Batu Layar Yang Unik Di Ambon

No comment 116 views

Berikut artikel Batu Layar yang Unik di Ambon, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Sebuah pantai di Ambon memiliki batuan besar yg begitu unik. Bentuknya mirip seperti layar yg ada di kapal.

Yang kedua kali wisata ke Pulau Ambon, rekan aku mengajak mampir ke salah sesuatu objek wisata namanya Batu Layar. Unik dan pasti kamu suka, katanya setengah berpromosi. Semula kurang antusias tetapi setelah diperlihatkan fotonya, boleh juga ke sana.

Letaknya di Desa Larike. Masuk wilayah Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Masih asing terdengar buat pelancong dari jauh. Barangkali orang-orang kompeni yg tergabung dalam serikat dagang VOC lebih paham keberadaan Desa Larike, karena di sini salah sesuatu pusat kopra, cengkeh, yg menjadi incaran mereka dulu.

Sayangnya pengunjung ke Ambon lebih terpikat ke Pintu Kota, Pantai Natsepa, Pantai Liang, dan persinggahan populer lainnya. Batu Layar sendiri dakui masih jarang disebut. Jadi penasaran karena waktu pertama kali ke Pulau Ambon belum pernah ke sini.

Kami rencanakan setelah datang pagi di Bandara Pattimura segera ke sini. Waktunya lebih cepat ketimbang dari kota Ambon. Sekitar 30 menit saja. Bandingkan waktu tempuh seandainya dari kota Ambon butuh sekitar 60 menit.

Kami pasrah saja mengikuti pengemudi yg mengarahkan mobil ke Desa Larike. Jalan kecil, menanjak, menurun, bahkan ada yg masih berbatu, sebenarnya cukup tak nyaman. Ada juga jalan menurun yg cukup curam. Namun karena pengemudi telah pernah ke sini walau tak sering, lumayan mampu mengikis rasa takut.

Karena masih ngantuk setelah menempuh penerbangan malam 3 jam, selain pasrah tadi kalian berempat di mobil lelap tak berdaya melawan kantuk. Padahal hutan, kebun cengkeh, pantai yg kalian lewati memiliki pesona tersendiri. Benar saja sekitar 30 menit pengemudi menghentikan mobil. Artinya telah tiba.

Spontan saja kalian mencari di mana yg namanya Batu Layar. Begitu kita melihatnya, benar-benar unik. Sangat unik, ucap aku spontan. Letaknya di persis di pinggir pantai. Berdiri kokoh tegak beberapa batu karang ini saling berhadapan. Tingginya sekitar 3 dan 4 meter.

Di tengahnya ada lubang seperti pintu masuk gapura. Saat dilihat bentuknya mirip gambar layar di kapal. Karenanya di namakan Batu Layar. Rasa kantuk spontan hilang bagi langsung merekam dalam memori kamera.

Sambil foto-foto, bertanyalah entah ke siapa yg dapat menjawab ketika itu, kok mampu ya batu karang jadi seperti layar di kapal? Bagaimana prosesnya? Siapakah sang seniman yg milik keahlian dapat memahat sehingga menghasilkan hasil yg bernilai seni.

Ya, secara fotografi bentuknya sangat berseni. Tidak gampang menjawab tepat pertanyaan konyol tadi. Tidak ada retribusi meskipun sekedar foto-foto di sini lazimnya di tempat-tempat yang lain yg unik.

Melihat sekelilingnya masih bersih dan alami. Berarti masih jarang yg tiba ke sini. Jalan berliku-liku dan waktu tempuh cukup panjang dari Kota Ambon, perlu tekad dan niat kuat ke sini.

Kalau yg seperti ini ada atau tak jauh dari Jakarta, pasti mulai dilirik fotografer komersial bagi pemotretan tujuan bisnis. Pre-wedding misalnya. Bagus juga disini.

Kurang lebih sejam kalian terpukau keunikan yg tak gampang di temukan di bagian lain. Sekalian juga memotret pantai di sekitar Batu Layar. Terbayang juga kalau ngga ada Batu Layar, nuansa pantai di sekitarnya barangkali kelihatan biasa saja.

Puas mata termanjakan, memori terisi banyak frame, keunikan Batu Layar. Kami langsung menuju Kota Ambon. Satu jalan kita melewati persinggahan yg tak kalah menarik. Benteng Amsterdam, Mesjid Wapaue yg berusia ratusan tahun, Gereja Hilla yg bersejarah sudah menanti dikunjungi.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/18/114000/3387297/1025/batu-layar-yang-unik-di-ambon
Terima kasih sudah membaca berita Batu Layar yang Unik di Ambon. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Batu Layar Yang Unik Di Ambon"