Bagaimana Cara Mengatasi “Post Vacation Blues”?

No comment 58 views

Berikut artikel Bagaimana Cara Mengatasi “Post Vacation Blues”?, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Jangan anggap remeh post vacation blues. Kondisi tersebut biasa terjadi usai liburan panjang, saat menyadari bahwa Anda harus kembali kepada rutinitas.

Anda seketika pun menjadi melankolis, mengingat-ingat betapa menyenangkannya liburan kemarin. Kemudian Anda pun merasa tertekan ketika mengingat file skripsi, tugas, atau tumpukan email pekerjaan. Belum lagi macetnya dahulu lintas, serta agenda meeting yang harus dilakukan.

Malas. Itulah tanda-tanda awal Anda mengalami post vacation blues. Hal ini tentu tak baik. Anda mulai kehilangan produktivitas serta lebih gampang stress.

Rita Anya Nara, penulis buku “The Anxious Traveler” menyebutkan, wajar bila Anda mengalami euforia akibat pengalaman menyenangkan usai traveling. Anda seperti tak ingin meninggalkannya begitu saja, padahal masih ada “dunia nyata” menunggu di depan mata. 

Seperti dikutip dari situs Huffington Post, Rita menyebutkan dua cara mengatasi post vacation blues.

Bergerak 

Bergerak, bukan sekadar bangun dari tempat tidur atau melangkahkan kaki ke kamar mandi. Secara tak sadar, ketika traveling tubuh Anda mulai semakin aktif meskipun tak berolahraga secara harfiah.

Lebih banyak bergerak itulah yg menyebabkan Anda merasa lebih fit dan sehat ketika liburan. Oleh karena itu, cobalah berolahraga atau sekadar jalan sore di taman kota. Badan yg fit mulai membawa suasana hati yg baik.

Bersihkan rumah

Saat ditinggal liburan atau pulang kampung seperti Lebaran lalu, rumah Anda pastilah penuh debu. Rita menyebutkan, membersihkan rumah dapat menolong Anda menyegarkan pikiran sekaligus “mengakrabkan diri” dengan suasana yg sehari-hari ada di sekitar Anda.

Dengan membersihkan rumah, Anda mulai menjadi lebih bersemangat dan senang karena debu-debu sudah hilang. Anda juga mampu memindahkan letak furnitur, atau menambahkan dua pernak-pernik sehingga menimbulkan suasana baru dalam rumah. 

Lakukan hobi baru

Selama traveling, Anda mulai menemui banyak pengalaman yg berujung pada hobi baru. Lakukanlah hal tersebut ketika Anda kembali ke ibu kota.

Tak perlu rumit, Anda mampu belajar memasak makanan khas kampung halaman atau bahasa baru yg Anda sukai. Selain itu, Anda mampu berencana bagi melakukan suatu hal baru dalam waktu dekat.

Belanja di supermarket

Julianne Lowell, penulis di situs SmarterTravel.com menyebutkan, belanja di supermarket mulai mengurangi post vacation blues. Apalagi saat ditinggal pulang kampung, kulkas dan persediaan makanan Anda tentu dalam keadaan minim.

Bersihkan dan buanglah segala makanan yg telah kadaluarsa, kemudian belanjalah buat mengisi kembali persediaan. Jangan lupa beli snack dan makanan favorit agar Anda kembali betah di rumah. 

Rencanakan perjalanan selanjutnya 

Meski baru selesai liburan, Anda pasti telah “kangen” dengan suasananya. Oleh karena itu, mencoba rencanakan perjalanan berikutnya baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk jangka pendek, Anda mampu menyambangi destinasi-destinasi di sekitar kota domisili pada akhir pekan. Warga Jakarta mampu menyambangi Bogor, Bandung, atau Pulau Pahawang di Lampung sebagai pelepas penat.

Untuk jangka panjang, cobalah cek kalender dan perhatikan tanggal merah. Anda dapat merencanakan liburan jauh-jauh hari ke destinasi incaran Anda. Ini mulai membuat Anda kembali bersemangat meskipun post vacation blues melanda.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/12/085300127/bagaimana.cara.mengatasi.post.vacation.blues.
Terima kasih sudah membaca berita Bagaimana Cara Mengatasi “Post Vacation Blues”?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bagaimana Cara Mengatasi “Post Vacation Blues”?"