalan santai sambil foto-foto, kalian mampu sampai dalam waktu 2,5 jam.

Jalur pendakian dihiasi oleh jalan berbatu yg menembus hutan hujan tropis yg masih rapat. Tak jarang kalian harus menyeberangi sungai kecil berair jernih. Malahan, di dua tempat, kami harus benar-benar berjalan ditengah sungai dangkal.

Sepanjang jalan didominasi oleh jalanan landai. Meski terdapat juga tanjakan, namun tanjakannya tak curam, cuma tanjakan biasa saja.

Ketika sampai di Kawah, kami seakan menginjakan kaki di planet lain. Karena pemandangan di sini bergitu berbeda. Kita mampu masuk ke dalam kawasan kawah, berjalan diantara kepulan asap dan kolam-kolam kecil berisi air yg bergolak. Di dua tempat berdiri pohon mati dengan ranting-rantingnya yg meranggas.

Kawah ini juga dibelah oleh sungai yg cukup lebar berair deras. Air yg mengalirinya berwarna bening keabu-abuan. Dan airnya hangat-hangat kuku. Mungkin sungai ini campuran antara sungai dari hutan diatasnya dan air panas yg keluar dari kawah.

Di dua titik terdapat sumber belerang. Oleh para pengunjung, belerang-belerang ini kadang dijadikan masker wajah. Terutama oleh orang yg wajahnya berjerawat, dengan harapan jerawatnya menjadi kering dan wajahnya menjadi mulus.

Kawah Ratu memang mempunyai pesona tersendiri, yg membuat kami betah berlama-lama disini buat menikmatinya. Namun buat kami yg ingin Camping, kalian dilarang mendirikan tenda di sekitar kawah. Ini karena dari kawah keluar asap beracun, yg kalau kami hirup secara terus-menerus dalam jangka waktu yg lama, dapat berakibat buruk untuk kesehatan.

Kalaupun kami ingin kemping, kalian dapat memilih tempat yg tak telalu jauh dari kawah, namun di luar jangkauan asap kawah. Di sana disediakan dua area terbuka buat mendirikan tenda.

Karena jaraknya yg relatif dekat dan waktu tempuh yg pendek, kalian mampu melakukan perjalanan dari Jakarta ke Kawah Ratu, pulang pergi dalam sesuatu hari. Kita mampu berangkat dari Jakarta pagi-pagi sekali, misalnya jam 6. Sampai di gerbang Pasir Reungit jam 9, dulu hiking ke Kawah Ratu. Sampai Kawah jam 12. Explore Kawah sampai jam 1. Jam 1 siang turun lagi. Sampai Pasir Reungit jam 3 sore, dahulu kembali ke Jakarta.

Itu kalau kalian memakai mobil pribadi atau carteran. Kalau mau memakai kendaraan umum, dari Jakarta kalian mampu naik kereta sampai stasiun Bogor.

Dari stasiun, kalian naik angkot ke terminal Bubulak. Lalu sambung angkot jurusan Leuwiliang, turun di pertigaan Cibatok. Dari pertigaan Cibatok ini tak terdapat angkutan umum yg ke Kawasan Wisata Gunung Salak Endah. Kalau pun ada angkot, dia cuma sampai perkampungan warga di bawah Kawasan Wisata. Namun kami mampu mencoba nego dengan supir angkot buat kalian carter sampai ke Gunung Salak Endah.

Nah buat yg ingin mencicipi naik gunung dengan semua keindahannya, sebelum mendaki gunung-gunung yg tinggi, mampu akan berlatih ke Kawah Ratu dulu.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/10/115000/3218287/1025/belajar-naik-gunung-di-kawah-ratu
Terima kasih sudah membaca berita Belajar Naik Gunung di Kawah Ratu. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Belajar Naik Gunung Di Kawah Ratu"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.