Awas, Tahan Nafsu Anda Di Pasar Malam Chiang Mai!

No comment 120 views

Berikut artikel Awas, Tahan Nafsu Anda di Pasar Malam Chiang Mai!, Semoga bermanfaat

CHIANG MAI, KOMPAS.com – Hati siapa yg tidak berbunga-bunga dan mata siapa yg tidak mulai lapar memandang hamparan beragam cendera mata, lukisan, kaus-kaus unik, hingga sabun mandi batangan yg dipahat menjadi wujud bintang dan buah-buahan?

Keanekaragaman itu pun masih dilengkapi dengan aneka camilan khas Negeri Gajah Putih. Tengok, roti pisang, buah durian kupas, manisan mangga, dan beragam kuliner Asia dan Eropa yg komplet.  Sementara, harga makanan-makanan itu terhitung karib dengan keadaan kantung.

Makanya, tiga jam mengelilingi di Pasar Malam Chiang Mai, pada Selasa (7/6/2016), sejak pukul 19.00 waktu setempat, rasanya tidak cukup bagi membendung nafsu berbelanja.

“Tapi tahan dulu, jangan terburu-buru belanja ketika kalian datang,” begitu pesan  Indra Nugraha, dari Tourism Authority of Thailand (TAT) perwakilan Jakarta yg mendampingi jurnalis bertandang ke tempat itu.

Chiang Mai letaknya sekitar 50 menit penerbangan memakai pesawat jet dari ibu kota Thailand, Bangkok menuju utara. Andai diukur jarak di Jawa, jarak kedua kota itu setara dengan jarak Jakarta-Solo, sekitar 450 kilometer.

Kota yg sempat menjadi salah sesuatu pusat penyelenggaraan turnamen olahraga Asia Tenggara (SEA Games) itu memang memanjakan turis, khususnya mancanegara, dengan pasar malam tersebut.

Pasar Malam Chiang Mai terletak di Jalan Besar (Thanon) Chang Khlan. Panjangnya sekitar sesuatu kilometer dengan dulu lintas sesuatu arah menuju Sungai Ping. Konon, menurut warga sekitar, sungai yg berair keruh itu adalah tempat paling romantis buat memadu kasih.

Pasar Malam Chiang Mai buka setiap hari. Biasanya, akan ramai sejak sore hingga dini hari. Sementara, pada pagi hingga menjelang sore, aktivitas perdagangan dengan berderet-deret toko di Thanon Chang Khlan memang  menjadi kelaziman.

Di jalan itu kini makin marak hotel dan tempat minum kopi. Adalah resto cepat saji McDonalds yg kali pertama berdiri sebagai tempat nongkrong di sana.

KOMPAS.COM/JOSEPHUS PRIMUS Pasar Malam Chiang Mai, di Thailand, Selasa (7/6/2016),

Selain banyaknya pedagang kakilima di situ, Pasar Malam Chiang Mai memunyai beberapa lokasi terbesar bagi belanja yakni Kalare dan Asunarm.

Kalkulator

Di pasar itu, pedagang pembeli dapat saling menawar harga. Meskipun, banderol harga telah dicantumkan di barang dagangan.

Walau ramai sekali orang beradu tawar, ujung-ujungnya, barang dilepas juga ke tangan pembeli. Kok bisa?

Rupanya, jalan tengah dari tawar menawar itu adalah kalkulator. Pedagang cukup mengetik angka di papan sentuh kalkulator dan mengarahkannya kepada pembeli. Kalau pembeli menganggukkan kepala, telah barang tentu, kedua pihak telah sepakat soal harga.

Mengapa hal itu dapat terjadi? Para pedagang di Pasar Malam Chiang Mai, kebanyakan cuma dapat berbahasa Thailand. Banyak dari mereka tidak mampu berbahasa Inggris.

Sementara, banyak juga para pengunjung yg cuma berbekal bahasa mereka sendiri. Jadilah, masuk akal bila piranti kalkulator yg memakai aksara angka universal adalah “pemersatu” keberagaman itu.

Ihwal harga, silakan diadu. Taruhlah, nilai sesuatu bath Thailand setara dengan Rp 380. Sementara, rerata harga barang di sana dimulai dari 10 bath. Harga itu adalah bagi sesuatu gantungan kunci kecil dari batu yg dibentuk seperti hewan gajah. Oh iya, gajah adalah binatang khas Thailand.

Barang-barang yg dijual di Pasar Malam Chiang Mai, secara kasat mata, bagus mutunya. Walau, ada barang yg acap dikenal sebagai barang palsu alias KW. “Iya, kalian maklumlah, barang-barang produksi China juga ada di sini,” tutur Indra Nugraha.

Chiang Mai, memperlihatkan dirinya di Pasar Malam dengan aneka produk kerajinan. Salah sesuatu yg menonjol adalah tas jinjing beraneka warna. Termasuk juga dompet.

Harga kedua macam ini pun boleh dikatakan murah meriah alias murmer. Sebuah dompet perempuan berukuran sekitar 15 cm x 10 cm mampu ditebus dengan uang 50 bath. Lalu, tas jinjing dari katun ukuran 25 cm x 30 cm memunyai harga bervariasi akan dari 80 bath sampai dengan 250 bath.

KOMPAS.COM/JOSEPHUS PRIMUS Pasar Malam Chiang Mai, di Thailand, Selasa (7/6/2016),

Nah buah-buahan bersiap makan seperti durian kupas, manga, jeruk berikut olahannya yg telah menjadi jus segar, mampu berpindah tangan dengan jaminan uang 20 bath. Rasanya enak dan menyegarkan pula!

Tapi, lagi-lagi, silakan menahan nafsu Anda bagi cepat-cepat membeli ketika kali pertama datang.

Paling pas, telusuri lalu segala tempat jualan sembari mengingat-ingat barang-barang apa saja yg menjadi incaran. Sesudah puas mengenyangkan mata yg lapar, barulah Anda membuka dompet dan membeli barang-barang incaran.

Di Pasar Malam Chiang Mai, rupanya “cinta pada pandangan pertama” tidak laku. Itu terbukti.

Makanya, jangan Anda menyesal setelah tahu bahwa di ujung pasar ada barang bagus berharga murah ketimbang yg dijual di bagian depan pasar malam. Selamat berbelanja! (Josephus Primus melaporkan dari Chiang Mai, Thailand)
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/09/160800627/Awas.Tahan.Nafsu.Anda.di.Pasar.Malam.Chiang.Mai.
Terima kasih sudah membaca berita Awas, Tahan Nafsu Anda di Pasar Malam Chiang Mai!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Awas, Tahan Nafsu Anda Di Pasar Malam Chiang Mai!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.