Beda, Aksi Peringati Earth Hour Dengan Berlari

No comment 35 views

Berikut artikel Beda, Aksi Peringati Earth Hour dengan Berlari, Semoga bermanfaat

Jakarta – Peringatan Earth Hour berlangsung tadi malam di Hotel Sultan, Jakarta. Kurang lebih 100 orang peserta berlari sejauh 6 Km bagi bumi.

Memperingati acara Earth Hour yg jatuh pada Sabtu (25/3/2017), Hotel Sultan Jakarta mengadakan acara ‘Lari buat Bumi’ bersama dengan WWF Indonesia. Kurang lebih 100 orang peserta dari 16 komunitas lari dari semua Jakarta ikut serta dalam acara ini.

Yuanita Ayu Pratama, Manager Marcomm Hotel Sultan Jakarta menyampaikan event ‘Lari buat Bumi’ yaitu salah sesuatu cara buat memperingati event 60+ Earth Hour, yg juga memberi manfaat buat kesehatan tubuh.

Berfoto dengan simbol Eart HourBerfoto dengan simbol Earth Hour (Wahyu/detikTravel)

“Dengan event ini, kami tak cuma menghemat energi saja, tetapi juga melakukan satu yg bermanfaat baik buat bumi, dan juga buat tubuh kami sendiri,” kata Ayu di Lagoon Garden Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (25/3/2017) malam.

Tercatat ada 16 komunitas lari dari semua Jakarta yg ikutan event lari seru ini. Beberapa di antaranya adalah We Run JKT, Long Distance Runners (LDR), Indo Runners, Tibetian, dan masih banyak lagi yg lainnya.

Arsi Handarini, Ketua Komunitas lari Tibetian mengatakan, event lari menyambut peringatan Earth Hour ini yaitu salah sesuatu bentuk aksi nyata yg mereka lakukan sebagi wujud cinta terhadap bumi. Menurut Arsi, lari ketika ini telah menjadi gaya hidup tersendiri, seperti juga aksi cinta lingkungan atau pun aksi menghemat energi.

“Earth hour ini campaign aksi buat menghemat energi. Apa yg dapat kami lakunan untk bumi, mematikan lampu, mengurangi pemakaian BBM. Lari juga telah jadi bagian dari gaya hidup, dengan cinta lari kira juga cinta bumi. Lari itu sehat dan menyenangkan,” ucap Arsi.

Peserta bersiap berlari bagi bumiPeserta bersiap berlari buat bumi (Wahyu/detikTravel)

Event ‘Lari bagi Bumi’ ini menempuh jarak sejauh 6Km dengan rute berkeliling kompleks GBK. Titik start dan finishnya di Lagoon Garden, Hotel Sultan Jakarta. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok besar (waves), dengan interval waktu selama 2 menit buat masing-masing kelompok.

Jarak sejauh 6Km ini pun ditempuh cukup dengan waktu selama 60 menit (1 jam) saja, sesuai dengan waktu pelaksanaan Earth Hour merupakan pada pukul 20.30 sampai 21.30 WIB.

Perwakilan dari WWF Indonesia, Lolita mengungkapkan bahwa esensi dari peringatan Earth Hour sebenarnya justru terletak seusai acara berlangsung. Earth Hour harus jadi momentum untuk kalian bagi berbuat lebih dalam hal menyelamatkan bumi di bidang energi.

“Earth Hour 60+, harapannya plusnya itu komitmen kalian buat aksi nyata, tak cuma mematikan lampu, setelah 1 jam ini seterusnya mulai jadi gaya hidup. Membuang sampah pada tempatnya, menggunakan reusable bag buat mengurangi sampah plastik, dan banyak lainnya,” tutup Lolita. (wsw/msl)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/26/075515/3457127/1382/beda-aksi-peringati-earth-hour-dengan-berlari
Terima kasih sudah membaca berita Beda, Aksi Peringati Earth Hour dengan Berlari. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Beda, Aksi Peringati Earth Hour Dengan Berlari"